<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dolar Balik Menguat, Rupiah Melemah 0,14% ke Rp14.607</title><description>Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.607 per USD</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/21/278/1980487/dolar-balik-menguat-rupiah-melemah-0-14-ke-rp14-607</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/21/278/1980487/dolar-balik-menguat-rupiah-melemah-0-14-ke-rp14-607"/><item><title>Dolar Balik Menguat, Rupiah Melemah 0,14% ke Rp14.607</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/21/278/1980487/dolar-balik-menguat-rupiah-melemah-0-14-ke-rp14-607</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/21/278/1980487/dolar-balik-menguat-rupiah-melemah-0-14-ke-rp14-607</guid><pubDate>Rabu 21 November 2018 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>Jamilah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/21/278/1980487/dolar-balik-menguat-rupiah-melemah-0-14-ke-rp14-607-0P9MHcbutM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/21/278/1980487/dolar-balik-menguat-rupiah-melemah-0-14-ke-rp14-607-0P9MHcbutM.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pembukaan pagi ini. Rupiah berada di level Rp14.600an per USD.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Rabu (21/11/2018) pukul 9:40 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.607 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.607 per USD &amp;ndash; Rp14.645 per USD.
Baca Juga: Turun 1,56%, IHSG Dibuka di Level 5.911
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 20 poin atau 0,14% ke Rp14.605 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.582 per USD &amp;ndash; Rp14.649 per USD.
Seperti yang diberitakan Okezone, kenaikan suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate (BI 7-DRR) menjadi 6% dinilai sebagai upaya untuk menenangkan pasar dan mempertahankan momentum menguatnya Rupiah.

Lebih jauh lagi, langkah tersebut memungkinkan untuk menarik kembali investasi portofolio yang sebelumnya sempat keluar dari pasar uang Indonesia.
&amp;ldquo;Kenaikan BI 7-DRR ini meskipun tidak akan mendorong penetrasi pasar kredit tapi dapat menarik investor ke pasar uang di dalam negeri sehingga memantapkan kestabilan,&amp;rdquo; ujar pengamat ekonomi dari UGM Muhammad Edhie Purnawan saat dihubungi kemarin.
Baca Juga: Dolar AS Balik Menguat di Tengah Volatilitas Brexit
Menurutnya, hingga saat ini Bank Indonesia (BI) masih melakukan kebijakan moneter yang konsisten, preemptive, dan strategi front loading yang bisa di maklumi. &amp;ldquo;Ini juga untuk merespons Amerika Serikat (AS) yang mulai menormalisasi kebijakan moneternya,&amp;rdquo; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pembukaan pagi ini. Rupiah berada di level Rp14.600an per USD.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Rabu (21/11/2018) pukul 9:40 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.607 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.607 per USD &amp;ndash; Rp14.645 per USD.
Baca Juga: Turun 1,56%, IHSG Dibuka di Level 5.911
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 20 poin atau 0,14% ke Rp14.605 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.582 per USD &amp;ndash; Rp14.649 per USD.
Seperti yang diberitakan Okezone, kenaikan suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate (BI 7-DRR) menjadi 6% dinilai sebagai upaya untuk menenangkan pasar dan mempertahankan momentum menguatnya Rupiah.

Lebih jauh lagi, langkah tersebut memungkinkan untuk menarik kembali investasi portofolio yang sebelumnya sempat keluar dari pasar uang Indonesia.
&amp;ldquo;Kenaikan BI 7-DRR ini meskipun tidak akan mendorong penetrasi pasar kredit tapi dapat menarik investor ke pasar uang di dalam negeri sehingga memantapkan kestabilan,&amp;rdquo; ujar pengamat ekonomi dari UGM Muhammad Edhie Purnawan saat dihubungi kemarin.
Baca Juga: Dolar AS Balik Menguat di Tengah Volatilitas Brexit
Menurutnya, hingga saat ini Bank Indonesia (BI) masih melakukan kebijakan moneter yang konsisten, preemptive, dan strategi front loading yang bisa di maklumi. &amp;ldquo;Ini juga untuk merespons Amerika Serikat (AS) yang mulai menormalisasi kebijakan moneternya,&amp;rdquo; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
