<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>150 CEO Bahas Peluang Industri 4.0   </title><description>Apindo menggelar CEO Forum yang bertema terkait Embracing Industry 4.0 Opportunity</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/10/320/1989199/150-ceo-bahas-peluang-industri-4-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/10/320/1989199/150-ceo-bahas-peluang-industri-4-0"/><item><title>150 CEO Bahas Peluang Industri 4.0   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/10/320/1989199/150-ceo-bahas-peluang-industri-4-0</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/10/320/1989199/150-ceo-bahas-peluang-industri-4-0</guid><pubDate>Senin 10 Desember 2018 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/10/320/1989199/150-ceo-bahas-peluang-industri-4-0-thFAoVEIRu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apindo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/10/320/1989199/150-ceo-bahas-peluang-industri-4-0-thFAoVEIRu.jpg</image><title>Apindo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar CEO Forum yang bertema terkait Embracing Industry 4.0 Opportunity di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta.&amp;nbsp;
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, hari ini ada sekitar 150 CEO yang akan berdiskusi terkait peluang industri 4.0 di Indonesia. Dan bagaimana gelombang Industri 4.0 bisa di pahami secara luas.
&quot;150 CEO yang hadir ini, kita harapkan bisa mendapatkan pemahaman secara baik industri 4.0 itu,&quot; ujarnya dilokasi, Senin (10/12/2018).
Baca Juga: Menristekdikti: Revolusi Industri 4.0 Peluang Indonesia Berkreasi dan Inovasi
Dia menuturkan, pentingnya pemimpin-pemimpin industri untuk bersatu untuk bertukar pikiran dan saling berbagi praktik penerapan industri 4.0. Di mana industri 4.0 akan memerlukan perusahaan untuk bertransformasi agar mencapai tujuan-tujuan bisnis, termasuk efisiensi biaya operasional dan peningkatan volume produksi.
&quot;Transformasi ini tidak hanya membutuhkan teknologi yang tepat, tetapi juga kemitraan bipartit dan tripartit yang berfokus pada pertukaran pengetahuan tentang bentuk-bentuk baru untuk hubungan industri,&quot; ungkapnya.
Baca Juga: Ekspor Mebel Tembus USD1,4 Miliar, Industri Furnitur Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Dia menjelaskan, pihaknya ingin nantinya di Indonesia bisa menerapkan Digital Capability Center (DCC), seperti yang telah dilakukan oleh negara Singapura.
&quot;Kita ingin Pemerintah dengan pihak swasta untuk melakukan Digital Capability Center, agar bisa  memudahkan transformasi sendiri, apabila mempunyai center tersebut,&quot; tuturnya.
Dia menambahkan, apabila berhasil menerapkan industri 4.0, sektor manufaktur akan mampu terus memainkan perannya. &quot;Sebagai sektor penting yang mendukung ekonomi nasional,&quot; pungkasnya.




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar CEO Forum yang bertema terkait Embracing Industry 4.0 Opportunity di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta.&amp;nbsp;
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, hari ini ada sekitar 150 CEO yang akan berdiskusi terkait peluang industri 4.0 di Indonesia. Dan bagaimana gelombang Industri 4.0 bisa di pahami secara luas.
&quot;150 CEO yang hadir ini, kita harapkan bisa mendapatkan pemahaman secara baik industri 4.0 itu,&quot; ujarnya dilokasi, Senin (10/12/2018).
Baca Juga: Menristekdikti: Revolusi Industri 4.0 Peluang Indonesia Berkreasi dan Inovasi
Dia menuturkan, pentingnya pemimpin-pemimpin industri untuk bersatu untuk bertukar pikiran dan saling berbagi praktik penerapan industri 4.0. Di mana industri 4.0 akan memerlukan perusahaan untuk bertransformasi agar mencapai tujuan-tujuan bisnis, termasuk efisiensi biaya operasional dan peningkatan volume produksi.
&quot;Transformasi ini tidak hanya membutuhkan teknologi yang tepat, tetapi juga kemitraan bipartit dan tripartit yang berfokus pada pertukaran pengetahuan tentang bentuk-bentuk baru untuk hubungan industri,&quot; ungkapnya.
Baca Juga: Ekspor Mebel Tembus USD1,4 Miliar, Industri Furnitur Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Dia menjelaskan, pihaknya ingin nantinya di Indonesia bisa menerapkan Digital Capability Center (DCC), seperti yang telah dilakukan oleh negara Singapura.
&quot;Kita ingin Pemerintah dengan pihak swasta untuk melakukan Digital Capability Center, agar bisa  memudahkan transformasi sendiri, apabila mempunyai center tersebut,&quot; tuturnya.
Dia menambahkan, apabila berhasil menerapkan industri 4.0, sektor manufaktur akan mampu terus memainkan perannya. &quot;Sebagai sektor penting yang mendukung ekonomi nasional,&quot; pungkasnya.




</content:encoded></item></channel></rss>
