<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Anjlok Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS</title><description>Pasar saham Amerika Serikat (AS) turun tertekan kenaikan imbal hasil obligasi dan data tenaga kerja terbaru yang positif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/06/278/1960472/wall-street-anjlok-tertekan-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/06/278/1960472/wall-street-anjlok-tertekan-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as"/><item><title>Wall Street Anjlok Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/06/278/1960472/wall-street-anjlok-tertekan-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/06/278/1960472/wall-street-anjlok-tertekan-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as</guid><pubDate>Sabtu 06 Oktober 2018 08:56 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/06/278/1960472/wall-street-anjlok-tertekan-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as-a2vT0h0IbK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/06/278/1960472/wall-street-anjlok-tertekan-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as-a2vT0h0IbK.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Saham wall street ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 5 September 2018. Pasar saham Amerika Serikat (AS) turun tertekan kenaikan imbal hasil obligasi dan data tenaga kerja terbaru yang positif.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Keuangan hingga Teknologi
Melansir Reuters, Sabtu (6/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 180,43 poin atau 0,68% menjadi 26.447,05, indeks S&amp;amp;P500 kehilangan 16,04 poin atau 0,55% menjadi 2.885,57 dan Nasdaq turun 91,06 poin atau 1,16% menjadi 7.788,45.
Penurunan wall street dipimpin oleh sektor teknologi dan layanan komunikasi. Di antaranya, saham Facebook, Amazon, Apple, Netflix dan Alphabet. Tak hanya itu, saham Amazon juga mengalami koreksi hingga 1%.

Departemen Tenaga Kerja menunjukkan data tenaga kerja cukup positif dengan tingkat pengangguran turun menjadi 3,7%, Laporan data tenaga kerja mendorong imbal hasil obligasi AS naik menyentuh 3,248%.
Untuk minggu ini, S&amp;amp;P turun 0,98%, Dow merosot 0,04% dan Nasdaq turun 3,2%. Itu adalah penurunan mingguan terbesar untuk Nasdaq sejak Maret.
Baca Juga: Wall Street Mixed di Tengah Kesepakatan Dagang Baru AS, Kanada dan Meksiko
Saham Apple turun 1,6% setelah Greenlight Capital dari David Einhorn mengatakan pihaknya menjual sisa sahamnya di perusahaan karena meningkatnya ketakutan akan perang dagang AS-China.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 7,62 miliar saham, meningkat dibandingkan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,16 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Saham wall street ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 5 September 2018. Pasar saham Amerika Serikat (AS) turun tertekan kenaikan imbal hasil obligasi dan data tenaga kerja terbaru yang positif.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Keuangan hingga Teknologi
Melansir Reuters, Sabtu (6/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 180,43 poin atau 0,68% menjadi 26.447,05, indeks S&amp;amp;P500 kehilangan 16,04 poin atau 0,55% menjadi 2.885,57 dan Nasdaq turun 91,06 poin atau 1,16% menjadi 7.788,45.
Penurunan wall street dipimpin oleh sektor teknologi dan layanan komunikasi. Di antaranya, saham Facebook, Amazon, Apple, Netflix dan Alphabet. Tak hanya itu, saham Amazon juga mengalami koreksi hingga 1%.

Departemen Tenaga Kerja menunjukkan data tenaga kerja cukup positif dengan tingkat pengangguran turun menjadi 3,7%, Laporan data tenaga kerja mendorong imbal hasil obligasi AS naik menyentuh 3,248%.
Untuk minggu ini, S&amp;amp;P turun 0,98%, Dow merosot 0,04% dan Nasdaq turun 3,2%. Itu adalah penurunan mingguan terbesar untuk Nasdaq sejak Maret.
Baca Juga: Wall Street Mixed di Tengah Kesepakatan Dagang Baru AS, Kanada dan Meksiko
Saham Apple turun 1,6% setelah Greenlight Capital dari David Einhorn mengatakan pihaknya menjual sisa sahamnya di perusahaan karena meningkatnya ketakutan akan perang dagang AS-China.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 7,62 miliar saham, meningkat dibandingkan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,16 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
