<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Bagaimana Kelanjutan Perdagangan RI-Australia?   </title><description>Kesepakatan kerja sama Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA), antara Indonesia dan Australia akan tetap berjalan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/320/1965373/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-bagaimana-kelanjutan-perdagangan-ri-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/320/1965373/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-bagaimana-kelanjutan-perdagangan-ri-australia"/><item><title>Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Bagaimana Kelanjutan Perdagangan RI-Australia?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/320/1965373/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-bagaimana-kelanjutan-perdagangan-ri-australia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/17/320/1965373/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-bagaimana-kelanjutan-perdagangan-ri-australia</guid><pubDate>Rabu 17 Oktober 2018 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/17/320/1965373/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-bagaimana-kelanjutan-perdagangan-ri-australia-l0vgBwiuSO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/17/320/1965373/pindahkan-kedubes-ke-yerusalem-bagaimana-kelanjutan-perdagangan-ri-australia-l0vgBwiuSO.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menyatakan, Indonesia tidak setuju dengan keputusan Australia terkait pemindahan kantor kedutaan besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.
&quot;Ya kita tidak setuju sama dia (Australia), di sana, kan hak kita, dia mau setuju kan hak dia. Jangan ganggu kedaulatan orang lain dong. Kita pasti tidak setuju lah itu,&quot; kata Luhut di Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Baca Juga: Reaksi Warga Palestina Terkait Rencana Australia Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem
Namun, dia menegaskan bahwa kesepakatan kerja sama Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA), antara Indonesia dan Australia akan tetap berjalan.
&quot;Tetap berjalan, tidak ada masalah, karena IA-CEPA, itu kan kepentingan dua negara,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia menyatakan Australia akan mengganggu stabilitas keamanan, jika memindahkan kantor kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Baca Juga: Indonesia Kecam Australia yang Pertimbangkan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pihaknya mendesak Australia dan negara-negara lain untuk mendukung proses perdamaian Israel-Palestina.
&quot;Untuk terus mendukung proses perdamaian Palestina-Israel sesuai dengan prinsip-prinsip yang sudah disepakati dan tidak mengambil langkah yang dapat mengancam proses perdamaian itu sendiri dan mengancam stabilitas keamanan dunia,&quot; kata Retno.
(Feb)</description><content:encoded>JAKARTA- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menyatakan, Indonesia tidak setuju dengan keputusan Australia terkait pemindahan kantor kedutaan besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.
&quot;Ya kita tidak setuju sama dia (Australia), di sana, kan hak kita, dia mau setuju kan hak dia. Jangan ganggu kedaulatan orang lain dong. Kita pasti tidak setuju lah itu,&quot; kata Luhut di Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Baca Juga: Reaksi Warga Palestina Terkait Rencana Australia Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem
Namun, dia menegaskan bahwa kesepakatan kerja sama Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA), antara Indonesia dan Australia akan tetap berjalan.
&quot;Tetap berjalan, tidak ada masalah, karena IA-CEPA, itu kan kepentingan dua negara,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia menyatakan Australia akan mengganggu stabilitas keamanan, jika memindahkan kantor kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Baca Juga: Indonesia Kecam Australia yang Pertimbangkan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pihaknya mendesak Australia dan negara-negara lain untuk mendukung proses perdamaian Israel-Palestina.
&quot;Untuk terus mendukung proses perdamaian Palestina-Israel sesuai dengan prinsip-prinsip yang sudah disepakati dan tidak mengambil langkah yang dapat mengancam proses perdamaian itu sendiri dan mengancam stabilitas keamanan dunia,&quot; kata Retno.
(Feb)</content:encoded></item></channel></rss>
