<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Menguat, Investor Menanti Perundingan Dagang AS-China</title><description>Bursa saham AS naik berkat harapan baru pembicaraan  perdagangan antara Washington dan mitra-mitra dagang utamanya termasuk  China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/28/278/1983804/wall-street-menguat-investor-menanti-perundingan-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/28/278/1983804/wall-street-menguat-investor-menanti-perundingan-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Menguat, Investor Menanti Perundingan Dagang AS-China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/28/278/1983804/wall-street-menguat-investor-menanti-perundingan-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/28/278/1983804/wall-street-menguat-investor-menanti-perundingan-dagang-as-china</guid><pubDate>Rabu 28 November 2018 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/28/278/1983804/wall-street-menguat-investor-menanti-perundingan-dagang-as-china-X33OhOEvAk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/28/278/1983804/wall-street-menguat-investor-menanti-perundingan-dagang-as-china-X33OhOEvAk.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup menguat pada perdagangan 27 November 2018. Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik berkat harapan baru pembicaraan perdagangan antara Washington dan mitra-mitra dagang utamanya termasuk China.
Baca Juga: Usai Libur, Wall Street Anjlok karena Harga Minyak
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 108,49 poin atau 0,44% menjadi ditutup di 24.748,73 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 naik 8,75 poin atau 0,33% menjadi 2.682,20 poin dan indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 0,85 poin atau 0,01% menjadi 7.082,70 poin, dilansir dari Xinhua, Rabu (28/11/2018).

Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 ditutup menguat, dengan sektor kesehatan dan konsumen masing-masing naik 0,99% dan 0,91%. Sementara sektor material turun 1,25%.
Baca Juga: Wall Street Rebound Didukung Bangkitnya Saham Teknologi
Saham Amazon membalikkan penurunan dalam perdagangan awal menjadi ditutup 0,01% lebih tinggi, setelah perusahaan mengatakan pihaknya memiliki hari belanja terbesarnya selama ini dalam &quot;Cyber Monday&quot;.
Saham United Technologies anjlok lebih dari 4% setelah meluncurkan rencana untuk memecah unist usaha lift, AC dan bisnis kedirgantaraan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup menguat pada perdagangan 27 November 2018. Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik berkat harapan baru pembicaraan perdagangan antara Washington dan mitra-mitra dagang utamanya termasuk China.
Baca Juga: Usai Libur, Wall Street Anjlok karena Harga Minyak
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 108,49 poin atau 0,44% menjadi ditutup di 24.748,73 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 naik 8,75 poin atau 0,33% menjadi 2.682,20 poin dan indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 0,85 poin atau 0,01% menjadi 7.082,70 poin, dilansir dari Xinhua, Rabu (28/11/2018).

Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 ditutup menguat, dengan sektor kesehatan dan konsumen masing-masing naik 0,99% dan 0,91%. Sementara sektor material turun 1,25%.
Baca Juga: Wall Street Rebound Didukung Bangkitnya Saham Teknologi
Saham Amazon membalikkan penurunan dalam perdagangan awal menjadi ditutup 0,01% lebih tinggi, setelah perusahaan mengatakan pihaknya memiliki hari belanja terbesarnya selama ini dalam &quot;Cyber Monday&quot;.
Saham United Technologies anjlok lebih dari 4% setelah meluncurkan rencana untuk memecah unist usaha lift, AC dan bisnis kedirgantaraan.</content:encoded></item></channel></rss>
