<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Rapat Sejak 2015, Presiden Jokowi Ingin Batam Segera Berkembang</title><description>Presiden Joko Widodo menginginkan kawasan Batam sebagai kawasan ekonomi khusus dapat berkembang pesat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/12/320/1990286/rapat-sejak-2015-presiden-jokowi-ingin-batam-segera-berkembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/12/320/1990286/rapat-sejak-2015-presiden-jokowi-ingin-batam-segera-berkembang"/><item><title>   Rapat Sejak 2015, Presiden Jokowi Ingin Batam Segera Berkembang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/12/320/1990286/rapat-sejak-2015-presiden-jokowi-ingin-batam-segera-berkembang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/12/320/1990286/rapat-sejak-2015-presiden-jokowi-ingin-batam-segera-berkembang</guid><pubDate>Rabu 12 Desember 2018 15:37 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/12/320/1990286/rapat-sejak-2015-presiden-jokowi-ingin-batam-segera-berkembang-6GrUA1Jssq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Biro Pers Istana</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/12/320/1990286/rapat-sejak-2015-presiden-jokowi-ingin-batam-segera-berkembang-6GrUA1Jssq.jpg</image><title>Foto: Biro Pers Istana</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginginkan kawasan Batam sebagai kawasan ekonomi khusus dapat berkembang pesat setelah sebelumnya berstatus kawasan perdagangan bebas.

&quot;Percepatan pembangunan Batam sudah dirapatkan berkali-kali dan kita ingin Batam dan sekitarnya yang memiliki posisi strategis bisa dikembangkan secara maksimal,&quot; kata Presiden Jokowi ketika memimpin rapat terbatas membahas pengembangam Batam di Kantor Presiden Jakarta seperti dikutip Antara, Rabu (12/12/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Konsep Masterplan Batam Menjadi KEK Mulai Dimatangkan
Kepala Negara menyebutkan pengembangan Kawasan Batam secara maksimal diharapkan menjadikan kawasan itu memiliki daya tarik  yang bagus.

&quot;Memiliki daya saing sebagai kawasan ekonomi dan daya tarik untuk investor,&quot; kata Presiden dalam rapat yang juga dihadiri Wakil Presiden M Jusuf Kalla.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menpar Optimistis KEK di Babel Ditetapkan Tahun Ini
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan rapat kabinet membahas pengembangan Batam pernah dilakukan pada Desember tahun 2015, kemudian Januari 2016.

&quot;Kita juga pernah bicara ini pada Maret 2017,&quot; kata Presiden Jokowi dalam rapat yang dihadiri antara lain oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution,  Menperin Airlangga Hartarto,  Menaker Hanif Dhakiri,  dan Ketua Badan Pengusahaan Batam Lukita D Tuwo.
&amp;nbsp;Baca Juga: BP Batam Tunggu Aturan Konsep Kawasan Ekonomi Khusus
Dalam kesempatan itu Presiden meminta Menko Perekonomian selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (DK PBPB) Batam menyampaikan perkembangan di Batam.

&quot;Bagaimana proses transformasi dari free trade zone ke Kawasan Ekonomi Khusus,&quot; kata Presiden.

Jokowi juga meminta laporan mengenai urusan yang berkaitan dengan perizinan dan kepastian hukum bagi investor.

&quot;Khususnya infrastruktur, masalah pelabuhan dan lainnya, saya kira secara singkat saja disampaikan karena sudah berkali kali rapat,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginginkan kawasan Batam sebagai kawasan ekonomi khusus dapat berkembang pesat setelah sebelumnya berstatus kawasan perdagangan bebas.

&quot;Percepatan pembangunan Batam sudah dirapatkan berkali-kali dan kita ingin Batam dan sekitarnya yang memiliki posisi strategis bisa dikembangkan secara maksimal,&quot; kata Presiden Jokowi ketika memimpin rapat terbatas membahas pengembangam Batam di Kantor Presiden Jakarta seperti dikutip Antara, Rabu (12/12/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Konsep Masterplan Batam Menjadi KEK Mulai Dimatangkan
Kepala Negara menyebutkan pengembangan Kawasan Batam secara maksimal diharapkan menjadikan kawasan itu memiliki daya tarik  yang bagus.

&quot;Memiliki daya saing sebagai kawasan ekonomi dan daya tarik untuk investor,&quot; kata Presiden dalam rapat yang juga dihadiri Wakil Presiden M Jusuf Kalla.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menpar Optimistis KEK di Babel Ditetapkan Tahun Ini
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan rapat kabinet membahas pengembangan Batam pernah dilakukan pada Desember tahun 2015, kemudian Januari 2016.

&quot;Kita juga pernah bicara ini pada Maret 2017,&quot; kata Presiden Jokowi dalam rapat yang dihadiri antara lain oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution,  Menperin Airlangga Hartarto,  Menaker Hanif Dhakiri,  dan Ketua Badan Pengusahaan Batam Lukita D Tuwo.
&amp;nbsp;Baca Juga: BP Batam Tunggu Aturan Konsep Kawasan Ekonomi Khusus
Dalam kesempatan itu Presiden meminta Menko Perekonomian selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (DK PBPB) Batam menyampaikan perkembangan di Batam.

&quot;Bagaimana proses transformasi dari free trade zone ke Kawasan Ekonomi Khusus,&quot; kata Presiden.

Jokowi juga meminta laporan mengenai urusan yang berkaitan dengan perizinan dan kepastian hukum bagi investor.

&quot;Khususnya infrastruktur, masalah pelabuhan dan lainnya, saya kira secara singkat saja disampaikan karena sudah berkali kali rapat,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
