<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Lesu Imbas Laba Emiten Tak Sesuai Ekspektasi</title><description>Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/24/278/1968129/wall-street-lesu-imbas-laba-emiten-tak-sesuai-ekspektasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/24/278/1968129/wall-street-lesu-imbas-laba-emiten-tak-sesuai-ekspektasi"/><item><title>Wall Street Lesu Imbas Laba Emiten Tak Sesuai Ekspektasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/24/278/1968129/wall-street-lesu-imbas-laba-emiten-tak-sesuai-ekspektasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/24/278/1968129/wall-street-lesu-imbas-laba-emiten-tak-sesuai-ekspektasi</guid><pubDate>Rabu 24 Oktober 2018 07:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/24/278/1968129/wall-street-lesu-imbas-laba-emiten-tak-sesuai-ekspektasi-jZnXLhxmbI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/24/278/1968129/wall-street-lesu-imbas-laba-emiten-tak-sesuai-ekspektasi-jZnXLhxmbI.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>NEW YORK - Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Pelemahan ini dipicu kekhawatiran tentang prospek laba emiten.

Melansir Reuters, Rabu (24/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 125,98 poin atau 0,5% menjadi 25.191,43, indeks S&amp;amp;P 500 turun 15,19 poin atau 0,55% ke level 2.740,69 dan indeks Nasdaq ditutup turun 31,09 poin atau 0,42% menjadi 7.437,54.

Sementara itu, saham Caterpillar jatuh 7,6% setelah produsen alat berat itu mempertahankan prediksi labanya untuk 2018, menyusul kenaikan proyeksinya dalam dua kuartal sebelumnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bursa Saham AS Turun Gara-Gara Sentimen The Fed
Saham 3M Co juga tergelincir 4,4% setelah memangkas prospek laba setahun penuh karena tantangan-tantangan terkait mata uang asing.

Hal tersebut menimbulkan kembali kekhawatiran atas dampak meningkatnya biaya pinjaman, upah dan tarif atas laba perusahaan dan menyebabkan saham industrial S&amp;amp;P turun 1,6%

Seiring dengan kekhawatiran atas pertumbuhan laba, kekhawatiran atas pemilu sela atau paruh waktu AS dan anggaran Italia juga telah membuat para investor berebut keluar dari pasar saham.

Indeks energi S&amp;amp;P 500 jatuh 2,7% yang paling banyak dari sektor mana pun, karena harga minyak jatuh setelah Arab Saudi mengatakan bisa memasok lebih banyak minyak mentah dengan cepat jika diperlukan.
Baca Juga: Sektor Industri Seret Wall Street Anjlok hingga 1%
Para investor memangkas sebagian besar kerugian dalam perdagangan sore karena beberapa orang berpikir kerugian itu berlebihan. Pembelian teknis pada tingkat dukungan (support levels) di sekitar 2.700 poin pada S&amp;amp;P 500 juga membantu saham bangkit kembali, kata ahli strategi.

&quot;Ada banyak ketakutan di pagi hari, dan ketika pasar tidak mempercepat penurunam lebih jauh, Anda melihat beberapa orang datang untuk mengambil beberapa saham,&quot; kata mitra, Cherry Lane Investments, Rick Meckler.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Menguat hingga 2% Ditopang Laporan Keuangan Emiten 
Kekecewaan laporan laba hari ini dikesampingkan, katanya, sebab laba-laba emiten teknologi pekan ini bisa optimis. Seperti, Microsoft, Intel dan Alphabet semuanya akan melaporkan hasil laba mereka minggu ini.
</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Pelemahan ini dipicu kekhawatiran tentang prospek laba emiten.

Melansir Reuters, Rabu (24/10/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 125,98 poin atau 0,5% menjadi 25.191,43, indeks S&amp;amp;P 500 turun 15,19 poin atau 0,55% ke level 2.740,69 dan indeks Nasdaq ditutup turun 31,09 poin atau 0,42% menjadi 7.437,54.

Sementara itu, saham Caterpillar jatuh 7,6% setelah produsen alat berat itu mempertahankan prediksi labanya untuk 2018, menyusul kenaikan proyeksinya dalam dua kuartal sebelumnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bursa Saham AS Turun Gara-Gara Sentimen The Fed
Saham 3M Co juga tergelincir 4,4% setelah memangkas prospek laba setahun penuh karena tantangan-tantangan terkait mata uang asing.

Hal tersebut menimbulkan kembali kekhawatiran atas dampak meningkatnya biaya pinjaman, upah dan tarif atas laba perusahaan dan menyebabkan saham industrial S&amp;amp;P turun 1,6%

Seiring dengan kekhawatiran atas pertumbuhan laba, kekhawatiran atas pemilu sela atau paruh waktu AS dan anggaran Italia juga telah membuat para investor berebut keluar dari pasar saham.

Indeks energi S&amp;amp;P 500 jatuh 2,7% yang paling banyak dari sektor mana pun, karena harga minyak jatuh setelah Arab Saudi mengatakan bisa memasok lebih banyak minyak mentah dengan cepat jika diperlukan.
Baca Juga: Sektor Industri Seret Wall Street Anjlok hingga 1%
Para investor memangkas sebagian besar kerugian dalam perdagangan sore karena beberapa orang berpikir kerugian itu berlebihan. Pembelian teknis pada tingkat dukungan (support levels) di sekitar 2.700 poin pada S&amp;amp;P 500 juga membantu saham bangkit kembali, kata ahli strategi.

&quot;Ada banyak ketakutan di pagi hari, dan ketika pasar tidak mempercepat penurunam lebih jauh, Anda melihat beberapa orang datang untuk mengambil beberapa saham,&quot; kata mitra, Cherry Lane Investments, Rick Meckler.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Menguat hingga 2% Ditopang Laporan Keuangan Emiten 
Kekecewaan laporan laba hari ini dikesampingkan, katanya, sebab laba-laba emiten teknologi pekan ini bisa optimis. Seperti, Microsoft, Intel dan Alphabet semuanya akan melaporkan hasil laba mereka minggu ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
