<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangkrut, Toys R Us Bayar Pesangon Rp292 Miliar</title><description>Usai bangkrut, pemilik Toys R Us telah setuju untuk membayar pesangon USD20 juta atau setara Rp292 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981349/bangkrut-toys-r-us-bayar-pesangon-rp292-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981349/bangkrut-toys-r-us-bayar-pesangon-rp292-miliar"/><item><title>Bangkrut, Toys R Us Bayar Pesangon Rp292 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981349/bangkrut-toys-r-us-bayar-pesangon-rp292-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981349/bangkrut-toys-r-us-bayar-pesangon-rp292-miliar</guid><pubDate>Jum'at 23 November 2018 06:13 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Rachma Unzilla </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/22/320/1981349/bangkrut-toys-r-us-bayar-pesangon-rp292-miliar-3UQP9LJ7BU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/22/320/1981349/bangkrut-toys-r-us-bayar-pesangon-rp292-miliar-3UQP9LJ7BU.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Usai bangkrut, pemilik Toys R Us telah setuju untuk membayar pesangon USD20 juta atau setara Rp292 miliar (kurs Rp14.600 per USD) kepada karyawan yang diberhentikan.

Toys R Us sudah mengajukan kebangkrutan tahun lalu dengan rencana untuk tetap dalam bisnis. Demikian seperti dilansir CNN, Jakarta, Jumat (23/11/2018).
Baca Juga: Toys R Us Bangkrut 33.000 Orang Terancam PHK
Namun pada bulan Maret, kreditor perusahaan memaksa perusahaan untuk keluar dari bisnis. Akhirnya, pada pertengahan 2018, Toys R Us pun resmi gulung tikar.

Beberapa eksekutif di Toys R Us sudah menerima bonus sebagai bagian dari proses kebangkrutan. Undang-undang kebangkrutan negara telah menempatkan batasan pembayaran pesangon yang dapat dibuat untuk karyawan yang diberhentikan.

Undang-undang ini juga telah memberikan prioritas untuk membayar kreditur kepada perusahaan yang bangkrut. Dana pesangon sebesar USD20 juta tidak berasal dari Toys R US.
&amp;nbsp;Baca Juga: Toys R Us Tutup, Kesedihan Pelanggan Banjir di Sosial Media
Dana tersebut dibentuk setelah negosiasi antara perusahaan ekuitas swasta dan berbagai kelompok kepentingan publik yang mengorganisir para karyawan, termasuk organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa .

&amp;ldquo;Dana ini untuk orang-orang yang sudah bekerja keras untuk Toys R Us dan sudah membuat anak-anak bahagia,&amp;rdquo; ucap karyawan Toys R Us yang sudah bekerja selama 20 tahun.
</description><content:encoded>JAKARTA - Usai bangkrut, pemilik Toys R Us telah setuju untuk membayar pesangon USD20 juta atau setara Rp292 miliar (kurs Rp14.600 per USD) kepada karyawan yang diberhentikan.

Toys R Us sudah mengajukan kebangkrutan tahun lalu dengan rencana untuk tetap dalam bisnis. Demikian seperti dilansir CNN, Jakarta, Jumat (23/11/2018).
Baca Juga: Toys R Us Bangkrut 33.000 Orang Terancam PHK
Namun pada bulan Maret, kreditor perusahaan memaksa perusahaan untuk keluar dari bisnis. Akhirnya, pada pertengahan 2018, Toys R Us pun resmi gulung tikar.

Beberapa eksekutif di Toys R Us sudah menerima bonus sebagai bagian dari proses kebangkrutan. Undang-undang kebangkrutan negara telah menempatkan batasan pembayaran pesangon yang dapat dibuat untuk karyawan yang diberhentikan.

Undang-undang ini juga telah memberikan prioritas untuk membayar kreditur kepada perusahaan yang bangkrut. Dana pesangon sebesar USD20 juta tidak berasal dari Toys R US.
&amp;nbsp;Baca Juga: Toys R Us Tutup, Kesedihan Pelanggan Banjir di Sosial Media
Dana tersebut dibentuk setelah negosiasi antara perusahaan ekuitas swasta dan berbagai kelompok kepentingan publik yang mengorganisir para karyawan, termasuk organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa .

&amp;ldquo;Dana ini untuk orang-orang yang sudah bekerja keras untuk Toys R Us dan sudah membuat anak-anak bahagia,&amp;rdquo; ucap karyawan Toys R Us yang sudah bekerja selama 20 tahun.
</content:encoded></item></channel></rss>
