<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deputi BI: Kita Tidak Bisa Batasi Defisit Transaksi Berjalan</title><description>Dody Budi Waluyo mengatakan, pihaknya tidak akan membatasi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/06/20/1973976/deputi-bi-kita-tidak-bisa-batasi-defisit-transaksi-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/06/20/1973976/deputi-bi-kita-tidak-bisa-batasi-defisit-transaksi-berjalan"/><item><title>Deputi BI: Kita Tidak Bisa Batasi Defisit Transaksi Berjalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/06/20/1973976/deputi-bi-kita-tidak-bisa-batasi-defisit-transaksi-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/06/20/1973976/deputi-bi-kita-tidak-bisa-batasi-defisit-transaksi-berjalan</guid><pubDate>Selasa 06 November 2018 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/06/20/1973976/deputi-bi-kita-tidak-bisa-batasi-defisit-transaksi-berjalan-AkECRBHHiA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/06/20/1973976/deputi-bi-kita-tidak-bisa-batasi-defisit-transaksi-berjalan-AkECRBHHiA.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - Deputi Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, pihaknya tidak akan membatasi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).

Di mana sebelumnya, pada kuartal II-2018 transaksi berjalan mengalami defisit sebesar USD8 miliar atau 3% terhadap PDB.

&quot;Saya tidak akan membatasi CAD, namun hanya melihat isu transaksi berjalan yang kita tahu jadi penyebabnya. Tapi kita harus lihat secara keseluruhan di mana ada aliran modal juga,&quot; ujarnya di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (6/11/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Defisit Transaksi Berjalan 3%, Perry Warjiyo Kencangkan Ikat Pinggang
Dia menjelaskan, ekonomi di Indonesia memang tumbuh diikuti CAD, artinya bahwa investasi akan tumbuh dan pertumbuhan ekonomi juga tumbuh. Tapi cenderung diikuti oleh impor.

&quot;Nah sekarang bagaimana kita bisa menduduki itu baik atau tidak,&quot; jelasnya.

Dia menuturkan, defisit itu tidak terhindar dari negara-negara maju, artinya kemampuan saving biaya, investasi ekonomi relatif rendah dari yang diperlukan, sehingga posisinya di-saving impor lebih besar dari yang ekspor.

&quot;Memang ada yang kuat kayak Singapura, Thailand dan Malaysia. Tapi cenderung negara-negara defisit,&quot; ungkapnya.
Baca Juga: Tutupi Defisit, Pemerintah Akan Tarik Utang Rp359,4 Triliun Tahun Depan
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan transaksi berjalan (current account deficit/CAD) pada kuartal III-2018 akan kembali mengalami defisit. Bahkan diperkirakan akan melampaui 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Adapun pada kuartal II-2018, transaksi berjalan mengalami defisit sebesar USD8 miliar atau 3% terhadap PDB. Meningkat dari defisit transaksi berjalan di kuartal I-2018 yang sebesar USD5,7 miliar atau 2,2% PDB.
</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, pihaknya tidak akan membatasi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).

Di mana sebelumnya, pada kuartal II-2018 transaksi berjalan mengalami defisit sebesar USD8 miliar atau 3% terhadap PDB.

&quot;Saya tidak akan membatasi CAD, namun hanya melihat isu transaksi berjalan yang kita tahu jadi penyebabnya. Tapi kita harus lihat secara keseluruhan di mana ada aliran modal juga,&quot; ujarnya di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (6/11/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Defisit Transaksi Berjalan 3%, Perry Warjiyo Kencangkan Ikat Pinggang
Dia menjelaskan, ekonomi di Indonesia memang tumbuh diikuti CAD, artinya bahwa investasi akan tumbuh dan pertumbuhan ekonomi juga tumbuh. Tapi cenderung diikuti oleh impor.

&quot;Nah sekarang bagaimana kita bisa menduduki itu baik atau tidak,&quot; jelasnya.

Dia menuturkan, defisit itu tidak terhindar dari negara-negara maju, artinya kemampuan saving biaya, investasi ekonomi relatif rendah dari yang diperlukan, sehingga posisinya di-saving impor lebih besar dari yang ekspor.

&quot;Memang ada yang kuat kayak Singapura, Thailand dan Malaysia. Tapi cenderung negara-negara defisit,&quot; ungkapnya.
Baca Juga: Tutupi Defisit, Pemerintah Akan Tarik Utang Rp359,4 Triliun Tahun Depan
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan transaksi berjalan (current account deficit/CAD) pada kuartal III-2018 akan kembali mengalami defisit. Bahkan diperkirakan akan melampaui 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Adapun pada kuartal II-2018, transaksi berjalan mengalami defisit sebesar USD8 miliar atau 3% terhadap PDB. Meningkat dari defisit transaksi berjalan di kuartal I-2018 yang sebesar USD5,7 miliar atau 2,2% PDB.
</content:encoded></item></channel></rss>
