<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsumsi Rumah Tangga Kuartal III Melambat Jadi 5,01%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi rumah tangga di kuartal  III 2018 mengalami perlambatan dibanding kuartal sebelumnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/05/20/1973505/konsumsi-rumah-tangga-kuartal-iii-melambat-jadi-5-01</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/05/20/1973505/konsumsi-rumah-tangga-kuartal-iii-melambat-jadi-5-01"/><item><title>Konsumsi Rumah Tangga Kuartal III Melambat Jadi 5,01%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/05/20/1973505/konsumsi-rumah-tangga-kuartal-iii-melambat-jadi-5-01</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/05/20/1973505/konsumsi-rumah-tangga-kuartal-iii-melambat-jadi-5-01</guid><pubDate>Senin 05 November 2018 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/05/20/1973505/konsumsi-rumah-tangga-kuartal-iii-melambat-jadi-5-01-59I4X0xyMs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BPS umumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal iii 2018 (Foto: Yohana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/05/20/1973505/konsumsi-rumah-tangga-kuartal-iii-melambat-jadi-5-01-59I4X0xyMs.jpeg</image><title>BPS umumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal iii 2018 (Foto: Yohana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi rumah tangga di kuartal III 2018 mengalami perlambatan dibanding kuartal sebelumnya. Pada periode Juli-September 2018 konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01%, lebih rendah ketimbang periode April-Juni yang tumbuh 5,14%.
&quot;Pertumbuhan konsumsi rumah tangga memang lebih lambat dari kuartal II 2018. Tapi lebih tinggi bila dibandingkan dengan kuartal III di 2017 yang sebesar 4,93%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/11/2018).
Baca Juga: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2018 Capai 5,17%
Dia menjelaskan, komponen konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama dari sisi pengeluaran terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2018. Berkontribusi 2,69% atau sebanyak 55,26% pada Produk Domestik Bruto (PDB).
&quot;Jadi dari sini tumbuhnya masih bagus, daya belinya masih terjaga. Memang lebih lambat dibanding kuartal II 2018, karena di periode itu ada Ramadhan dan Lebaran,&quot; ujarnya.

Adapun pendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga antara lain dipengaruhi penjualan eceran yang tumbuh 4,21% dan penjualan wholeshale mobil penumpangan tumbuh 8,40%. Serta peningkatan nilai transaksi kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik sebesar 11,94%.
&quot;Itu artinya daya beli rumah tangga itu masih bagus. Kalau kita lihat, peningkatannya untuk penjualan eceran yaitu di makanan, minuman, tembakau, sandang, bahan bakar, dan juga rekreasi,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,17%, Pendorongnya Konsumsi Rumah Tangga dan Industri Pengolahan
Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2018 sebesar 5,17%. Lebih rendah dibandingkan kuartal II 2018 yang sebesar 5,27% yoy.
Meski demikian, pertumbuhan ini lebih baik dibandingkan kuartal III pada tahun-tahun sebelumnya. Pada kuartal III 2017 sebesar 5,06%, di 2016 5,03%.
&quot;Jadi memang pertumbuhan kuartal III 2018 paling baik dari tahun-tahun sebelumnya,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi rumah tangga di kuartal III 2018 mengalami perlambatan dibanding kuartal sebelumnya. Pada periode Juli-September 2018 konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01%, lebih rendah ketimbang periode April-Juni yang tumbuh 5,14%.
&quot;Pertumbuhan konsumsi rumah tangga memang lebih lambat dari kuartal II 2018. Tapi lebih tinggi bila dibandingkan dengan kuartal III di 2017 yang sebesar 4,93%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/11/2018).
Baca Juga: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2018 Capai 5,17%
Dia menjelaskan, komponen konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama dari sisi pengeluaran terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2018. Berkontribusi 2,69% atau sebanyak 55,26% pada Produk Domestik Bruto (PDB).
&quot;Jadi dari sini tumbuhnya masih bagus, daya belinya masih terjaga. Memang lebih lambat dibanding kuartal II 2018, karena di periode itu ada Ramadhan dan Lebaran,&quot; ujarnya.

Adapun pendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga antara lain dipengaruhi penjualan eceran yang tumbuh 4,21% dan penjualan wholeshale mobil penumpangan tumbuh 8,40%. Serta peningkatan nilai transaksi kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik sebesar 11,94%.
&quot;Itu artinya daya beli rumah tangga itu masih bagus. Kalau kita lihat, peningkatannya untuk penjualan eceran yaitu di makanan, minuman, tembakau, sandang, bahan bakar, dan juga rekreasi,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,17%, Pendorongnya Konsumsi Rumah Tangga dan Industri Pengolahan
Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2018 sebesar 5,17%. Lebih rendah dibandingkan kuartal II 2018 yang sebesar 5,27% yoy.
Meski demikian, pertumbuhan ini lebih baik dibandingkan kuartal III pada tahun-tahun sebelumnya. Pada kuartal III 2017 sebesar 5,06%, di 2016 5,03%.
&quot;Jadi memang pertumbuhan kuartal III 2018 paling baik dari tahun-tahun sebelumnya,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
