<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Gubernur dan Bupati, Jangan Banyak-Banyak Produksi Perda   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan regulasi atau birokrasi tidak berbelit-belit</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/27/320/1983519/presiden-jokowi-gubernur-dan-bupati-jangan-banyak-banyak-produksi-perda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/27/320/1983519/presiden-jokowi-gubernur-dan-bupati-jangan-banyak-banyak-produksi-perda"/><item><title>Presiden Jokowi: Gubernur dan Bupati, Jangan Banyak-Banyak Produksi Perda   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/27/320/1983519/presiden-jokowi-gubernur-dan-bupati-jangan-banyak-banyak-produksi-perda</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/27/320/1983519/presiden-jokowi-gubernur-dan-bupati-jangan-banyak-banyak-produksi-perda</guid><pubDate>Selasa 27 November 2018 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/27/320/1983519/presiden-jokowi-gubernur-dan-bupati-jangan-banyak-banyak-produksi-perda-pixMA2xG5b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di Acara Bank Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/27/320/1983519/presiden-jokowi-gubernur-dan-bupati-jangan-banyak-banyak-produksi-perda-pixMA2xG5b.jpg</image><title>Presiden Jokowi di Acara Bank Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan regulasi atau birokrasi tidak berbelit-belit. Sebab, hal itu menjadi penghambat pengambilan keputusan.
&quot;Sekarang sudah banyak yang namanya company almost without rules. Saya juga ingin government almost without rules. Gubernur, bupati, wali kota, jangan banyak-banyak memproduksi perda. Jangan banyak memproduksi undang-undang yang menjerat kita sendiri, yang tidak fleksibel menghadapi perubahan yang ada,&quot; ujarnya pada acara BI di JCC Senayan Jakarta, Selasa (27/11/2018).
Baca Juga: Solusi Layanan Publik, Wapres Dorong Entrepreneurship Bureaucracy
Dia menegaskan, bagaimana Indonesia berlari cepat jika birokrasinya berbelit-belit. &quot;Ya inilah problem yang kita hadapi. Tapi saya yakin dengan perubahan yang ada, saya meyakini kita bisa merespon sangat cepat terhadap adanya perubahan,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Minta Semua Perizinan Harus Online
Dia menuturkan, untuk ke depannya bukan negara kuat yang akan mengalahkan negara yang lemah, bukan negara besar mengalahkan negara yang kecil.
&quot;Tapi negara cepat akan mengalahkan yang lambat,&quot; pungkasnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan regulasi atau birokrasi tidak berbelit-belit. Sebab, hal itu menjadi penghambat pengambilan keputusan.
&quot;Sekarang sudah banyak yang namanya company almost without rules. Saya juga ingin government almost without rules. Gubernur, bupati, wali kota, jangan banyak-banyak memproduksi perda. Jangan banyak memproduksi undang-undang yang menjerat kita sendiri, yang tidak fleksibel menghadapi perubahan yang ada,&quot; ujarnya pada acara BI di JCC Senayan Jakarta, Selasa (27/11/2018).
Baca Juga: Solusi Layanan Publik, Wapres Dorong Entrepreneurship Bureaucracy
Dia menegaskan, bagaimana Indonesia berlari cepat jika birokrasinya berbelit-belit. &quot;Ya inilah problem yang kita hadapi. Tapi saya yakin dengan perubahan yang ada, saya meyakini kita bisa merespon sangat cepat terhadap adanya perubahan,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Minta Semua Perizinan Harus Online
Dia menuturkan, untuk ke depannya bukan negara kuat yang akan mengalahkan negara yang lemah, bukan negara besar mengalahkan negara yang kecil.
&quot;Tapi negara cepat akan mengalahkan yang lambat,&quot; pungkasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
