<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mandiri Tunas Finance Kejar Taget Pembiayaan Baru Rp24 Triliun   </title><description>PT Mandiri Tunas Finance (MTF) optimistis bisa mencapai target pembiayaan baru (new lending ) tahun 2018 sebesar Rp24 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/30/278/1970835/mandiri-tunas-finance-kejar-taget-pembiayaan-baru-rp24-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/10/30/278/1970835/mandiri-tunas-finance-kejar-taget-pembiayaan-baru-rp24-triliun"/><item><title>Mandiri Tunas Finance Kejar Taget Pembiayaan Baru Rp24 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/10/30/278/1970835/mandiri-tunas-finance-kejar-taget-pembiayaan-baru-rp24-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/10/30/278/1970835/mandiri-tunas-finance-kejar-taget-pembiayaan-baru-rp24-triliun</guid><pubDate>Selasa 30 Oktober 2018 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/30/278/1970835/mandiri-tunas-finance-kejar-taget-pembiayaan-baru-rp24-triliun-g7DawYKQMg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/30/278/1970835/mandiri-tunas-finance-kejar-taget-pembiayaan-baru-rp24-triliun-g7DawYKQMg.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - PT Mandiri Tunas Finance (MTF) optimistis bisa mencapai target pembiayaan baru (new lending ) tahun 2018 sebesar Rp24 triliun.
Hingga semester I-2018 pembiayaan baru MTF tumbuh 37,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp13,4 triliun.
Direktur Utama Mandiri Tunas Finance (MTF) Arya Suprihadi mengatakan, strategi pertumbuhan perseroan tahun ini dengan mendongkrak pembiayaan produk multiguna, seperti kebutuhan pendidikan anak, pernikahan, renovasi rumah, hingga traveling .
Baca Juga: Mandiri Tunas Finance Bukukan Pembiayaan Baru Rp6,6 Triliun
Perseroan juga mendorong pembiayaan pada segmen commercial/fleet atau untuk konsumen korporat dengan jumlah besar. Terakhir yang juga jadi senjata perseroan adalah mening katnya referral dari induk usaha perseroan, yaitu Bank Mandiri.
&amp;ldquo;Kami akan terus menggenjot produk multiguna. Produk tersebut menjadi menarik karena database calon nasabah yang besar untuk disasar,&amp;rdquo; ujar Arya di Jakarta.
Baca Juga: Mandiri Tunas Finance Salurkan Pembiayaan Rp22,2 Triliun
Menurut dia, dari data tersebut bisa melihat rekam jejak nasabah dengan baik. Dengan begitu, pihaknya bisa membantu refinancing kendaraan nasabah. Selain itu, ada beberapa produk lain, seperti bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri untuk produk BSM Oto.
&amp;ldquo;Berbagai hal intinya dilakukan sebagai diversifikasi produk supaya bisnis bisa tumbuh signifikan,&amp;rdquo; katanya.
(Feb)
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mandiri Tunas Finance (MTF) optimistis bisa mencapai target pembiayaan baru (new lending ) tahun 2018 sebesar Rp24 triliun.
Hingga semester I-2018 pembiayaan baru MTF tumbuh 37,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp13,4 triliun.
Direktur Utama Mandiri Tunas Finance (MTF) Arya Suprihadi mengatakan, strategi pertumbuhan perseroan tahun ini dengan mendongkrak pembiayaan produk multiguna, seperti kebutuhan pendidikan anak, pernikahan, renovasi rumah, hingga traveling .
Baca Juga: Mandiri Tunas Finance Bukukan Pembiayaan Baru Rp6,6 Triliun
Perseroan juga mendorong pembiayaan pada segmen commercial/fleet atau untuk konsumen korporat dengan jumlah besar. Terakhir yang juga jadi senjata perseroan adalah mening katnya referral dari induk usaha perseroan, yaitu Bank Mandiri.
&amp;ldquo;Kami akan terus menggenjot produk multiguna. Produk tersebut menjadi menarik karena database calon nasabah yang besar untuk disasar,&amp;rdquo; ujar Arya di Jakarta.
Baca Juga: Mandiri Tunas Finance Salurkan Pembiayaan Rp22,2 Triliun
Menurut dia, dari data tersebut bisa melihat rekam jejak nasabah dengan baik. Dengan begitu, pihaknya bisa membantu refinancing kendaraan nasabah. Selain itu, ada beberapa produk lain, seperti bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri untuk produk BSM Oto.
&amp;ldquo;Berbagai hal intinya dilakukan sebagai diversifikasi produk supaya bisnis bisa tumbuh signifikan,&amp;rdquo; katanya.
(Feb)
</content:encoded></item></channel></rss>
