<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Kaji Dampak Penguatan Rupiah ke APBN      </title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatan pada pembukaan perdagangan pagi ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/278/2001485/sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/278/2001485/sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn"/><item><title>Sri Mulyani Kaji Dampak Penguatan Rupiah ke APBN      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/278/2001485/sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/08/278/2001485/sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn</guid><pubDate>Selasa 08 Januari 2019 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/08/278/2001485/sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn-QBz4GJlujA.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/08/278/2001485/sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn-QBz4GJlujA.jpeg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah masih nyaman di level Rp14.000-an per USD.
Penguatan Rupiah tersebut, akan berdampak kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Di mana asumsi dasar ekonomi makro nilai tukar disepakati Rp15.000 per USD.
Baca Juga: Rupiah Masih Menguat ke Level Rp14.027/USD Pagi Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, bahwa pihaknya masih mencermati penguatan Rupiah tersebut.&quot;Nanti kita lihat, dinamika dari keseluruhan faktor ekonomi akan menjadi salah satu bagian yang harus kita terus kelola, karena pengaruhnya tidak single,&quot; ujarnya di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Dia menjelaskan, dinamika terhadap masyarakat, industri manufaktur, maupun industri sektor Sumber Daya Alam (SDA), tidak hanya kurs. Tapi dari sisi ekonomi dunia, perang dagang, semuanya disimak dan kalkulasi.
Baca Juga: Rupiah Menguat, Sri Mulyani: Kita Akan Jaga Bersama
&quot;Bagaimana, dampaknya pada keseluruhan ekonomi kita. Instrumen APBN kan instrumen untuk kelola perekonomian. Jadi kita tidak hanya fokus ke APBN, namun pengaruhnya terhadap perekonomian kita,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah masih nyaman di level Rp14.000-an per USD.
Penguatan Rupiah tersebut, akan berdampak kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Di mana asumsi dasar ekonomi makro nilai tukar disepakati Rp15.000 per USD.
Baca Juga: Rupiah Masih Menguat ke Level Rp14.027/USD Pagi Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, bahwa pihaknya masih mencermati penguatan Rupiah tersebut.&quot;Nanti kita lihat, dinamika dari keseluruhan faktor ekonomi akan menjadi salah satu bagian yang harus kita terus kelola, karena pengaruhnya tidak single,&quot; ujarnya di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Dia menjelaskan, dinamika terhadap masyarakat, industri manufaktur, maupun industri sektor Sumber Daya Alam (SDA), tidak hanya kurs. Tapi dari sisi ekonomi dunia, perang dagang, semuanya disimak dan kalkulasi.
Baca Juga: Rupiah Menguat, Sri Mulyani: Kita Akan Jaga Bersama
&quot;Bagaimana, dampaknya pada keseluruhan ekonomi kita. Instrumen APBN kan instrumen untuk kelola perekonomian. Jadi kita tidak hanya fokus ke APBN, namun pengaruhnya terhadap perekonomian kita,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
