<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aset Keuangan Syariah Indonesia Tercatat Capai Rp1.265,97 Triliun</title><description>OJK mencatat industri keuangan syariah masih tumbuh positif, dengan total aset perbankan syariah mencapai Rp468,8 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/13/20/1990832/aset-keuangan-syariah-indonesia-tercatat-capai-rp1-265-97-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/13/20/1990832/aset-keuangan-syariah-indonesia-tercatat-capai-rp1-265-97-triliun"/><item><title>Aset Keuangan Syariah Indonesia Tercatat Capai Rp1.265,97 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/13/20/1990832/aset-keuangan-syariah-indonesia-tercatat-capai-rp1-265-97-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/13/20/1990832/aset-keuangan-syariah-indonesia-tercatat-capai-rp1-265-97-triliun</guid><pubDate>Kamis 13 Desember 2018 16:09 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/13/20/1990832/aset-keuangan-syariah-indonesia-tercatat-capai-rp1-265-97-triliun-5PaT8nKyx3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DK OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/13/20/1990832/aset-keuangan-syariah-indonesia-tercatat-capai-rp1-265-97-triliun-5PaT8nKyx3.jpg</image><title>Ketua DK OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah masih tumbuh positif, dengan total aset perbankan syariah mencapai Rp468,8 triliun. Raihan tersebut tumbuh 15,67% secara yoy, sedangkan market share pada bulan September mencapai sebesar 5,92%.
Lebih lanjut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso merinci untuk total aset Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah mencapai Rp99,9 triliun atau tumbuh 1,39%. Sementara total aset Pasar Modal Syariah telah mencapai Rp697,2 triliun.
Baca Juga: Ekonomi Syariah Bisa Jadi Solusi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
 
&amp;ldquo;Secara keseluruhan, total aset keuangan syariah kita mencapai Rp1.265,97 triliun, setara dengan 8,58% aset keuangan Indonesia. Pangsa pasar ini masih bisa dan harus kita tingkatkan lagi agar keberadaan keuangan syariah lebih dirasakan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Sambung dia, menerangkan program Bank Wakaf Mikro (BWM) banyak berkontribusi besar terhadap ekonomi syariah. Sebab, perkembangan BWM dengan platform LKMS sampai dengan posisi 31 Oktober 2018 telah memiliki 7.542 nasabah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/22/45725/236052_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ketua OJK Wimboh Santoso: Sektor Jasa Keuangan Indonesia hingga Akhir 2017 Masih Stabil &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Total nilai pembiayaan yang telah disalurkan sebanyak Rp9,14 miliar dengan jumlah BWM sebanyak 35 BWM di 23 daerah seluruh Indonesia. &amp;ldquo;Program BWM sudah menjadi program nasional yang akan terus berkelanjutan yang tentunya memerlukan dukungan dari seluruh pihak,&amp;rdquo; katanya.
Menurutnya dalam pengembangan keuangan syariah, dibutuhkan koordinasi, sinergi dan strategi yang matang. Sehubungan dengan hal itu, Silaturahim Kerja Nasional (SILAKNAS) pun perlu dilaksanakan untuk menyatukan langkah gerak membangun ekonomi syariah. &amp;ldquo;Koordinasi program kerja seluruh pengurus pusat, wilayah, wilayah khusus dan daerah MES,&amp;rdquo; paparnya.
(Rina Anggraeni-Sindonews)</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah masih tumbuh positif, dengan total aset perbankan syariah mencapai Rp468,8 triliun. Raihan tersebut tumbuh 15,67% secara yoy, sedangkan market share pada bulan September mencapai sebesar 5,92%.
Lebih lanjut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso merinci untuk total aset Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah mencapai Rp99,9 triliun atau tumbuh 1,39%. Sementara total aset Pasar Modal Syariah telah mencapai Rp697,2 triliun.
Baca Juga: Ekonomi Syariah Bisa Jadi Solusi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
 
&amp;ldquo;Secara keseluruhan, total aset keuangan syariah kita mencapai Rp1.265,97 triliun, setara dengan 8,58% aset keuangan Indonesia. Pangsa pasar ini masih bisa dan harus kita tingkatkan lagi agar keberadaan keuangan syariah lebih dirasakan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Sambung dia, menerangkan program Bank Wakaf Mikro (BWM) banyak berkontribusi besar terhadap ekonomi syariah. Sebab, perkembangan BWM dengan platform LKMS sampai dengan posisi 31 Oktober 2018 telah memiliki 7.542 nasabah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/22/45725/236052_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ketua OJK Wimboh Santoso: Sektor Jasa Keuangan Indonesia hingga Akhir 2017 Masih Stabil &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Total nilai pembiayaan yang telah disalurkan sebanyak Rp9,14 miliar dengan jumlah BWM sebanyak 35 BWM di 23 daerah seluruh Indonesia. &amp;ldquo;Program BWM sudah menjadi program nasional yang akan terus berkelanjutan yang tentunya memerlukan dukungan dari seluruh pihak,&amp;rdquo; katanya.
Menurutnya dalam pengembangan keuangan syariah, dibutuhkan koordinasi, sinergi dan strategi yang matang. Sehubungan dengan hal itu, Silaturahim Kerja Nasional (SILAKNAS) pun perlu dilaksanakan untuk menyatukan langkah gerak membangun ekonomi syariah. &amp;ldquo;Koordinasi program kerja seluruh pengurus pusat, wilayah, wilayah khusus dan daerah MES,&amp;rdquo; paparnya.
(Rina Anggraeni-Sindonews)</content:encoded></item></channel></rss>
