<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Didampingi Chef Marinka, Menteri Susi Masak Kakap Pindang Gunung</title><description>Susi yang didampingi Chef Marinka dan Chef Chandra memasak sup kakap pindang gunung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/25/320/1982478/didampingi-chef-marinka-menteri-susi-masak-kakap-pindang-gunung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/25/320/1982478/didampingi-chef-marinka-menteri-susi-masak-kakap-pindang-gunung"/><item><title>Didampingi Chef Marinka, Menteri Susi Masak Kakap Pindang Gunung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/25/320/1982478/didampingi-chef-marinka-menteri-susi-masak-kakap-pindang-gunung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/25/320/1982478/didampingi-chef-marinka-menteri-susi-masak-kakap-pindang-gunung</guid><pubDate>Minggu 25 November 2018 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Jamilah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/25/320/1982478/didampingi-chef-marinka-menteri-susi-masak-kakap-pindang-gunung-qlapdRvOK6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Jamilah</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/25/320/1982478/didampingi-chef-marinka-menteri-susi-masak-kakap-pindang-gunung-qlapdRvOK6.jpeg</image><title>Foto: Jamilah</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut memeriahkan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Hari Ikan Nasional. Acara yang bertajuk Seafood Millenials Lovers (Sealovemi)  diselenggarakan KKP bertujuan mengajak  generasi muda untuk makan ikan.

Dalam acara tersebut, Susi yang didampingi Chef Marinka dan Chef Chandra memasak sup kakap pindang gunung, salah satu khas masakan keluarganya. Yang berbeda, Susi tidak memakai penyedap makanan (mecin, garam maupun gula) dan cara menaburkan bumbu ke masakan dengan menggunakan tangan.

&quot;Kalau saya masak tidak memakai gula dan garam, lebih baik kurang asin daripada asin karena kalau kita makan terlalu banyak garam dia akan stor cairan di tubuh kita,&quot; jelasnya di Plaza Timur Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/11/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri Susi: Siapa Bilang Ikan Lele Tak Ada Gizinya?
Selain bisa berlenggak-lenggok di catwalk, keahlian Susi memasak memang sudah tidak diragukan lagi. Susi melanjutkan memasaknya sambil menumis bumbu kemudian memasukan air. &quot;Kalau masak apapun kita kita harus nunggu mendidih, kalau enggak nanti keruh airnya,&quot; ujarnya sambil mengaduk.

Susi pun kembali mengingatkan agar mengurangi penggunaan kantong plastik. Sebab, sangat lama mengurai plastik jika sudah tercemar di laut.

&quot;Nanti itu plastik dimakan ikan. Plastik itu baru teruai 450 tahun, kantong keresek yang tebel-tebel lebih lama lagi,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Begini Cara Menteri Susi agar Milenial Tak Terjebak Junk Food
Setelah masakan kakap pindang gunung yang berwarna kuning matang, Susi  membagikan masakannya dengan menggunakan cup kecil dan tusuk gigi kepada beberapa peserta yang hadir dan membagikan beberapa box yang berisikan ikan sebagai lauk pauknya. Adapun 4.000 porsi yang disediakan untuk masyarakat yang turut hadir dalam acara Sealovemi.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut memeriahkan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Hari Ikan Nasional. Acara yang bertajuk Seafood Millenials Lovers (Sealovemi)  diselenggarakan KKP bertujuan mengajak  generasi muda untuk makan ikan.

Dalam acara tersebut, Susi yang didampingi Chef Marinka dan Chef Chandra memasak sup kakap pindang gunung, salah satu khas masakan keluarganya. Yang berbeda, Susi tidak memakai penyedap makanan (mecin, garam maupun gula) dan cara menaburkan bumbu ke masakan dengan menggunakan tangan.

&quot;Kalau saya masak tidak memakai gula dan garam, lebih baik kurang asin daripada asin karena kalau kita makan terlalu banyak garam dia akan stor cairan di tubuh kita,&quot; jelasnya di Plaza Timur Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/11/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri Susi: Siapa Bilang Ikan Lele Tak Ada Gizinya?
Selain bisa berlenggak-lenggok di catwalk, keahlian Susi memasak memang sudah tidak diragukan lagi. Susi melanjutkan memasaknya sambil menumis bumbu kemudian memasukan air. &quot;Kalau masak apapun kita kita harus nunggu mendidih, kalau enggak nanti keruh airnya,&quot; ujarnya sambil mengaduk.

Susi pun kembali mengingatkan agar mengurangi penggunaan kantong plastik. Sebab, sangat lama mengurai plastik jika sudah tercemar di laut.

&quot;Nanti itu plastik dimakan ikan. Plastik itu baru teruai 450 tahun, kantong keresek yang tebel-tebel lebih lama lagi,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Begini Cara Menteri Susi agar Milenial Tak Terjebak Junk Food
Setelah masakan kakap pindang gunung yang berwarna kuning matang, Susi  membagikan masakannya dengan menggunakan cup kecil dan tusuk gigi kepada beberapa peserta yang hadir dan membagikan beberapa box yang berisikan ikan sebagai lauk pauknya. Adapun 4.000 porsi yang disediakan untuk masyarakat yang turut hadir dalam acara Sealovemi.
</content:encoded></item></channel></rss>
