<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Terdepresiasi 2,07% selama September 2018</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar Rupiah masih mengalami depresiasi namun dengan volatilitas yang terjaga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/23/278/1967869/rupiah-terdepresiasi-2-07-selama-september-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/23/278/1967869/rupiah-terdepresiasi-2-07-selama-september-2018"/><item><title>Rupiah Terdepresiasi 2,07% selama September 2018</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/23/278/1967869/rupiah-terdepresiasi-2-07-selama-september-2018</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/23/278/1967869/rupiah-terdepresiasi-2-07-selama-september-2018</guid><pubDate>Selasa 23 Oktober 2018 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/23/278/1967869/rupiah-terdepresiasi-2-07-selama-september-2018-JBdxDGm3DU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/23/278/1967869/rupiah-terdepresiasi-2-07-selama-september-2018-JBdxDGm3DU.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar Rupiah masih mengalami depresiasi namun dengan volatilitas yang terjaga. Tekanan terhadap Rupiah yang terjadi selama September 2018 berlanjut hingga Oktober 2018.
Baca Juga: Rupiah Melemah Lagi ke Rp15.209/USD, Apa Langkah BI?
Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, pelemahan Rupiah sejalan dengan pergerakan mata uang negara peers. Dalam catatan bank sentral, Rupiah secara rata-rata melemah sebesar 2,07% pada September 2018 dan sedikit melemah pada Oktober 2018.
&amp;ldquo;Dengan perkembangan ini, maka secara year to date (ytd) sampai dengan 22 Oktober 2018, Rupiah terdepresiasi 10,65%,&amp;rdquo; katanya di Gedung BI, Selasa (23/10/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Posisi depresiasi Rupiah, kata Mirza, masih lebih rendah dari pelemahan yang terjadi di Brasil, India, Afrika Selatan, dan Turki. Ke depan, Bank Indonesia terus melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar, didukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan.
&amp;ldquo;Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga volatilitas Rupiah serta kecukupan likuiditas di pasar sehingga tidak menimbulkan risiko terhadap stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,&amp;rdquo; tukasnya.
Baca Juga: Rupiah Sore Ini Berada di Level Rp15.187/USD
 
Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa(23/10/2018) pukul 09.20 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 22 poin atau 0,14% ke level Rp15.209 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.196 per USD - Rp15.209 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 27 poin atau 0,18% menjadi Rp15.207 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp15.180 per USD hingga Rp15.207 per USD.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267080_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar Rupiah masih mengalami depresiasi namun dengan volatilitas yang terjaga. Tekanan terhadap Rupiah yang terjadi selama September 2018 berlanjut hingga Oktober 2018.
Baca Juga: Rupiah Melemah Lagi ke Rp15.209/USD, Apa Langkah BI?
Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, pelemahan Rupiah sejalan dengan pergerakan mata uang negara peers. Dalam catatan bank sentral, Rupiah secara rata-rata melemah sebesar 2,07% pada September 2018 dan sedikit melemah pada Oktober 2018.
&amp;ldquo;Dengan perkembangan ini, maka secara year to date (ytd) sampai dengan 22 Oktober 2018, Rupiah terdepresiasi 10,65%,&amp;rdquo; katanya di Gedung BI, Selasa (23/10/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Posisi depresiasi Rupiah, kata Mirza, masih lebih rendah dari pelemahan yang terjadi di Brasil, India, Afrika Selatan, dan Turki. Ke depan, Bank Indonesia terus melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar, didukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan.
&amp;ldquo;Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga volatilitas Rupiah serta kecukupan likuiditas di pasar sehingga tidak menimbulkan risiko terhadap stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,&amp;rdquo; tukasnya.
Baca Juga: Rupiah Sore Ini Berada di Level Rp15.187/USD
 
Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa(23/10/2018) pukul 09.20 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 22 poin atau 0,14% ke level Rp15.209 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.196 per USD - Rp15.209 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 27 poin atau 0,18% menjadi Rp15.207 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp15.180 per USD hingga Rp15.207 per USD.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/04/52949/267080_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
