<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Darmin Sebut Masalah Ekonomi RI Warisan Sejak Lama</title><description>Darmin Nasution menceritakan soal pembangunan infrastruktur di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/20/2001387/menko-darmin-sebut-masalah-ekonomi-ri-warisan-sejak-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/20/2001387/menko-darmin-sebut-masalah-ekonomi-ri-warisan-sejak-lama"/><item><title>Menko Darmin Sebut Masalah Ekonomi RI Warisan Sejak Lama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/20/2001387/menko-darmin-sebut-masalah-ekonomi-ri-warisan-sejak-lama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/20/2001387/menko-darmin-sebut-masalah-ekonomi-ri-warisan-sejak-lama</guid><pubDate>Selasa 08 Januari 2019 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/08/20/2001387/menko-darmin-sebut-masalah-ekonomi-ri-warisan-sejak-lama-9lgdceSkQM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Taufik Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/08/20/2001387/menko-darmin-sebut-masalah-ekonomi-ri-warisan-sejak-lama-9lgdceSkQM.jpg</image><title>Foto: Taufik Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menceritakan soal pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Menurutnya, pada 2012 harga komoditi terutama hasil-hasil pangan di atas 4% defisitnya. Sementara itu, sejak krisis ekonomi di Asia tahun 1998, Indonesia praktis tidak membangun infrastruktur secara cepat.

&quot;Sehingga apa yang dihadapkan pemerintah itu infrastruktur yang masih jadi kendala. Jika tidak dibangun, infastuktur menjadi kendala investasi, juga logistik. Seperti kita tahu biaya angkut barang dari Priok-Papua itu lebih mahal dari Eropa,&quot; ujar Darmin saat acara outlook perekonomian Indonesia 2019 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (8/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Bahas Ekonomi 2019, Wapres JK: Kita Perlu Ide dan Kritikan
Dia menjelaskan, saat ini tingkat pengangguran itu menurun. Kemiskinan menurun, kemudian gini ratio juga menurun. Di mana semuanya bergerak ke arah positif. Pemerintah pun betul-betul serius membangun infrastruktur.

&quot;Infrastruktur adalah basis untuk menaikkan kapabilitas produksi dan basis mengundang investasi. Kalau tidak dibangun investornya akan menganggap percuma. Oleh karena itu kebijakan yang diambil untuk mendoorng investasi itu terjamin,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wapres JK Akan Bahas Ekonomi 2019 Bareng Menteri hingga Pengusaha
Dia menambahkan, modal pertumbuhan pemerintah selain konsumsi rumah tangga, pembentukan investasi juga dibutuhkan.

&quot;Tidak sekaligus semuanya bisa terjawab. Ini persoalan yang telah diwarisi sejak jangka panjang. Jadi penyelesaiannya tidak bisa jangka pendek,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menceritakan soal pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Menurutnya, pada 2012 harga komoditi terutama hasil-hasil pangan di atas 4% defisitnya. Sementara itu, sejak krisis ekonomi di Asia tahun 1998, Indonesia praktis tidak membangun infrastruktur secara cepat.

&quot;Sehingga apa yang dihadapkan pemerintah itu infrastruktur yang masih jadi kendala. Jika tidak dibangun, infastuktur menjadi kendala investasi, juga logistik. Seperti kita tahu biaya angkut barang dari Priok-Papua itu lebih mahal dari Eropa,&quot; ujar Darmin saat acara outlook perekonomian Indonesia 2019 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (8/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Bahas Ekonomi 2019, Wapres JK: Kita Perlu Ide dan Kritikan
Dia menjelaskan, saat ini tingkat pengangguran itu menurun. Kemiskinan menurun, kemudian gini ratio juga menurun. Di mana semuanya bergerak ke arah positif. Pemerintah pun betul-betul serius membangun infrastruktur.

&quot;Infrastruktur adalah basis untuk menaikkan kapabilitas produksi dan basis mengundang investasi. Kalau tidak dibangun investornya akan menganggap percuma. Oleh karena itu kebijakan yang diambil untuk mendoorng investasi itu terjamin,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wapres JK Akan Bahas Ekonomi 2019 Bareng Menteri hingga Pengusaha
Dia menambahkan, modal pertumbuhan pemerintah selain konsumsi rumah tangga, pembentukan investasi juga dibutuhkan.

&quot;Tidak sekaligus semuanya bisa terjawab. Ini persoalan yang telah diwarisi sejak jangka panjang. Jadi penyelesaiannya tidak bisa jangka pendek,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
