<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Akhir Tahun, Sri Mulyani Lapor Realisasi APBN 2018 ke Presiden Jokowi</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan update realisasi APBN 2018 ke Presiden Jokowi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/05/20/1987341/jelang-akhir-tahun-sri-mulyani-lapor-realisasi-apbn-2018-ke-presiden-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/05/20/1987341/jelang-akhir-tahun-sri-mulyani-lapor-realisasi-apbn-2018-ke-presiden-jokowi"/><item><title>Jelang Akhir Tahun, Sri Mulyani Lapor Realisasi APBN 2018 ke Presiden Jokowi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/05/20/1987341/jelang-akhir-tahun-sri-mulyani-lapor-realisasi-apbn-2018-ke-presiden-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/05/20/1987341/jelang-akhir-tahun-sri-mulyani-lapor-realisasi-apbn-2018-ke-presiden-jokowi</guid><pubDate>Rabu 05 Desember 2018 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/05/20/1987341/jelang-akhir-tahun-sri-mulyani-lapor-realisasi-apbn-2018-ke-presiden-jokowi-yNEmnqt4zF.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/05/20/1987341/jelang-akhir-tahun-sri-mulyani-lapor-realisasi-apbn-2018-ke-presiden-jokowi-yNEmnqt4zF.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan update realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tahun ini diperkirakan APBN tumbuh dengan baik dibanding tahun lalu.
&amp;ldquo;Penerimaan negara tahun ini pertumbuhanya cukup bagus, baik penerimaan pajak yang pertumbuhannya 15,2%, penerimaan bea cukai tumbuh 14,7%, dan penerimaan negara bukan pajak tumbuh 28,4%,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani, di Istana Presiden, Rabu (5/12/2018).
Baca Juga: Sri Mulyani: Satu Dekade Terakhir Ada Rp70 Triliun Anggaran Tak Terserap Tiap Tahun
Menurutnya, untuk realisasi akhirnya akan disampaikan pada 31 Desember 2018. Dia melanjutkan, untuk penerimaan negara akan tumbuh 18,2%. Hal ini pertama kalinya bisa mencapai lebih dari apa yang ada dalam Undang-Undang APBN.
Dia menuturkan perkiraan penerimaan negara bisa mencapai Rp1.936 triliun atau lebih tinggi dari APBN 2018 sebesar Rp1.894 triliun. &amp;ldquo;Jadi penerimaan kita bagus, selain itu belanja juga kita bagus,&amp;rdquo; tutur Sri Mulyani.

Selain itu, sampai akhir tahun belanja negara diperkirakan mencapai Rp2.220 triliun atau tumbuh 11%, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya tumbuh 6,9%. &amp;ldquo;Pendapatan negara yang tumbuh 18,2% tadi, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya tumbuh 6,5% sehingga keduanya meningkat secara baik,&amp;rdquo; jelas Sri Mulyani.
Baca Juga: 2 Kali Jadi Menkeu, Sri Mulyani: Masyarakat Masih Awam soal APBN
Kemudian, total keseluruhan APBN 2018 diperkirakan defisit hanya 1,86%, jauh lebih rendah di dalam Undang-Undang APBN sebesar 2,19%.
&amp;ldquo;APBN 2018 Insya Allah baik, dan sekarang fokusnya adalah bagaimana menyelesaikan defisit kita yang menurun dan juga primary balancenya mendekati 0 hanya defisit Rp15 triliun.&amp;rdquo; Katanya.
Diketahui, dalam Undang-Undang APBN, primary balance yang dianggarkan Rp87 triliun jauh lebih kecil, turun sekitar Rp72 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan update realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tahun ini diperkirakan APBN tumbuh dengan baik dibanding tahun lalu.
&amp;ldquo;Penerimaan negara tahun ini pertumbuhanya cukup bagus, baik penerimaan pajak yang pertumbuhannya 15,2%, penerimaan bea cukai tumbuh 14,7%, dan penerimaan negara bukan pajak tumbuh 28,4%,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani, di Istana Presiden, Rabu (5/12/2018).
Baca Juga: Sri Mulyani: Satu Dekade Terakhir Ada Rp70 Triliun Anggaran Tak Terserap Tiap Tahun
Menurutnya, untuk realisasi akhirnya akan disampaikan pada 31 Desember 2018. Dia melanjutkan, untuk penerimaan negara akan tumbuh 18,2%. Hal ini pertama kalinya bisa mencapai lebih dari apa yang ada dalam Undang-Undang APBN.
Dia menuturkan perkiraan penerimaan negara bisa mencapai Rp1.936 triliun atau lebih tinggi dari APBN 2018 sebesar Rp1.894 triliun. &amp;ldquo;Jadi penerimaan kita bagus, selain itu belanja juga kita bagus,&amp;rdquo; tutur Sri Mulyani.

Selain itu, sampai akhir tahun belanja negara diperkirakan mencapai Rp2.220 triliun atau tumbuh 11%, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya tumbuh 6,9%. &amp;ldquo;Pendapatan negara yang tumbuh 18,2% tadi, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya tumbuh 6,5% sehingga keduanya meningkat secara baik,&amp;rdquo; jelas Sri Mulyani.
Baca Juga: 2 Kali Jadi Menkeu, Sri Mulyani: Masyarakat Masih Awam soal APBN
Kemudian, total keseluruhan APBN 2018 diperkirakan defisit hanya 1,86%, jauh lebih rendah di dalam Undang-Undang APBN sebesar 2,19%.
&amp;ldquo;APBN 2018 Insya Allah baik, dan sekarang fokusnya adalah bagaimana menyelesaikan defisit kita yang menurun dan juga primary balancenya mendekati 0 hanya defisit Rp15 triliun.&amp;rdquo; Katanya.
Diketahui, dalam Undang-Undang APBN, primary balance yang dianggarkan Rp87 triliun jauh lebih kecil, turun sekitar Rp72 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
