<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI: Inflasi Minggu Keempat November 0,18%</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatatkan hingga minggu keempat November 2018 terjadi inflasi sebesar 0,18%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/30/20/1985026/bi-inflasi-minggu-keempat-november-0-18</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/11/30/20/1985026/bi-inflasi-minggu-keempat-november-0-18"/><item><title>BI: Inflasi Minggu Keempat November 0,18%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/11/30/20/1985026/bi-inflasi-minggu-keempat-november-0-18</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/11/30/20/1985026/bi-inflasi-minggu-keempat-november-0-18</guid><pubDate>Jum'at 30 November 2018 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/30/20/1985026/bi-inflasi-minggu-keempat-november-0-18-6GkR9uVR8o.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Yohana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/30/20/1985026/bi-inflasi-minggu-keempat-november-0-18-6GkR9uVR8o.jpeg</image><title>Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Yohana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatatkan hingga minggu keempat November 2018 terjadi inflasi sebesar 0,18% (month to month/mtm). Hal tersebut berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan BI.
Sementara, sejak awal tahun hingga November inflasi tercatat 2,41%, sedangkan secara tahunan inflasi mencapai 3,14% yoy. Masih sesuai dengan target inflasi Bank Sentral, yang hingga akhir tahun ini adalah 3,5% plus minus 1%.
Baca Juga: BI: Minggu Kedua November Inflasi 0,17%
&quot;Seluruh barang baik makanan, inflasi inti, maupun harga harga yang dikendalikan pemerintah atau administered prices itu tetap terkendali,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung Pusat BI, Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Dia menyebutkan, komoditas yang mendorong inflasi yakni bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras.&quot;Juga disumbang oleh tarif angkutan udara dan bensin,&quot; kata dia.
Baca Juga: Inflasi Oktober Dihantui Harga Pertamax Cs
Perry menjelaskan, dengan inflasi yang terjaga itu menandakan daya beli masyarakat yang masih baik. &quot;Ini menunjukkan daya beli masyarakat itu tetap terjaga baik. Kita perkirakan kalau pertumbuhan ekonomi tahun ini secara keseluruhan itu 5,1%,&quot; jelas dia.
Dengan demikian, inflasi yang terjaga itu membuat BI memproyeksikan hingga akhir tahun 2018 inflasi akan berada di level 3,2%. &quot;Ini sekaligus mengkonfirmasi perkiraan kami inflasi akhir tahun ini sekitar 3,2%,&quot; ujar dia.


</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatatkan hingga minggu keempat November 2018 terjadi inflasi sebesar 0,18% (month to month/mtm). Hal tersebut berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan BI.
Sementara, sejak awal tahun hingga November inflasi tercatat 2,41%, sedangkan secara tahunan inflasi mencapai 3,14% yoy. Masih sesuai dengan target inflasi Bank Sentral, yang hingga akhir tahun ini adalah 3,5% plus minus 1%.
Baca Juga: BI: Minggu Kedua November Inflasi 0,17%
&quot;Seluruh barang baik makanan, inflasi inti, maupun harga harga yang dikendalikan pemerintah atau administered prices itu tetap terkendali,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung Pusat BI, Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Dia menyebutkan, komoditas yang mendorong inflasi yakni bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras.&quot;Juga disumbang oleh tarif angkutan udara dan bensin,&quot; kata dia.
Baca Juga: Inflasi Oktober Dihantui Harga Pertamax Cs
Perry menjelaskan, dengan inflasi yang terjaga itu menandakan daya beli masyarakat yang masih baik. &quot;Ini menunjukkan daya beli masyarakat itu tetap terjaga baik. Kita perkirakan kalau pertumbuhan ekonomi tahun ini secara keseluruhan itu 5,1%,&quot; jelas dia.
Dengan demikian, inflasi yang terjaga itu membuat BI memproyeksikan hingga akhir tahun 2018 inflasi akan berada di level 3,2%. &quot;Ini sekaligus mengkonfirmasi perkiraan kami inflasi akhir tahun ini sekitar 3,2%,&quot; ujar dia.


</content:encoded></item></channel></rss>
