<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayan Resources Miliki 100% Saham Kangaroo Resources</title><description>PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada tanggal 11 Desember melakukan  pembelian 1.5 miliar lembar saham atau 43,95% saham Kangaroo Resources.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/14/278/1991213/bayan-resources-miliki-100-saham-kangaroo-resources</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/14/278/1991213/bayan-resources-miliki-100-saham-kangaroo-resources"/><item><title>Bayan Resources Miliki 100% Saham Kangaroo Resources</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/14/278/1991213/bayan-resources-miliki-100-saham-kangaroo-resources</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/14/278/1991213/bayan-resources-miliki-100-saham-kangaroo-resources</guid><pubDate>Jum'at 14 Desember 2018 12:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/14/278/1991213/bayan-resources-miliki-100-saham-kangaroo-resources-1X32WJncNl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/14/278/1991213/bayan-resources-miliki-100-saham-kangaroo-resources-1X32WJncNl.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perluas portofolio investasinya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada tanggal 11 Desember melakukan pembelian 1.5 miliar lembar saham atau 43,95% saham Kangaroo Resources Limited. Maka dengan transaksi tersebut, kini BYAN menguasai 100% saham perusahaan berbadan hukum Australia tersebut dan tercatat di bursa negeri Kanguru itu dengan kode saham KRL.
Direktur Utama BYAN, Dato&amp;rsquo; Low Tuck Kwong menyampaikan, akibat transaksi tersebut, KRL dihapus dari papan perdagangan Australian Securities (ASX). Sebelum transaksi, BYAN menguasai 56,05% saham KRL. Dijelaskannya, BYAN membeli 1,5 miliar seharga AUD0,15 per lembar saham. Dengan demikian, emiten batu bara itu menggelontorkan dana sebesar AUD226,414 juta.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/05/54642/276276_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Menguat 0,57 Persen ke Posisi 6.152,86 &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Karena nilai transaksi lebih dari 20% dari ekuitas, maka tergolong transaksi material. Hanya saja, kurang dari 50% dari ekuitas perseroan maka tidak diwajibkan memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Di kuartal tiga 2018, BYAN membukukan pendapatan sebesar USD1,24 miliar atau melonjak 73,12% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD717,62 juta.
Rincian pelanggan yang menyumbang pendapatan lebih dari 10% berasal dari penjualan ekspor ke TNB Fuel Service Sdn.Bhn sebesar USD197,15 juta atau naik 81% dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD108,60 juta. Kenaikan pendapatan ini juga diiringi dengan kenaikan beban pendapatan sebesar 71,61% menjadi USD587,25 juta dari tahun lalu sebesar USD345,41 juta.
Baca Juga: Incar Pendanaan Luar Negeri, Bayan Dirikan Anak Usaha di Singapura
 
BYAN mendapatkan laba bruto sebesar USD655,11 juta naik 74,50% ketimbang tahun lalu sebesar USD375,41 juta. BYAN mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar USD388,04 juta meningkat 80,12% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD215,43 juta. Demikian dilansir dari Harian Neraca, Jumat (14/12/2018).</description><content:encoded>JAKARTA - Perluas portofolio investasinya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada tanggal 11 Desember melakukan pembelian 1.5 miliar lembar saham atau 43,95% saham Kangaroo Resources Limited. Maka dengan transaksi tersebut, kini BYAN menguasai 100% saham perusahaan berbadan hukum Australia tersebut dan tercatat di bursa negeri Kanguru itu dengan kode saham KRL.
Direktur Utama BYAN, Dato&amp;rsquo; Low Tuck Kwong menyampaikan, akibat transaksi tersebut, KRL dihapus dari papan perdagangan Australian Securities (ASX). Sebelum transaksi, BYAN menguasai 56,05% saham KRL. Dijelaskannya, BYAN membeli 1,5 miliar seharga AUD0,15 per lembar saham. Dengan demikian, emiten batu bara itu menggelontorkan dana sebesar AUD226,414 juta.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/05/54642/276276_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Menguat 0,57 Persen ke Posisi 6.152,86 &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Karena nilai transaksi lebih dari 20% dari ekuitas, maka tergolong transaksi material. Hanya saja, kurang dari 50% dari ekuitas perseroan maka tidak diwajibkan memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Di kuartal tiga 2018, BYAN membukukan pendapatan sebesar USD1,24 miliar atau melonjak 73,12% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD717,62 juta.
Rincian pelanggan yang menyumbang pendapatan lebih dari 10% berasal dari penjualan ekspor ke TNB Fuel Service Sdn.Bhn sebesar USD197,15 juta atau naik 81% dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD108,60 juta. Kenaikan pendapatan ini juga diiringi dengan kenaikan beban pendapatan sebesar 71,61% menjadi USD587,25 juta dari tahun lalu sebesar USD345,41 juta.
Baca Juga: Incar Pendanaan Luar Negeri, Bayan Dirikan Anak Usaha di Singapura
 
BYAN mendapatkan laba bruto sebesar USD655,11 juta naik 74,50% ketimbang tahun lalu sebesar USD375,41 juta. BYAN mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar USD388,04 juta meningkat 80,12% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD215,43 juta. Demikian dilansir dari Harian Neraca, Jumat (14/12/2018).</content:encoded></item></channel></rss>
