<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Naik 13%, Bos Garuda: Kami Yakin Tak Rugi Tahun Ini</title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyebut bahwa pendapatan maskapai tumbuh 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/21/278/1994378/pendapatan-naik-13-bos-garuda-kami-yakin-tak-rugi-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/21/278/1994378/pendapatan-naik-13-bos-garuda-kami-yakin-tak-rugi-tahun-ini"/><item><title>Pendapatan Naik 13%, Bos Garuda: Kami Yakin Tak Rugi Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/21/278/1994378/pendapatan-naik-13-bos-garuda-kami-yakin-tak-rugi-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/21/278/1994378/pendapatan-naik-13-bos-garuda-kami-yakin-tak-rugi-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 21 Desember 2018 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/21/278/1994378/pendapatan-naik-13-bos-garuda-kami-yakin-tak-rugi-tahun-ini-wV1G6sDBuk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Taufik Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/21/278/1994378/pendapatan-naik-13-bos-garuda-kami-yakin-tak-rugi-tahun-ini-wV1G6sDBuk.jpg</image><title>Foto: Taufik Okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyebut bahwa pendapatan maskapai tumbuh 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu per November 2018. Hal tersebut menunjukkan perbaikan dari sisi kondisi keuangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan bahwa pada November 2017 pendapatan operasional Garuda Indonesia sebesar USD205 juta dan kini meningkat menjadi USD232,4 juta.

&quot;Sedangkan pada Oktober 2018, tumbuh 4, dari USD201,3 juta pada Oktober 2017 menjadi USD209,3 juta di periode tahun ini,&quot; ujarnya di Sarinah Jakarta, Jumat (21/12/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Natal dan Tahun Baru, Garuda Indonesia Siapkan 186 Penerbangan Tambahan
Tapi, lanjut dia, apabila dibandingkan secara year to date (ytd), pertumbuhan pendapatan Garuda Indonesia minus 1% dibandingkan tahun lalu.

&quot;Kami optimistis meski hingga kuartal III masih merugi. Kita yakin akan mencatatkan laba bersih positif, atau tak lagi rugi pada akhir 2018,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ambil Alih Operasional Sriwijaya Air, Garuda Bidik 51% Market Share Pasar Domestik
Dia menuturkan, pihaknya sangat optimistis akan mendapatkan laba bersih positif akhir 2018, karena Garuda Indonesia saat ini terus melakukan pembenahan organisasi dan melakukan efisiensi.

&quot;Jadi, ada beberapa transaksi yang signifikan, mudah-mudahan bisa positif,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyebut bahwa pendapatan maskapai tumbuh 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu per November 2018. Hal tersebut menunjukkan perbaikan dari sisi kondisi keuangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan bahwa pada November 2017 pendapatan operasional Garuda Indonesia sebesar USD205 juta dan kini meningkat menjadi USD232,4 juta.

&quot;Sedangkan pada Oktober 2018, tumbuh 4, dari USD201,3 juta pada Oktober 2017 menjadi USD209,3 juta di periode tahun ini,&quot; ujarnya di Sarinah Jakarta, Jumat (21/12/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Natal dan Tahun Baru, Garuda Indonesia Siapkan 186 Penerbangan Tambahan
Tapi, lanjut dia, apabila dibandingkan secara year to date (ytd), pertumbuhan pendapatan Garuda Indonesia minus 1% dibandingkan tahun lalu.

&quot;Kami optimistis meski hingga kuartal III masih merugi. Kita yakin akan mencatatkan laba bersih positif, atau tak lagi rugi pada akhir 2018,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ambil Alih Operasional Sriwijaya Air, Garuda Bidik 51% Market Share Pasar Domestik
Dia menuturkan, pihaknya sangat optimistis akan mendapatkan laba bersih positif akhir 2018, karena Garuda Indonesia saat ini terus melakukan pembenahan organisasi dan melakukan efisiensi.

&quot;Jadi, ada beberapa transaksi yang signifikan, mudah-mudahan bisa positif,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
