<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Ekonomi Indonesia Sedang Transisi dari Konsumtif Menjadi Produktif </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia berada dalam transisi menuju ke arah lebih baik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/28/20/1997249/presiden-jokowi-ekonomi-indonesia-sedang-transisi-dari-konsumtif-menjadi-produktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/12/28/20/1997249/presiden-jokowi-ekonomi-indonesia-sedang-transisi-dari-konsumtif-menjadi-produktif"/><item><title>Presiden Jokowi: Ekonomi Indonesia Sedang Transisi dari Konsumtif Menjadi Produktif </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/12/28/20/1997249/presiden-jokowi-ekonomi-indonesia-sedang-transisi-dari-konsumtif-menjadi-produktif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/12/28/20/1997249/presiden-jokowi-ekonomi-indonesia-sedang-transisi-dari-konsumtif-menjadi-produktif</guid><pubDate>Jum'at 28 Desember 2018 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/28/20/1997249/presiden-jokowi-ekonomi-indonesia-sedang-transisi-dari-konsumtif-menjadi-produktif-yOgJPmZ370.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/28/20/1997249/presiden-jokowi-ekonomi-indonesia-sedang-transisi-dari-konsumtif-menjadi-produktif-yOgJPmZ370.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia berada dalam transisi menuju ke arah lebih baik. Saat ini ekonomi Indonesia berganti dari konsumtif menuju produktif dan juga dari yang tadinya tidak berkualitas menuju ekonomi berkualitas.
Menurut Jokowi, masa transisi ini tidak terlepas dari kinerja positif di sektor pasar modal dalam beberapa tahun terkakhir. Pada penutupan perdagangan tahun ini saja, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di 6.194.
&quot;Optimisme ini juga menunjukkan ekonomi kita berada dalam masa transisi dari konsumtif ke produktif dari kurang berkualitas menjadi berkualitas. Saya tegaskan hijrah ekonomi kita ini baru dimulai,&quot; ujarnya dalam acara penutupan perdagangan saham tahun 2018, di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) 2018, Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Ekonomi RI Masuki Babak Baru
Menurutnya, hal tersebut harus dipertahankan dan tingkatkan lagi. Khususnya konsolidasi, kolaborasi, dan juga sinergitas antar stekholder dan pemerintah untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang benar-benar berkualitas.
&quot;Ini semua terjadi karena kerjasama kolaborasi, sinergi antara sektor moneter, sektor fiskal dan sektor rill industri dunia usaha ketiganya bisa konsolidasikan dengan baik dan bisa bekerjasama,&quot; jelasnya.

Mantan Walikota Solo itu juga  menyebutkan untuk menuju ekonomi yang lebih baik dibutuhkan lompatan dari berbagai sektor. termasuk juga dari sektor pasar modal yang menurutnya memegang perang penting bagi perekonomian negara.
Dari sisi pemerintah juga perlu ada kebijakan-kebijakan yang bisa membuat pasar modal Indonesia semakin maju. Khususnya adalah agra bagaimana semakin banyak masyarakat yang menjadi investor di pasar modal.
Baca Juga: Doa Gubernur BI: Insya Allah Ekonomi RI 2019 Lebih Baik
Di samping itu, perlu serta peran dari Direksi Bursa Efek Indonesia untuk melakukan sosialisasi kepada masyakat tentang pasar modal. Khususnya kepada genereasi milenial yang menjadi pasar potensial.
&quot;Kita harapkan ada sebuah lompatan-lompatan kebijakan yang kita lakukan tentu saja kemajuan di pasar modal ini,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia berada dalam transisi menuju ke arah lebih baik. Saat ini ekonomi Indonesia berganti dari konsumtif menuju produktif dan juga dari yang tadinya tidak berkualitas menuju ekonomi berkualitas.
Menurut Jokowi, masa transisi ini tidak terlepas dari kinerja positif di sektor pasar modal dalam beberapa tahun terkakhir. Pada penutupan perdagangan tahun ini saja, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di 6.194.
&quot;Optimisme ini juga menunjukkan ekonomi kita berada dalam masa transisi dari konsumtif ke produktif dari kurang berkualitas menjadi berkualitas. Saya tegaskan hijrah ekonomi kita ini baru dimulai,&quot; ujarnya dalam acara penutupan perdagangan saham tahun 2018, di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) 2018, Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Ekonomi RI Masuki Babak Baru
Menurutnya, hal tersebut harus dipertahankan dan tingkatkan lagi. Khususnya konsolidasi, kolaborasi, dan juga sinergitas antar stekholder dan pemerintah untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang benar-benar berkualitas.
&quot;Ini semua terjadi karena kerjasama kolaborasi, sinergi antara sektor moneter, sektor fiskal dan sektor rill industri dunia usaha ketiganya bisa konsolidasikan dengan baik dan bisa bekerjasama,&quot; jelasnya.

Mantan Walikota Solo itu juga  menyebutkan untuk menuju ekonomi yang lebih baik dibutuhkan lompatan dari berbagai sektor. termasuk juga dari sektor pasar modal yang menurutnya memegang perang penting bagi perekonomian negara.
Dari sisi pemerintah juga perlu ada kebijakan-kebijakan yang bisa membuat pasar modal Indonesia semakin maju. Khususnya adalah agra bagaimana semakin banyak masyarakat yang menjadi investor di pasar modal.
Baca Juga: Doa Gubernur BI: Insya Allah Ekonomi RI 2019 Lebih Baik
Di samping itu, perlu serta peran dari Direksi Bursa Efek Indonesia untuk melakukan sosialisasi kepada masyakat tentang pasar modal. Khususnya kepada genereasi milenial yang menjadi pasar potensial.
&quot;Kita harapkan ada sebuah lompatan-lompatan kebijakan yang kita lakukan tentu saja kemajuan di pasar modal ini,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
