<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding BUMN Infrastruktur dan Perumahan Dibentuk Akhir 2019</title><description>Pada akhir tahun ini, BUMN akan membentuk holding Infrastruktur dan Perumahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/15/320/1978436/holding-bumn-infrastruktur-dan-perumahan-dibentuk-akhir-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/15/320/1978436/holding-bumn-infrastruktur-dan-perumahan-dibentuk-akhir-2019"/><item><title>Holding BUMN Infrastruktur dan Perumahan Dibentuk Akhir 2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/15/320/1978436/holding-bumn-infrastruktur-dan-perumahan-dibentuk-akhir-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/15/320/1978436/holding-bumn-infrastruktur-dan-perumahan-dibentuk-akhir-2019</guid><pubDate>Kamis 15 November 2018 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/15/320/1978436/holding-bumn-infrastruktur-dan-perumahan-dibentuk-akhir-2019-1zPqe7Fzm9.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/15/320/1978436/holding-bumn-infrastruktur-dan-perumahan-dibentuk-akhir-2019-1zPqe7Fzm9.jpeg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan, bahwa pada akhir tahun ini, BUMN akan membentuk holding Infrastruktur dan Perumahan.
Baca Juga: Menteri Rini Sindir Kinerja Ekspor Holding BUMN Tambang
&quot;Jadi, proses pembentukan dua holding ini akan di mulai pada Desember 2018-2020. Sementara, pada 2020-2022 holding akan menjalankan sejumlah rencana bisnisnya,&quot; ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (15/11/2018).
Dia menjelaskan, bahwa anggota holding Infrastruktur itu, yakni Hutama Karya (induk), Jasa Marga, Adhi Karya, Waskita Karya, Yodya Karya dan Indra Karya.

&quot;Sedangkan, untuk holding Perumahan, anggota yakni Perumnas (induk), Wijaya Karya, Pembangunan Perumahan, Virama Karya, Amarta Karya, Indah Karya, dan Bina Karya,&quot; jelasnya.
Dia menuturkan, untuk holding perumahan, pihaknya akan meningkatkan efisiensi khususnya terkait pengadaan rumah bagi masyarakat.
Baca Juga: Holding Migas Bikin Kantong Hemat Rp8 Triliun
 
&quot;Kami (BUMN), nantinya akan cepat sediakan rumah sementara dengan harga terjangkau. Seperti untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dan untuk perumahan-perumahan, di Palu dan Lombok yang terkena bencana,&quot; ungkapnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan, bahwa pada akhir tahun ini, BUMN akan membentuk holding Infrastruktur dan Perumahan.
Baca Juga: Menteri Rini Sindir Kinerja Ekspor Holding BUMN Tambang
&quot;Jadi, proses pembentukan dua holding ini akan di mulai pada Desember 2018-2020. Sementara, pada 2020-2022 holding akan menjalankan sejumlah rencana bisnisnya,&quot; ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (15/11/2018).
Dia menjelaskan, bahwa anggota holding Infrastruktur itu, yakni Hutama Karya (induk), Jasa Marga, Adhi Karya, Waskita Karya, Yodya Karya dan Indra Karya.

&quot;Sedangkan, untuk holding Perumahan, anggota yakni Perumnas (induk), Wijaya Karya, Pembangunan Perumahan, Virama Karya, Amarta Karya, Indah Karya, dan Bina Karya,&quot; jelasnya.
Dia menuturkan, untuk holding perumahan, pihaknya akan meningkatkan efisiensi khususnya terkait pengadaan rumah bagi masyarakat.
Baca Juga: Holding Migas Bikin Kantong Hemat Rp8 Triliun
 
&quot;Kami (BUMN), nantinya akan cepat sediakan rumah sementara dengan harga terjangkau. Seperti untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dan untuk perumahan-perumahan, di Palu dan Lombok yang terkena bencana,&quot; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
