<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Informasi soal Investasi Saham Belum Sampai ke Masyarakat Daerah</title><description>Penyebaran informasi edukasi pasar modal di Indonesia selama ini masih banyak terpusat di wilayah Indonesia Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/16/278/1964567/informasi-soal-investasi-saham-belum-sampai-ke-masyarakat-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/16/278/1964567/informasi-soal-investasi-saham-belum-sampai-ke-masyarakat-daerah"/><item><title>Informasi soal Investasi Saham Belum Sampai ke Masyarakat Daerah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/16/278/1964567/informasi-soal-investasi-saham-belum-sampai-ke-masyarakat-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/16/278/1964567/informasi-soal-investasi-saham-belum-sampai-ke-masyarakat-daerah</guid><pubDate>Selasa 16 Oktober 2018 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/16/278/1964567/informasi-soal-investasi-saham-belum-sampai-ke-masyarakat-daerah-ddYsqCqovK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/16/278/1964567/informasi-soal-investasi-saham-belum-sampai-ke-masyarakat-daerah-ddYsqCqovK.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penyebaran informasi edukasi pasar modal di Indonesia selama ini masih banyak terpusat di wilayah Indonesia Barat. Sementara informasi mengenai investasi saham selayaknya bisa diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur, salah satunya di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan edukasi mengenai investasi saham kepada masyarakat setempat, Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban membuka perdagangan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/10/2018).
Baca Juga: Melantai di Bursa, Superkrane Siap Kembangkan Bisnis Penyewaan Crane
 
Penekanan layar sentuh perdagangan saham di BEI ini dilakukan Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung didampingi istri Wakil Wali Kota Bitung Rita Mantiri Tangkudung, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djayadi, dan Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina.
Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menjelaskan, Galeri Investasi BEI Kecamatan Maesa, Kota Bitung, dan Galeri Investasi BEI Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bitung diresmikan oleh Bursa Efek Indonesia dan MNC Sekuritas pada April 2018 lalu.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/01/16/46469/238783_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pasca Selasar Roboh, Aktivitas BEI Berjalan Normal IHSG Naik ke 6.391&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kedua Galeri Investasi ini merupakan contoh bahwa komu nitas terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga dan kecamatan, punya peranan penting dalam membentuk kebiasaan berinvestasi masyarakat,&amp;rdquo; kata Susy saat siaran pers.
Galeri Investasi BEI Kecamatan Maesa, Kota Bitung, merupakan Galeri Investasi kecamatan pertama di Indonesia. Meskipun masih tergolong baru, Galeri Investasi itu diharapkan mampu mengakselerasi jumlah investor di Kota Bitung. Jumlah investor di Kota Bitung telah mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Melantai di Bursa, The Duck King Siap Ekspansi ke Vietnam hingga Myanmar
 
Jika dibandingkan tahun 2017 lalu, jumlah investor Kota Bitung telah mengalami peningkatan hampir 80% menjadi 749 orang per Agustus 2018. Peningkatan itu sangat signifikan dalam lima tahun terakhir. Jumlah investor Kota Bitung tercatat sebanyak 81 orang saja pada 2013.
Kehadiran sosok pemimpin wanita di daerah setempat, yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung dan istri Wakil Wali Kota Bitung Rita Mantiri Tangkudung, juga diharapkan mampu memberikan contoh bagi kalangan wanita, khususnya ibu-ibu di Kota Bitung, untuk lebih bijak mengelola keuangan keluarga melalui tabungan saham.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/31/52866/266669_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Tim Penggerak PKK Kota Bitung secara proaktif menggelar seminar dan pelatihan tentang menabung saham kepada para anggotanya. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi tentang keuntungan dan cara menabung saham yang ternyata mudah dan praktis.
(Rakhmat Baihaqi)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penyebaran informasi edukasi pasar modal di Indonesia selama ini masih banyak terpusat di wilayah Indonesia Barat. Sementara informasi mengenai investasi saham selayaknya bisa diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur, salah satunya di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan edukasi mengenai investasi saham kepada masyarakat setempat, Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban membuka perdagangan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/10/2018).
Baca Juga: Melantai di Bursa, Superkrane Siap Kembangkan Bisnis Penyewaan Crane
 
Penekanan layar sentuh perdagangan saham di BEI ini dilakukan Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung didampingi istri Wakil Wali Kota Bitung Rita Mantiri Tangkudung, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djayadi, dan Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina.
Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menjelaskan, Galeri Investasi BEI Kecamatan Maesa, Kota Bitung, dan Galeri Investasi BEI Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bitung diresmikan oleh Bursa Efek Indonesia dan MNC Sekuritas pada April 2018 lalu.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/01/16/46469/238783_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pasca Selasar Roboh, Aktivitas BEI Berjalan Normal IHSG Naik ke 6.391&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kedua Galeri Investasi ini merupakan contoh bahwa komu nitas terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga dan kecamatan, punya peranan penting dalam membentuk kebiasaan berinvestasi masyarakat,&amp;rdquo; kata Susy saat siaran pers.
Galeri Investasi BEI Kecamatan Maesa, Kota Bitung, merupakan Galeri Investasi kecamatan pertama di Indonesia. Meskipun masih tergolong baru, Galeri Investasi itu diharapkan mampu mengakselerasi jumlah investor di Kota Bitung. Jumlah investor di Kota Bitung telah mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Melantai di Bursa, The Duck King Siap Ekspansi ke Vietnam hingga Myanmar
 
Jika dibandingkan tahun 2017 lalu, jumlah investor Kota Bitung telah mengalami peningkatan hampir 80% menjadi 749 orang per Agustus 2018. Peningkatan itu sangat signifikan dalam lima tahun terakhir. Jumlah investor Kota Bitung tercatat sebanyak 81 orang saja pada 2013.
Kehadiran sosok pemimpin wanita di daerah setempat, yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung dan istri Wakil Wali Kota Bitung Rita Mantiri Tangkudung, juga diharapkan mampu memberikan contoh bagi kalangan wanita, khususnya ibu-ibu di Kota Bitung, untuk lebih bijak mengelola keuangan keluarga melalui tabungan saham.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/31/52866/266669_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Tim Penggerak PKK Kota Bitung secara proaktif menggelar seminar dan pelatihan tentang menabung saham kepada para anggotanya. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi tentang keuntungan dan cara menabung saham yang ternyata mudah dan praktis.
(Rakhmat Baihaqi)</content:encoded></item></channel></rss>
