<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inalum Tidak Akan Terima Dividen Freeport Selama 2 Tahun</title><description>PT Freeport Indonesia (PTFI) tak akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002465/inalum-tidak-akan-terima-dividen-freeport-selama-2-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002465/inalum-tidak-akan-terima-dividen-freeport-selama-2-tahun"/><item><title>Inalum Tidak Akan Terima Dividen Freeport Selama 2 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002465/inalum-tidak-akan-terima-dividen-freeport-selama-2-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002465/inalum-tidak-akan-terima-dividen-freeport-selama-2-tahun</guid><pubDate>Kamis 10 Januari 2019 11:16 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/10/320/2002465/inalum-tidak-akan-terima-dividen-freeport-selama-2-tahun-jEE7nDWf5L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/10/320/2002465/inalum-tidak-akan-terima-dividen-freeport-selama-2-tahun-jEE7nDWf5L.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) tak akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya, termasuk kepada pemilik mayoritas PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selama dua tahun, yakni pada 2019-2020.

&quot;Sudah dihitung, bottom line kita enggak pakai dividen dua tahun, 2021 mulai ada sedikit,&quot; kata Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, seperti dilansir dari Antara.
&amp;nbsp;Baca Juga: Freeport Jadi Bangun Smelter di Gresik?
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan menurunnya produksi, akibat adanya perpindahan produksi dari tambang terbuka (open pit) ke bawah tanah (underground). Budi menyampaikan, produksi dan penerimaan akan mulai membaik pada 2023, yang diprediksi mencapai dua miliar dolar AS.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNy8xNi8xLzExNDQ1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral atau ESDM, Bambang Gatot Ariyono, memperkirakan bahwa penerimaan PT Freeport Indonesia (PTFI) turun pada 2019.

&quot;Penerimaan Freeport (akan) turun pada 2019, baik revenue maupun pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA),&quot; ujar Bambang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Limbah Freeport Bisa untuk Pembangunan Jalan dan Dibuat Batako
Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa kemungkinan penurunan tersebut terjadi dikarenakan rencana Freeport yang akan masuk ke tambang dalam. &quot;Tahun 2020 (Freeport) masuk ke tambang dalam, sehingga nanti diharapkan pada tahun itu revenue maupun EBITDA-nya akan naik,&quot; kata Bambang.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) tak akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya, termasuk kepada pemilik mayoritas PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selama dua tahun, yakni pada 2019-2020.

&quot;Sudah dihitung, bottom line kita enggak pakai dividen dua tahun, 2021 mulai ada sedikit,&quot; kata Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, seperti dilansir dari Antara.
&amp;nbsp;Baca Juga: Freeport Jadi Bangun Smelter di Gresik?
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan menurunnya produksi, akibat adanya perpindahan produksi dari tambang terbuka (open pit) ke bawah tanah (underground). Budi menyampaikan, produksi dan penerimaan akan mulai membaik pada 2023, yang diprediksi mencapai dua miliar dolar AS.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNy8xNi8xLzExNDQ1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral atau ESDM, Bambang Gatot Ariyono, memperkirakan bahwa penerimaan PT Freeport Indonesia (PTFI) turun pada 2019.

&quot;Penerimaan Freeport (akan) turun pada 2019, baik revenue maupun pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA),&quot; ujar Bambang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Limbah Freeport Bisa untuk Pembangunan Jalan dan Dibuat Batako
Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa kemungkinan penurunan tersebut terjadi dikarenakan rencana Freeport yang akan masuk ke tambang dalam. &quot;Tahun 2020 (Freeport) masuk ke tambang dalam, sehingga nanti diharapkan pada tahun itu revenue maupun EBITDA-nya akan naik,&quot; kata Bambang.
</content:encoded></item></channel></rss>
