<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia Stabil tapi Pasar Modal Disebut Dangkal</title><description>Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal terus melakukan perbaikan dan pembenahan pasar modal Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/16/278/1978837/ekonomi-indonesia-stabil-tapi-pasar-modal-disebut-dangkal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/16/278/1978837/ekonomi-indonesia-stabil-tapi-pasar-modal-disebut-dangkal"/><item><title>Ekonomi Indonesia Stabil tapi Pasar Modal Disebut Dangkal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/16/278/1978837/ekonomi-indonesia-stabil-tapi-pasar-modal-disebut-dangkal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/16/278/1978837/ekonomi-indonesia-stabil-tapi-pasar-modal-disebut-dangkal</guid><pubDate>Jum'at 16 November 2018 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/16/278/1978837/ekonomi-indonesia-stabil-tapi-pasar-modal-disebut-dangkal-CeqMUzTKr6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/16/278/1978837/ekonomi-indonesia-stabil-tapi-pasar-modal-disebut-dangkal-CeqMUzTKr6.jpeg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>SOLO - Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal terus melakukan perbaikan dan pembenahan pasar modal Indonesia. Sebab, saat ini pasar modal Indonesia disebut dangkal.
Baca Juga: BEI Bakal Terapkan Sistem Baru Indeks LQ45 dan IDX30 di Februari 2019
&quot;Banyak yang bilang ekonomi kita bagus tapi pasar modal Indonesia dibilang dangkal. Kalau dangkal itu tidak stabil,&quot; jelas Ketua Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen saat Media Gathering Pasar Modal 2018 di Solo, Jumat (16/11/2018).

Hoesen menjelaskan, jika pasar modal tidak stabil, maka sangat rentan dengan berbagai sentimen luar negeri, misalnya dampak perang dagang hingga kenaikan suku bunga The Fed.
&quot;Investor asing kabur, pasar modal goyah. Makanya kita memperdalam pasar modal agar ada stabilitas,&quot; katanya.
Baca Juga: BEI Beberkan Manfaat Penerapan Settlement T+2, Apa Saja?
Di tempat yang sama, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, ada beberapa langkah-langkah untuk memperdalam dan memperkuat pasar modal Indonesia.
&quot;Kita ada beberapa inisiatif. Akan keluarkan produk derivatif pada 2019,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>SOLO - Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal terus melakukan perbaikan dan pembenahan pasar modal Indonesia. Sebab, saat ini pasar modal Indonesia disebut dangkal.
Baca Juga: BEI Bakal Terapkan Sistem Baru Indeks LQ45 dan IDX30 di Februari 2019
&quot;Banyak yang bilang ekonomi kita bagus tapi pasar modal Indonesia dibilang dangkal. Kalau dangkal itu tidak stabil,&quot; jelas Ketua Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen saat Media Gathering Pasar Modal 2018 di Solo, Jumat (16/11/2018).

Hoesen menjelaskan, jika pasar modal tidak stabil, maka sangat rentan dengan berbagai sentimen luar negeri, misalnya dampak perang dagang hingga kenaikan suku bunga The Fed.
&quot;Investor asing kabur, pasar modal goyah. Makanya kita memperdalam pasar modal agar ada stabilitas,&quot; katanya.
Baca Juga: BEI Beberkan Manfaat Penerapan Settlement T+2, Apa Saja?
Di tempat yang sama, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, ada beberapa langkah-langkah untuk memperdalam dan memperkuat pasar modal Indonesia.
&quot;Kita ada beberapa inisiatif. Akan keluarkan produk derivatif pada 2019,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
