<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melesat Ditopang Berakhirnya Perang Dagang AS-China   </title><description>Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street naik selama tiga hari berturut-turut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/02/278/1972691/wall-street-melesat-ditopang-berakhirnya-perang-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/02/278/1972691/wall-street-melesat-ditopang-berakhirnya-perang-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Melesat Ditopang Berakhirnya Perang Dagang AS-China   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/02/278/1972691/wall-street-melesat-ditopang-berakhirnya-perang-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/02/278/1972691/wall-street-melesat-ditopang-berakhirnya-perang-dagang-as-china</guid><pubDate>Jum'at 02 November 2018 21:56 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/02/278/1972691/wall-street-melesat-ditopang-berakhirnya-perang-dagang-as-china-q5mdtDIbqC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Wall Street (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/02/278/1972691/wall-street-melesat-ditopang-berakhirnya-perang-dagang-as-china-q5mdtDIbqC.jpg</image><title>Foto: Wall Street (Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street  naik selama tiga hari berturut-turut. Hal ini disebabkan, Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China berjalan dengan baik, tentu itu menghidupkan kembali harapan bahwa kedua negara dapat menyelesaikan sengketa perdagangannya.
Melansir Reuters, Jumat (2/11/2018), Wall Street juga menguat karena  saham Apple Inc (AAPL.O) turun sekitar 7,0%, mendorong kapitalisasi pasarnya di bawah USD1 triliun.
Baca Juga: Wall Street Menguat, 3 Indeks Utama Naik 1%
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 264,98 poin atau 1,06% menjadi 25.380,74, S&amp;amp;P 500 naik 28,63 poin atau 1,06% menjadi 2,740.37 dan Nasdaq Composite menambahkan 128,16 poin atau 1,75% menjadi 7.434,06.

Saham berjangka AS jatuh pada Kamis malam. S&amp;amp;P 500 e-mini futures turun 0,4% dalam perdagangan untuk sesi semalam. Selama sesi reguler, indeks teknologi naik 1,2% terus pulih dari aksi jual baru-baru ini.
Sebelumnya, Trump mengatakan dia berencana untuk bertemu dengan mitranya dari Tiongkok Xi Jinping pada KTT G-20 di Argentina pada akhir bulan ini.
Baca Juga: Tutup Oktober, Wall Street Naik Ditopang Positifnya Data Ekonomi
&quot;Mungkin akan ada harapan bahwa kesepakatan perdagangan dengan China akan benar-benar datang,&quot; kata Kepala Strategi Investasi dan Manajer Portofolio Senior SlateStone Wealth LLC Robert Pavlik.
&quot;Di luar itu, investor merasa sedikit lebih nyaman setelah kenaikan minggu ini,&quot; tambahnya.

Meskipun berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, S&amp;amp;P 500 menutup bulan terburuknya dalam tujuh tahun, menyusul kekhawatiran meluasnya perselisihan perdagangan global, meningkatnya biaya pinjaman, dan bahwa pertumbuhan pendapatan AS dapat melambat lebih dari perkiraan pada 2019.
Indeks S &amp;amp; P material naik 3,0% dengan DowDuPont Inc (DWDP.N) melonjak 8,1% setelah melaporkan hasil yang kuat dan rencana untuk pembelian kembali saham senilai USD3 miliar.
(Feb)</description><content:encoded>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street  naik selama tiga hari berturut-turut. Hal ini disebabkan, Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China berjalan dengan baik, tentu itu menghidupkan kembali harapan bahwa kedua negara dapat menyelesaikan sengketa perdagangannya.
Melansir Reuters, Jumat (2/11/2018), Wall Street juga menguat karena  saham Apple Inc (AAPL.O) turun sekitar 7,0%, mendorong kapitalisasi pasarnya di bawah USD1 triliun.
Baca Juga: Wall Street Menguat, 3 Indeks Utama Naik 1%
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 264,98 poin atau 1,06% menjadi 25.380,74, S&amp;amp;P 500 naik 28,63 poin atau 1,06% menjadi 2,740.37 dan Nasdaq Composite menambahkan 128,16 poin atau 1,75% menjadi 7.434,06.

Saham berjangka AS jatuh pada Kamis malam. S&amp;amp;P 500 e-mini futures turun 0,4% dalam perdagangan untuk sesi semalam. Selama sesi reguler, indeks teknologi naik 1,2% terus pulih dari aksi jual baru-baru ini.
Sebelumnya, Trump mengatakan dia berencana untuk bertemu dengan mitranya dari Tiongkok Xi Jinping pada KTT G-20 di Argentina pada akhir bulan ini.
Baca Juga: Tutup Oktober, Wall Street Naik Ditopang Positifnya Data Ekonomi
&quot;Mungkin akan ada harapan bahwa kesepakatan perdagangan dengan China akan benar-benar datang,&quot; kata Kepala Strategi Investasi dan Manajer Portofolio Senior SlateStone Wealth LLC Robert Pavlik.
&quot;Di luar itu, investor merasa sedikit lebih nyaman setelah kenaikan minggu ini,&quot; tambahnya.

Meskipun berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, S&amp;amp;P 500 menutup bulan terburuknya dalam tujuh tahun, menyusul kekhawatiran meluasnya perselisihan perdagangan global, meningkatnya biaya pinjaman, dan bahwa pertumbuhan pendapatan AS dapat melambat lebih dari perkiraan pada 2019.
Indeks S &amp;amp; P material naik 3,0% dengan DowDuPont Inc (DWDP.N) melonjak 8,1% setelah melaporkan hasil yang kuat dan rencana untuk pembelian kembali saham senilai USD3 miliar.
(Feb)</content:encoded></item></channel></rss>
