<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Negara Tembus Rp1.312 Triliun di September 2018</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, penerimaan negara hingga 30 September 2018 mencapai Rp1.312 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/20/1965168/penerimaan-negara-tembus-rp1-312-triliun-di-september-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/20/1965168/penerimaan-negara-tembus-rp1-312-triliun-di-september-2018"/><item><title>Penerimaan Negara Tembus Rp1.312 Triliun di September 2018</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/20/1965168/penerimaan-negara-tembus-rp1-312-triliun-di-september-2018</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/20/1965168/penerimaan-negara-tembus-rp1-312-triliun-di-september-2018</guid><pubDate>Rabu 17 Oktober 2018 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/17/20/1965168/penerimaan-negara-tembus-rp1-312-triliun-di-september-2018-C2qY0dxPr8.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/17/20/1965168/penerimaan-negara-tembus-rp1-312-triliun-di-september-2018-C2qY0dxPr8.jpeg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, penerimaan negara hingga 30 September 2018 mencapai Rp1.312 triliun. Realisasi ini setara dengan 69,3% dari target dalam APBN 2018 yang sebesar Rp 1.894,7 triliun.
Adapun pada September 2017 realisasi penerimaan sebesar Rp1.103 triliun atau setara 63,5% dari target yang Rp1.736,1 triliun.
Baca Juga: Defisit APBN 2018 Capai Rp200,2 Triliun di September
 
&quot;Bila dibandingkan tahun lalu, maka kenaikan penerimaan negara kita per September 2018 naik 19%,&quot; jelasnya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Secara rinci penerimaan negara yang berasal dari perpajakan sebesar Rp1.305,9 triliun. Terdiri dari penerimaan pajak Rp900,9 triliun, penerimaan bea cukai sebesar Rp123,6 triliun.

&amp;ldquo;Dari posisi perpajakan, dibanding tahun lalu yang akhir September baru mengumpulkan Rp879 triliun, maka terjadi pertambahan penerimaan sebesar 16,5%,&amp;rdquo; jelasnya.
Adapun, penerimaan bea cukai mencapai yang sebesar Rp123,6 triliun setara 63,7% dari target dalam APBN 2018 sebesar Rp194,1 triliun. Angka tersebut tumbuh 14,2% dibanding tahun lalu.
Baca Juga: 6 Fakta soal Defisit APBN yang Turun Jadi Rp150,66 Triliun
 
Sedangkan penerimaan pajak yang tercatat sebesar Rp900,9 triliun atau mencapai 63,3% dari target penerimaan sebesar Rp1.424 triliun.
&amp;ldquo;Pertumbuhan penerimaan pajak kita adalah 16,9%. Pertumbuhannya cukup sehat dibanding pertumbuhan ekonomi yang 5,17%,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp281,4 triliun atau melebihi target hingga 102,2%. Serta dari hibah sebesar Rp6,4 triliun atau mencapai 538,6% dari target.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNy8xNi8xLzExNDQ1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, penerimaan negara hingga 30 September 2018 mencapai Rp1.312 triliun. Realisasi ini setara dengan 69,3% dari target dalam APBN 2018 yang sebesar Rp 1.894,7 triliun.
Adapun pada September 2017 realisasi penerimaan sebesar Rp1.103 triliun atau setara 63,5% dari target yang Rp1.736,1 triliun.
Baca Juga: Defisit APBN 2018 Capai Rp200,2 Triliun di September
 
&quot;Bila dibandingkan tahun lalu, maka kenaikan penerimaan negara kita per September 2018 naik 19%,&quot; jelasnya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Secara rinci penerimaan negara yang berasal dari perpajakan sebesar Rp1.305,9 triliun. Terdiri dari penerimaan pajak Rp900,9 triliun, penerimaan bea cukai sebesar Rp123,6 triliun.

&amp;ldquo;Dari posisi perpajakan, dibanding tahun lalu yang akhir September baru mengumpulkan Rp879 triliun, maka terjadi pertambahan penerimaan sebesar 16,5%,&amp;rdquo; jelasnya.
Adapun, penerimaan bea cukai mencapai yang sebesar Rp123,6 triliun setara 63,7% dari target dalam APBN 2018 sebesar Rp194,1 triliun. Angka tersebut tumbuh 14,2% dibanding tahun lalu.
Baca Juga: 6 Fakta soal Defisit APBN yang Turun Jadi Rp150,66 Triliun
 
Sedangkan penerimaan pajak yang tercatat sebesar Rp900,9 triliun atau mencapai 63,3% dari target penerimaan sebesar Rp1.424 triliun.
&amp;ldquo;Pertumbuhan penerimaan pajak kita adalah 16,9%. Pertumbuhannya cukup sehat dibanding pertumbuhan ekonomi yang 5,17%,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp281,4 triliun atau melebihi target hingga 102,2%. Serta dari hibah sebesar Rp6,4 triliun atau mencapai 538,6% dari target.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNy8xNi8xLzExNDQ1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
