<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Satu Dasawarsa Sukuk Negara, Sri Mulyani Tekankan 2 Hal Penting Bank Syariah</title><description>Sri Mulyani hari ini menghadiri acara satu dasawarsa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/01/20/1971852/hadiri-satu-dasawarsa-sukuk-negara-sri-mulyani-tekankan-2-hal-penting-bank-syariah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/01/20/1971852/hadiri-satu-dasawarsa-sukuk-negara-sri-mulyani-tekankan-2-hal-penting-bank-syariah"/><item><title>Hadiri Satu Dasawarsa Sukuk Negara, Sri Mulyani Tekankan 2 Hal Penting Bank Syariah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/01/20/1971852/hadiri-satu-dasawarsa-sukuk-negara-sri-mulyani-tekankan-2-hal-penting-bank-syariah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/01/20/1971852/hadiri-satu-dasawarsa-sukuk-negara-sri-mulyani-tekankan-2-hal-penting-bank-syariah</guid><pubDate>Kamis 01 November 2018 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/01/20/1971852/hadiri-satu-dasawarsa-sukuk-negara-sri-mulyani-tekankan-2-hal-penting-bank-syariah-bCYKcO971X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satu Dasawarsa SBSN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/01/20/1971852/hadiri-satu-dasawarsa-sukuk-negara-sri-mulyani-tekankan-2-hal-penting-bank-syariah-bCYKcO971X.jpg</image><title>Satu Dasawarsa SBSN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani hari ini menghadiri acara satu dasawarsa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk, dan launching sukuk tabungan seri ST-002 di Aula Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, ada dua elemen penting yang ada di bank-bank syariah. Pertama dari sisi keadilan, di mana instrumen-instrumen berbasis syariah mampu menjawab. Artinya kesenjangan tidak boleh meningkat saat ekonomi berkembang.
Baca Juga: Investasi Sukuk Bisa Jadi Modal Pengembangan Mandiri Pesantren
&quot;Kedua karakteristik, dalam pembagian uang lebih adil dari sisi keuangan. Dan kedua segmen itu yang memberikan prospek dan dikelola,&quot; kata Sri Mulyani di lokasi, Kamis (1/11/2018).
Dia menjelaskan, Kemenkeu telah menginisiasi penerbitan SBSN dan bisa sampai satu dasawarsa sukuk negara tersebut.
Baca Juga: Kemenkeu Kantongi Rp4,81 Triliun dari Lelang Sukuk
&quot;Kita menginisiasi dengan penerbitan SBSN, di mana capainya selama ini, sudah kita lihat pada tayangan tadi,&quot; jelasnya.
Namun, lanjut dia, kelemahan pada bank-bank syariah ini, sedikitnya investor yang masuk di bank syariah tersebut. &quot;Sedangkan di bank konvensional sangat banyak investor yang masuk,&quot; ungkapnya.
Pada acara tersebut, terlihat hadir Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, Wakil Ketua OJK Nurhaida dan pejabat pemerintahan terkait.
&amp;nbsp;(Feb)
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani hari ini menghadiri acara satu dasawarsa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk, dan launching sukuk tabungan seri ST-002 di Aula Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, ada dua elemen penting yang ada di bank-bank syariah. Pertama dari sisi keadilan, di mana instrumen-instrumen berbasis syariah mampu menjawab. Artinya kesenjangan tidak boleh meningkat saat ekonomi berkembang.
Baca Juga: Investasi Sukuk Bisa Jadi Modal Pengembangan Mandiri Pesantren
&quot;Kedua karakteristik, dalam pembagian uang lebih adil dari sisi keuangan. Dan kedua segmen itu yang memberikan prospek dan dikelola,&quot; kata Sri Mulyani di lokasi, Kamis (1/11/2018).
Dia menjelaskan, Kemenkeu telah menginisiasi penerbitan SBSN dan bisa sampai satu dasawarsa sukuk negara tersebut.
Baca Juga: Kemenkeu Kantongi Rp4,81 Triliun dari Lelang Sukuk
&quot;Kita menginisiasi dengan penerbitan SBSN, di mana capainya selama ini, sudah kita lihat pada tayangan tadi,&quot; jelasnya.
Namun, lanjut dia, kelemahan pada bank-bank syariah ini, sedikitnya investor yang masuk di bank syariah tersebut. &quot;Sedangkan di bank konvensional sangat banyak investor yang masuk,&quot; ungkapnya.
Pada acara tersebut, terlihat hadir Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, Wakil Ketua OJK Nurhaida dan pejabat pemerintahan terkait.
&amp;nbsp;(Feb)
</content:encoded></item></channel></rss>
