<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Berikan Hak-Hak Pegawai Kemenkeu Korban Lion Air</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri acara silaturahmi dan penyampaian hak-hak Pegawai Kementerian Keuangan yang mengalami musibah kecelakaan pesawat Lion Air JT610 di Aula Mezanine, Kementerian Keuangan RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/05/320/2000369/sri-mulyani-berikan-hak-hak-pegawai-kemenkeu-korban-lion-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/05/320/2000369/sri-mulyani-berikan-hak-hak-pegawai-kemenkeu-korban-lion-air"/><item><title>Sri Mulyani Berikan Hak-Hak Pegawai Kemenkeu Korban Lion Air</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/05/320/2000369/sri-mulyani-berikan-hak-hak-pegawai-kemenkeu-korban-lion-air</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/05/320/2000369/sri-mulyani-berikan-hak-hak-pegawai-kemenkeu-korban-lion-air</guid><pubDate>Sabtu 05 Januari 2019 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Mulyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/05/320/2000369/sri-mulyani-berikan-hak-hak-pegawai-kemenkeu-korban-lion-air-Le6EFsZEGd.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/05/320/2000369/sri-mulyani-berikan-hak-hak-pegawai-kemenkeu-korban-lion-air-Le6EFsZEGd.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri acara silaturahmi dan penyampaian hak-hak Pegawai Kementerian Keuangan yang mengalami musibah kecelakaan pesawat Lion Air JT610 di Aula Mezanine, Kementerian Keuangan RI.
&amp;ldquo;Kita semua memahami bahwa kesedihan dan air mata tentu tidak mengembalikan kehadiran orang yang kita sayangi. Namun kita tahu itu adalah suatu tanda cinta yang sangat tulus,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani, dikutip dari akun instagram @smindrawati, Sabtu (5/1/2019)
Sri Mulyani mengatakan, ini adalah salah satu perjalanan hidup yang harus dihadapi. Ia pun merasa sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh anggota keluarga atas kesabaran, keikhlasan, dan juga kekuatan yang luar biasa. Sebab, Menkeu mengatakan bahwa setiap anggota keluarga masih memiliki tanggung jawab yang penting untuk membimbing putra-putrinya dan untuk terus menjalankan cita-cita yang dimiliki oleh almarhum maupun almarhumah

Dalam acara tersebut, Kementerian Keuangan menyampaikan hak-hak para korban yang diberikan kepada ahli warisnya berupa pencairan jaminan kecelakan kerja (JKK), pencairan dana tabungan hari tua dan jaminan kematian, pengembalian Tabungan Perumahan (Taperum) PNS kepada ahli waris, bantuan pendidikan berupa polis asuransi untuk 43 anak-anak korban yang masih sekolah atau belum bekerja, dana peduli Kemenkeu dari para pegawai Kemenkeu, serta surat kenaikan kenaikan pangkat anumerta bagi 21 pegawai Kemenkeu

&amp;ldquo;Seluruh yang kami sampaikan pada hari ini saya sangat paham dan tahu sekali tidak bisa menggantikan kehadiran almarhum dan almarhumah di masing-masing keluarga. Memang itu tidak untuk menggantikan, dan ini adalah sebuah ekspresi kami semua di Kementerian Keuangan untuk menunjukkan kasih sayang kami dan sebagai satu keluarga yang ikut merasakan kehilangan,&amp;rdquo; ujar Menkeu.
Pegawai yang dinyatakan status tewas dari kejadian tersebut mendapatkan santunan yang berkaitan dengan kecelakaan kerja, yakni santunan kematian kerja dengan besaran 60% x 80 kali gaji terakhir yang dibayarkan sekaligus.

Kemudian mendapatkan uang duka tewas dengan besaran 6 kali gaji terakhir, lalu mendapatkan biaya pemakaman, serta bantuan beasiswa untuk dua orang anak. Beasiswa diberikan dengan ketentuan anak masih sekolah atau kuliah, berusia paling tinggi 25 tahun, belum pernah menikah, serta belum bekerja.
Selanjutnya Sri Mulyani mewakili Kementerian Keuangan, menyampaikan rasa terima kasih dan juga penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi para korban.
&amp;ldquo;Terima kasih sekali lagi, semoga Bapak dan Ibu sekalian serta putra/putrinya bisa mendapatkan kekuatan dan kesabaran yang semakin tinggi untuk bisa menjalankan hidup dan meneruskan cita-cita dari para almarhum dan almarhumah,&amp;rdquo; ungkap Sri Mulyani.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri acara silaturahmi dan penyampaian hak-hak Pegawai Kementerian Keuangan yang mengalami musibah kecelakaan pesawat Lion Air JT610 di Aula Mezanine, Kementerian Keuangan RI.
&amp;ldquo;Kita semua memahami bahwa kesedihan dan air mata tentu tidak mengembalikan kehadiran orang yang kita sayangi. Namun kita tahu itu adalah suatu tanda cinta yang sangat tulus,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani, dikutip dari akun instagram @smindrawati, Sabtu (5/1/2019)
Sri Mulyani mengatakan, ini adalah salah satu perjalanan hidup yang harus dihadapi. Ia pun merasa sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh anggota keluarga atas kesabaran, keikhlasan, dan juga kekuatan yang luar biasa. Sebab, Menkeu mengatakan bahwa setiap anggota keluarga masih memiliki tanggung jawab yang penting untuk membimbing putra-putrinya dan untuk terus menjalankan cita-cita yang dimiliki oleh almarhum maupun almarhumah

Dalam acara tersebut, Kementerian Keuangan menyampaikan hak-hak para korban yang diberikan kepada ahli warisnya berupa pencairan jaminan kecelakan kerja (JKK), pencairan dana tabungan hari tua dan jaminan kematian, pengembalian Tabungan Perumahan (Taperum) PNS kepada ahli waris, bantuan pendidikan berupa polis asuransi untuk 43 anak-anak korban yang masih sekolah atau belum bekerja, dana peduli Kemenkeu dari para pegawai Kemenkeu, serta surat kenaikan kenaikan pangkat anumerta bagi 21 pegawai Kemenkeu

&amp;ldquo;Seluruh yang kami sampaikan pada hari ini saya sangat paham dan tahu sekali tidak bisa menggantikan kehadiran almarhum dan almarhumah di masing-masing keluarga. Memang itu tidak untuk menggantikan, dan ini adalah sebuah ekspresi kami semua di Kementerian Keuangan untuk menunjukkan kasih sayang kami dan sebagai satu keluarga yang ikut merasakan kehilangan,&amp;rdquo; ujar Menkeu.
Pegawai yang dinyatakan status tewas dari kejadian tersebut mendapatkan santunan yang berkaitan dengan kecelakaan kerja, yakni santunan kematian kerja dengan besaran 60% x 80 kali gaji terakhir yang dibayarkan sekaligus.

Kemudian mendapatkan uang duka tewas dengan besaran 6 kali gaji terakhir, lalu mendapatkan biaya pemakaman, serta bantuan beasiswa untuk dua orang anak. Beasiswa diberikan dengan ketentuan anak masih sekolah atau kuliah, berusia paling tinggi 25 tahun, belum pernah menikah, serta belum bekerja.
Selanjutnya Sri Mulyani mewakili Kementerian Keuangan, menyampaikan rasa terima kasih dan juga penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi para korban.
&amp;ldquo;Terima kasih sekali lagi, semoga Bapak dan Ibu sekalian serta putra/putrinya bisa mendapatkan kekuatan dan kesabaran yang semakin tinggi untuk bisa menjalankan hidup dan meneruskan cita-cita dari para almarhum dan almarhumah,&amp;rdquo; ungkap Sri Mulyani.</content:encoded></item></channel></rss>
