<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek MRT Jakarta Serap Tenaga Kerja Lokal hingga 10 Ribu Orang </title><description>Pembangunan sekuel dari proyek MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran HI pada tahun 2019 mendatang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/29/320/1984562/proyek-mrt-jakarta-serap-tenaga-kerja-lokal-hingga-10-ribu-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/29/320/1984562/proyek-mrt-jakarta-serap-tenaga-kerja-lokal-hingga-10-ribu-orang"/><item><title>Proyek MRT Jakarta Serap Tenaga Kerja Lokal hingga 10 Ribu Orang </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/29/320/1984562/proyek-mrt-jakarta-serap-tenaga-kerja-lokal-hingga-10-ribu-orang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/29/320/1984562/proyek-mrt-jakarta-serap-tenaga-kerja-lokal-hingga-10-ribu-orang</guid><pubDate>Kamis 29 November 2018 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/29/320/1984562/proyek-mrt-jakarta-serap-tenaga-kerja-lokal-hingga-10-ribu-orang-ARIRtU8ZUb.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Utama MRT William (Foto: Giri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/29/320/1984562/proyek-mrt-jakarta-serap-tenaga-kerja-lokal-hingga-10-ribu-orang-ARIRtU8ZUb.jpeg</image><title>Direktur Utama MRT William (Foto: Giri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menyebut pembangunan infrastruktur transportasi modern banyak menyimpan keuntungan. Selain mempermudah masyarakat, ternyata transportasi massal ini berdampak pada perekonomian negara.
Salah satu contoh dan dampak nyatanya bagaimana pembangunan infrastruktur ini banyak membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Baik itu tenaga buruh yang kasar hingga para konsultan dalam negeri bisa mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga: Terkendala Lahan, MRT Fase II Hanya Sampai Jakarta Kota?
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, sebagai salah satu contohnya pada pembangunan proyek MRT Jakarta. Menurut William, pembangunan transportasi modern ini bisa menyerap tenaga kerja lokal hingga 10.000 orang.
Dari jumlah tersebut, pekerjaan yang tersedia bermacam-macam. Dari mulai buruh kasar, konsultan hingga tenaga ahli berhasil diserap dengan adanya pengerjaan ini.
&quot;Oh iya, menyerap tenaga kerja dari 5.000 sampai 10.000 untuk tenaga kerjanya kan macam-macam ya sektornya,&quot; ujarnya saat berbincang dengan Okezone di Kantor MRT Jakarta Wisma Nusantara, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurut William jumlah tersebut bahkan masih bisa bertambah. Khususnya ketika perusahaan melakukan percepatan pembangunan yang tentunya dibutuhkan banyak tenaga kerja lokal agar proses pengerjaannya bisa cepat.
Selain itu, penyerapan tenaga kerja lokal juga bisa bertambah. Apalagi MRT akan melakukan pembangunan sekuel dari proyek MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran HI pada tahun 2019 mendatang.
Baca Juga: Mengintip Stasiun MRT Jakarta yang Akan Beroperasi Maret 2019
Seperti diketahui, MRT memang akan melakukan pembangunan kereta MRT Jakarta Fase II pada Januari 2019 mendatang. Nantinya fase kedua tersebut akan menghubungkan dari Bundaran HI hingga Kampung Bandan.
&quot;Apalagi kalau kita percepat itu (pembangunan), itu banyak sekali (tenaga kerjanya) dari Jawa macam-macam daerah,&quot; jelasnya
&amp;nbsp;

</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menyebut pembangunan infrastruktur transportasi modern banyak menyimpan keuntungan. Selain mempermudah masyarakat, ternyata transportasi massal ini berdampak pada perekonomian negara.
Salah satu contoh dan dampak nyatanya bagaimana pembangunan infrastruktur ini banyak membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Baik itu tenaga buruh yang kasar hingga para konsultan dalam negeri bisa mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga: Terkendala Lahan, MRT Fase II Hanya Sampai Jakarta Kota?
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, sebagai salah satu contohnya pada pembangunan proyek MRT Jakarta. Menurut William, pembangunan transportasi modern ini bisa menyerap tenaga kerja lokal hingga 10.000 orang.
Dari jumlah tersebut, pekerjaan yang tersedia bermacam-macam. Dari mulai buruh kasar, konsultan hingga tenaga ahli berhasil diserap dengan adanya pengerjaan ini.
&quot;Oh iya, menyerap tenaga kerja dari 5.000 sampai 10.000 untuk tenaga kerjanya kan macam-macam ya sektornya,&quot; ujarnya saat berbincang dengan Okezone di Kantor MRT Jakarta Wisma Nusantara, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurut William jumlah tersebut bahkan masih bisa bertambah. Khususnya ketika perusahaan melakukan percepatan pembangunan yang tentunya dibutuhkan banyak tenaga kerja lokal agar proses pengerjaannya bisa cepat.
Selain itu, penyerapan tenaga kerja lokal juga bisa bertambah. Apalagi MRT akan melakukan pembangunan sekuel dari proyek MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran HI pada tahun 2019 mendatang.
Baca Juga: Mengintip Stasiun MRT Jakarta yang Akan Beroperasi Maret 2019
Seperti diketahui, MRT memang akan melakukan pembangunan kereta MRT Jakarta Fase II pada Januari 2019 mendatang. Nantinya fase kedua tersebut akan menghubungkan dari Bundaran HI hingga Kampung Bandan.
&quot;Apalagi kalau kita percepat itu (pembangunan), itu banyak sekali (tenaga kerjanya) dari Jawa macam-macam daerah,&quot; jelasnya
&amp;nbsp;

</content:encoded></item></channel></rss>
