<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lippo Karawaci &quot;Terhimpit&quot; Meikarta dan Rupiah, Juga Kena Peringatan BEI</title><description>PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah mendapat surat peringat tertulis dari otoritas bursa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/10/278/1962188/lippo-karawaci-terhimpit-meikarta-dan-rupiah-juga-kena-peringatan-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/10/278/1962188/lippo-karawaci-terhimpit-meikarta-dan-rupiah-juga-kena-peringatan-bei"/><item><title>Lippo Karawaci &quot;Terhimpit&quot; Meikarta dan Rupiah, Juga Kena Peringatan BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/10/278/1962188/lippo-karawaci-terhimpit-meikarta-dan-rupiah-juga-kena-peringatan-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/10/278/1962188/lippo-karawaci-terhimpit-meikarta-dan-rupiah-juga-kena-peringatan-bei</guid><pubDate>Rabu 10 Oktober 2018 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/10/278/1962188/lippo-karawaci-terhimpit-meikarta-dan-rupiah-juga-kena-peringatan-bei-22kGZKtl1r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/10/278/1962188/lippo-karawaci-terhimpit-meikarta-dan-rupiah-juga-kena-peringatan-bei-22kGZKtl1r.jpg</image><title>(Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah diperingkatkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk segera menyerahkan laporan keuangan semester I-2018.

Akibat belum menyerahkan laporan keuangan tengah tahunan yang berakhir per 30 Juni 2018 yang diaudit oleh akuntan publik, maka Lippo Karawaci dikenakan peringatan tertulis I.

Selain Lippo Karawaci, PT Lippo Cikarang Tbk (LPKR) juga terkena peringatan yang sama dari otoritas bursa. Ini adalah keduakalinya Lippo Cikarang diberikan peringatan oleh bursa efek akibat keterlambatan penyerahan laporan keuangan.

Baca juga: Beli Saham Emiten Grup Lippo Triliunan Rupiah, Apa Bisnis Inti Anugrah Propertindo?
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/31/52866/266666_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Lembaga pemeringkat rating Moodys telah menurunkan peringkat Lippo tiga kali dalam 18 bulan terakhir. Moodys menurunkan peringkat perseroan dari B1 menjadi B2 pada April 2018 akibat keterlambatan penyerahan laporan keuangan.

&quot;Moodys fokus kepada keterlambatan laporan keuangan. Perseroan beralasan keterlambatan laporan keuangan akibat audit di Lippo CIkarang,&quot; kata analis Moodys Saranga Ranasinghe, dilansir dari Nikkei Asian Review, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Borong Saham Emiten Grup Lippo Triliunan Rupiah, Inti Anugrah Propertindo Ternyata Perusahaan Asing!

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/31/52866/266665_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Lippo Cikarang merupakan pengembang dari Meikarta, proyek raksasa milik Lippo yang berada di Jawa Barat. Saat peluncuran proyek ini, Bos Lippo James Riady menyatakan, Meikarta akan dibangun di atas lahan seluas 2.200 hektare dan akan didirikan 100 gedung pencakar langit. Lippo pun membuka keran dari pihak luar untuk investasi di proyek ini, total dana yang terkumpul ditargetkan Rp278 triliun unruk proyek ini.

Tapi, pembangunan proyek ini kian sulit. Seiring dengan kesulitan perseroan membayar biaya advertisement yang tnggi, masalah periznan hingga klaim dari tim sales yang mengaku belum dibayar.
Riset DBS Group menyebutkan, kinerja Lippo Karawaci bakal terus tertekan, terutama oleh proyek Meikarta ini.

Baca juga: Begini Perkembangan Terkini Perizinan Proyek Meikarta, Sedang Proses Pengajuan Amdal

Selain dari sisi bisnis properti yang tertekan, kinerja LPKR juga  bakal tertekan dari bisnis rumah sakit yang dgelutinya melalui PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO). Pasalnya, marjin yang rendah akibat tingginya eksposur bisnis rumah  sakit perseroan terhadap BPJS Kesehatan.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2014/09/26/16466/102821_medium.jpg&quot; alt=&quot;Layanan BPJS di RSU Lippo Village&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Kinerja keuangan Lippo juga mendapat tekanan yang besar dari sisi  pelemahan Rupiah. Di mana lebih dari 90% utang grup ini yang bernilai  USD1 miliar adalah dalam mata uang dolar AS.

Hal ini yang membuat Lippo Karawaci kembali diturunkan peringkatkanya  oleh Moodys pada bulan lalu, dari B2 menjadi B3 dengan outlook negatif.

&quot;Downgrade ini merefleksikan Lippo Karawaci yang akan mengalami  kesulitan cash flow hingga 12-18 bulan ke depan. Dan untuk obligasinya,  perusahaan bisa melakukan penjualan aset,&quot; kata Vice president dan  senior analys Moodys Jacintha Poh.

&amp;nbsp;Baca juga: Soal Meikarta, Kemendagri Harus Jadi Pengarah Utama untuk Cari Solusi

Dia pun mengingatkan, Lippo tengah menghadapi risiko gagal bayar  akibat tidak ada likuditas terhadap utangnya yang akan jatuh tempo pada  2018 dan 2019.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/09/04/52949/267078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Pada September 2018, LPKR telah melakukan transaksi ekuitas di Singapura senilai 202 juta dolar Singapura.

&quot;Kami dengan senang mengumumkan rencana divestasi aset ini  dilaksanakan pada saat yang tepat, sehingga likuiditas LPKR meningkat  secara subtansial. Dana senilai 202 juta dolar Singapura akan memperkuat  neraca serta meningkatkan arus kas LPKR,&quot; jelas Presiden Direktur LPKR  Ketut Budi Wijaya dalam keterangannya, Selasa 18 September 2018.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah diperingkatkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk segera menyerahkan laporan keuangan semester I-2018.

Akibat belum menyerahkan laporan keuangan tengah tahunan yang berakhir per 30 Juni 2018 yang diaudit oleh akuntan publik, maka Lippo Karawaci dikenakan peringatan tertulis I.

Selain Lippo Karawaci, PT Lippo Cikarang Tbk (LPKR) juga terkena peringatan yang sama dari otoritas bursa. Ini adalah keduakalinya Lippo Cikarang diberikan peringatan oleh bursa efek akibat keterlambatan penyerahan laporan keuangan.

Baca juga: Beli Saham Emiten Grup Lippo Triliunan Rupiah, Apa Bisnis Inti Anugrah Propertindo?
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/31/52866/266666_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Lembaga pemeringkat rating Moodys telah menurunkan peringkat Lippo tiga kali dalam 18 bulan terakhir. Moodys menurunkan peringkat perseroan dari B1 menjadi B2 pada April 2018 akibat keterlambatan penyerahan laporan keuangan.

&quot;Moodys fokus kepada keterlambatan laporan keuangan. Perseroan beralasan keterlambatan laporan keuangan akibat audit di Lippo CIkarang,&quot; kata analis Moodys Saranga Ranasinghe, dilansir dari Nikkei Asian Review, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Borong Saham Emiten Grup Lippo Triliunan Rupiah, Inti Anugrah Propertindo Ternyata Perusahaan Asing!

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/31/52866/266665_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Lippo Cikarang merupakan pengembang dari Meikarta, proyek raksasa milik Lippo yang berada di Jawa Barat. Saat peluncuran proyek ini, Bos Lippo James Riady menyatakan, Meikarta akan dibangun di atas lahan seluas 2.200 hektare dan akan didirikan 100 gedung pencakar langit. Lippo pun membuka keran dari pihak luar untuk investasi di proyek ini, total dana yang terkumpul ditargetkan Rp278 triliun unruk proyek ini.

Tapi, pembangunan proyek ini kian sulit. Seiring dengan kesulitan perseroan membayar biaya advertisement yang tnggi, masalah periznan hingga klaim dari tim sales yang mengaku belum dibayar.
Riset DBS Group menyebutkan, kinerja Lippo Karawaci bakal terus tertekan, terutama oleh proyek Meikarta ini.

Baca juga: Begini Perkembangan Terkini Perizinan Proyek Meikarta, Sedang Proses Pengajuan Amdal

Selain dari sisi bisnis properti yang tertekan, kinerja LPKR juga  bakal tertekan dari bisnis rumah sakit yang dgelutinya melalui PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO). Pasalnya, marjin yang rendah akibat tingginya eksposur bisnis rumah  sakit perseroan terhadap BPJS Kesehatan.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2014/09/26/16466/102821_medium.jpg&quot; alt=&quot;Layanan BPJS di RSU Lippo Village&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Kinerja keuangan Lippo juga mendapat tekanan yang besar dari sisi  pelemahan Rupiah. Di mana lebih dari 90% utang grup ini yang bernilai  USD1 miliar adalah dalam mata uang dolar AS.

Hal ini yang membuat Lippo Karawaci kembali diturunkan peringkatkanya  oleh Moodys pada bulan lalu, dari B2 menjadi B3 dengan outlook negatif.

&quot;Downgrade ini merefleksikan Lippo Karawaci yang akan mengalami  kesulitan cash flow hingga 12-18 bulan ke depan. Dan untuk obligasinya,  perusahaan bisa melakukan penjualan aset,&quot; kata Vice president dan  senior analys Moodys Jacintha Poh.

&amp;nbsp;Baca juga: Soal Meikarta, Kemendagri Harus Jadi Pengarah Utama untuk Cari Solusi

Dia pun mengingatkan, Lippo tengah menghadapi risiko gagal bayar  akibat tidak ada likuditas terhadap utangnya yang akan jatuh tempo pada  2018 dan 2019.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/09/04/52949/267078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Pada September 2018, LPKR telah melakukan transaksi ekuitas di Singapura senilai 202 juta dolar Singapura.

&quot;Kami dengan senang mengumumkan rencana divestasi aset ini  dilaksanakan pada saat yang tepat, sehingga likuiditas LPKR meningkat  secara subtansial. Dana senilai 202 juta dolar Singapura akan memperkuat  neraca serta meningkatkan arus kas LPKR,&quot; jelas Presiden Direktur LPKR  Ketut Budi Wijaya dalam keterangannya, Selasa 18 September 2018.
</content:encoded></item></channel></rss>
