<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecelakaan Pesawat Lion Air, Pilot Kapten Bhavye Suneja Miliki Lebih dari 6.000 Jam Terbang</title><description>Pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 mengalami kecelakaan dan diketahui jatuh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/29/320/1970340/kecelakaan-pesawat-lion-air-pilot-kapten-bhavye-suneja-miliki-lebih-dari-6-000-jam-terbang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/29/320/1970340/kecelakaan-pesawat-lion-air-pilot-kapten-bhavye-suneja-miliki-lebih-dari-6-000-jam-terbang"/><item><title>Kecelakaan Pesawat Lion Air, Pilot Kapten Bhavye Suneja Miliki Lebih dari 6.000 Jam Terbang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/29/320/1970340/kecelakaan-pesawat-lion-air-pilot-kapten-bhavye-suneja-miliki-lebih-dari-6-000-jam-terbang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/29/320/1970340/kecelakaan-pesawat-lion-air-pilot-kapten-bhavye-suneja-miliki-lebih-dari-6-000-jam-terbang</guid><pubDate>Senin 29 Oktober 2018 13:11 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/29/320/1970340/kecelakaan-pesawat-lion-air-pilot-kapten-bhavye-suneja-miliki-lebih-dari-6-000-jam-terbang-ilVTpp0s4w.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Lion Air (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/29/320/1970340/kecelakaan-pesawat-lion-air-pilot-kapten-bhavye-suneja-miliki-lebih-dari-6-000-jam-terbang-ilVTpp0s4w.jpeg</image><title>Pilot Lion Air (Foto: Facebook)</title></images><description>JAKARTA - Pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 mengalami kecelakaan dan diketahui jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
&quot;Pesawat dikomandoi Kapten Bhavye Suneja dengan copilot Harvino bersama enam awak kabin,&quot; kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Belum Siapkan Sanksi soal Jatuhnya Pesawat Lion Air
Enam awak kabin tersebut, adalah Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.
&quot;Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang,&quot; tambah dia.

Dari sisi pesawat, Lion menjelaskan, pesawat dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. &quot;Pesawat dinyatakan laik operasi,&quot; kata dia.
Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi  termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.
Baca Juga: 12 Pegawai Pajak Bangka yang Naik Lion Air B737-8 Tinggal di Jabodetabek
Penerbangan Lion Air  nomor penerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5&amp;rsquo;49.052&amp;rdquo; E 107&amp;rsquo; 06.628&amp;rdquo;  (sekitar Karawang).</description><content:encoded>JAKARTA - Pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 mengalami kecelakaan dan diketahui jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
&quot;Pesawat dikomandoi Kapten Bhavye Suneja dengan copilot Harvino bersama enam awak kabin,&quot; kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Belum Siapkan Sanksi soal Jatuhnya Pesawat Lion Air
Enam awak kabin tersebut, adalah Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.
&quot;Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang,&quot; tambah dia.

Dari sisi pesawat, Lion menjelaskan, pesawat dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. &quot;Pesawat dinyatakan laik operasi,&quot; kata dia.
Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi  termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.
Baca Juga: 12 Pegawai Pajak Bangka yang Naik Lion Air B737-8 Tinggal di Jabodetabek
Penerbangan Lion Air  nomor penerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5&amp;rsquo;49.052&amp;rdquo; E 107&amp;rsquo; 06.628&amp;rdquo;  (sekitar Karawang).</content:encoded></item></channel></rss>
