<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Hanya Boy Thohir yang Konversi Rupiah, Pengusaha Lain Harus Ikuti</title><description>Tindakan Boy Thohir bisa diikuti oleh eksportir-eksportir lain. Diharapkan  devisa hasil ekspor tidak lagi diendapkan di luar negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/05/278/1959861/jangan-hanya-boy-thohir-yang-konversi-rupiah-pengusaha-lain-harus-ikuti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/05/278/1959861/jangan-hanya-boy-thohir-yang-konversi-rupiah-pengusaha-lain-harus-ikuti"/><item><title>Jangan Hanya Boy Thohir yang Konversi Rupiah, Pengusaha Lain Harus Ikuti</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/05/278/1959861/jangan-hanya-boy-thohir-yang-konversi-rupiah-pengusaha-lain-harus-ikuti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/05/278/1959861/jangan-hanya-boy-thohir-yang-konversi-rupiah-pengusaha-lain-harus-ikuti</guid><pubDate>Jum'at 05 Oktober 2018 06:16 WIB</pubDate><dc:creator>Vanni Firdaus Yuliandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/04/278/1959861/jangan-hanya-boy-thohir-yang-konversi-rupiah-pengusaha-lain-harus-ikuti-GAijzD0C0g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/04/278/1959861/jangan-hanya-boy-thohir-yang-konversi-rupiah-pengusaha-lain-harus-ikuti-GAijzD0C0g.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir bersama mitra kerja kontraktor sepakat mengonversi devisa hasil ekspor (DHE) dari mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rupiah. Hal ini dilakukannya sebagai langkah dunia usaha sektor pertambangan membantu pemerintah menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Baca Juga: Gubernur BI: Rupiah Rp15.000/USD Jangan Dianggap Kiamat
Pengamat valas Farial Anwar mengatakan, tindakan tersebut bisa diikuti oleh eksportir-eksportir lain. Diharapkan devisa hasil ekspor tidak lagi diendapkan di luar negeri.
&amp;ldquo;Jangan hanya Boy Thohir saja, ada banyak ekspor dari kita (Indonesia). Banyak perusahaan yang melakukan ekspor tetapi tidak pada tempatnya,&amp;rdquo; jelasnya kepada Okezone di Jakarta.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267077_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Menurut dia, perlu adanya dukungan dari dunia usaha atau pengusaha, pemerintah dan Bank Indonesia untuk bisa mendukung melemahnya rupiah.  Dia menyebut, hal yang sudah dilakukan Boy Thohir menukarkan dolar ke Rupiah Rp25 triliun cukup besar.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp15.000/USD, Ini yang Bakal Dilakukan BI
&amp;ldquo;BI sudah bekerja sangat keras untuk melemahnya rupiah hingga saat ini. Cukup sulit untuk menurunkan dolar yang tadi pagi Rp15.000 sudah tembus di pasaran, bahkan tadi siang sudah lebih dari Rp15.150,&amp;rdquo; imbuhnya.
Dia menilai, gejolak ekonomi Indonesia belum selesai. Sebab masih ada gangguan eksternal yang terjadi dan diharapkan pemerintah, Bank Indonesia dan pengusaha membuat sebuah kebijakan yang mesti dilakukan semua pihak untuk membantu melemahnya dolar AS.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;IHSG sekarang saja sudah turun tembus lima ribu lima ratus sekian, pasti aksi jual akan terus berlanjut. Mungkin akan lebih dalam lagi. Problemnya kita butuh dukungan pemerintah, BI dan pengusaha,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8zMC80LzExMTcxMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir bersama mitra kerja kontraktor sepakat mengonversi devisa hasil ekspor (DHE) dari mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rupiah. Hal ini dilakukannya sebagai langkah dunia usaha sektor pertambangan membantu pemerintah menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Baca Juga: Gubernur BI: Rupiah Rp15.000/USD Jangan Dianggap Kiamat
Pengamat valas Farial Anwar mengatakan, tindakan tersebut bisa diikuti oleh eksportir-eksportir lain. Diharapkan devisa hasil ekspor tidak lagi diendapkan di luar negeri.
&amp;ldquo;Jangan hanya Boy Thohir saja, ada banyak ekspor dari kita (Indonesia). Banyak perusahaan yang melakukan ekspor tetapi tidak pada tempatnya,&amp;rdquo; jelasnya kepada Okezone di Jakarta.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267077_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Menurut dia, perlu adanya dukungan dari dunia usaha atau pengusaha, pemerintah dan Bank Indonesia untuk bisa mendukung melemahnya rupiah.  Dia menyebut, hal yang sudah dilakukan Boy Thohir menukarkan dolar ke Rupiah Rp25 triliun cukup besar.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp15.000/USD, Ini yang Bakal Dilakukan BI
&amp;ldquo;BI sudah bekerja sangat keras untuk melemahnya rupiah hingga saat ini. Cukup sulit untuk menurunkan dolar yang tadi pagi Rp15.000 sudah tembus di pasaran, bahkan tadi siang sudah lebih dari Rp15.150,&amp;rdquo; imbuhnya.
Dia menilai, gejolak ekonomi Indonesia belum selesai. Sebab masih ada gangguan eksternal yang terjadi dan diharapkan pemerintah, Bank Indonesia dan pengusaha membuat sebuah kebijakan yang mesti dilakukan semua pihak untuk membantu melemahnya dolar AS.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;IHSG sekarang saja sudah turun tembus lima ribu lima ratus sekian, pasti aksi jual akan terus berlanjut. Mungkin akan lebih dalam lagi. Problemnya kita butuh dukungan pemerintah, BI dan pengusaha,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8zMC80LzExMTcxMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
