<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Gaji di Singapura Lebih Rendah dari Indonesia</title><description>Karyawan di Singapura akan mendapatkan kenaikan gaji sebesar 2,6% tahun depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981767/kenaikan-gaji-di-singapura-lebih-rendah-dari-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981767/kenaikan-gaji-di-singapura-lebih-rendah-dari-indonesia"/><item><title>Kenaikan Gaji di Singapura Lebih Rendah dari Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981767/kenaikan-gaji-di-singapura-lebih-rendah-dari-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/23/320/1981767/kenaikan-gaji-di-singapura-lebih-rendah-dari-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 23 November 2018 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Andrea Heschaida Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/23/320/1981767/kenaikan-gaji-di-singapura-lebih-rendah-dari-indonesia-rZN6L4BEqo.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/23/320/1981767/kenaikan-gaji-di-singapura-lebih-rendah-dari-indonesia-rZN6L4BEqo.jpeg</image><title>Gaji (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Karyawan di Singapura akan mendapatkan kenaikan gaji sebesar 2,6% tahun depan. Prediksi ini lebih rendah dibandingkan kenaikan pada 2018 yang sebesar 2,9%.
Menurut laporan terakhir, ECA memprediksi bahwa inflasi di Singapura yang tadinya sebesar 1% di tahun ini akan meningkat di tahun 2019 sebesar 1,4%.  Tingginya inflasi ini menjadi sebab kenaikan gaji tersebut sesuai data ECA International.
Baca Juga: UMK Depok Naik 8,03% Jadi Rp3,87 Juta
 
Menurut ECA, walaupun kenaikan gaji di Singapura ini termasuk rendah dari rata-rata gaji di Asia Pasifik, namun ini terbilang lebih tinggi dari Hong Kong dan Jepang, dan diprediksi bahwa kenaikan gaji rata-rata di sebagian wilayah Asia Pasifik akan meningkat sekitar 1,2%.
Dampak dari politik yang terjadi di Malaysia tidak terlihat perbedaan untuk gaji, saat kenaikannya tetap 5% di tahun 2019, sama seperti di tahun 2018

&amp;ldquo;Namun, inflasi diekspektasi meningkat lebih cepat di tahun 2019 dibandingkan di tahun 2018. Karyawan (Malayasia) tidak akan memiliki kenaikan pendapatan di tahun 2019 setinggi tahun lalu (2018),&amp;rdquo; demikian dikutip dari Business Insider, Kamis (23/11/2018).
Baca Juga: Ini Besaran UMK 2019 di Banten, Paling Besar Rp3,9 Juta
 
India menjadi negara teratas untuk prediksi kenaikan gaji tahun depan dengan 5,1%, diikuti Vietnam sebesar 4,9%. ECA juga menyebut kenaikan gaji di Indonesia sebesar 4,2%.
China berada di posisi keempat sejajar dengan Thailand sebesar 4,1%. Kenaikan di China akan menuntun kenaikan gaji di Taiwan, Hong Kong, dan Macau di tahun 2019.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Karyawan di Singapura akan mendapatkan kenaikan gaji sebesar 2,6% tahun depan. Prediksi ini lebih rendah dibandingkan kenaikan pada 2018 yang sebesar 2,9%.
Menurut laporan terakhir, ECA memprediksi bahwa inflasi di Singapura yang tadinya sebesar 1% di tahun ini akan meningkat di tahun 2019 sebesar 1,4%.  Tingginya inflasi ini menjadi sebab kenaikan gaji tersebut sesuai data ECA International.
Baca Juga: UMK Depok Naik 8,03% Jadi Rp3,87 Juta
 
Menurut ECA, walaupun kenaikan gaji di Singapura ini termasuk rendah dari rata-rata gaji di Asia Pasifik, namun ini terbilang lebih tinggi dari Hong Kong dan Jepang, dan diprediksi bahwa kenaikan gaji rata-rata di sebagian wilayah Asia Pasifik akan meningkat sekitar 1,2%.
Dampak dari politik yang terjadi di Malaysia tidak terlihat perbedaan untuk gaji, saat kenaikannya tetap 5% di tahun 2019, sama seperti di tahun 2018

&amp;ldquo;Namun, inflasi diekspektasi meningkat lebih cepat di tahun 2019 dibandingkan di tahun 2018. Karyawan (Malayasia) tidak akan memiliki kenaikan pendapatan di tahun 2019 setinggi tahun lalu (2018),&amp;rdquo; demikian dikutip dari Business Insider, Kamis (23/11/2018).
Baca Juga: Ini Besaran UMK 2019 di Banten, Paling Besar Rp3,9 Juta
 
India menjadi negara teratas untuk prediksi kenaikan gaji tahun depan dengan 5,1%, diikuti Vietnam sebesar 4,9%. ECA juga menyebut kenaikan gaji di Indonesia sebesar 4,2%.
China berada di posisi keempat sejajar dengan Thailand sebesar 4,1%. Kenaikan di China akan menuntun kenaikan gaji di Taiwan, Hong Kong, dan Macau di tahun 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
