<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara agar Lulusan Sekolah Tinggi Perhubungan Tak Jadi Pengangguran</title><description>Kementerian Perhubungan menggandeng enam Badan Usaha Milik Negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002729/begini-cara-agar-lulusan-sekolah-tinggi-perhubungan-tak-jadi-pengangguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002729/begini-cara-agar-lulusan-sekolah-tinggi-perhubungan-tak-jadi-pengangguran"/><item><title>Begini Cara agar Lulusan Sekolah Tinggi Perhubungan Tak Jadi Pengangguran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002729/begini-cara-agar-lulusan-sekolah-tinggi-perhubungan-tak-jadi-pengangguran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/10/320/2002729/begini-cara-agar-lulusan-sekolah-tinggi-perhubungan-tak-jadi-pengangguran</guid><pubDate>Kamis 10 Januari 2019 18:22 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/10/320/2002729/begini-cara-agar-lulusan-sekolah-tinggi-perhubungan-tak-jadi-pengangguran-qjHjJ16RhA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/10/320/2002729/begini-cara-agar-lulusan-sekolah-tinggi-perhubungan-tak-jadi-pengangguran-qjHjJ16RhA.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan menggandeng enam Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah untuk bisa menyerap lulusan sekolah tinggi perhubungan di semua sektor.

&quot;Kita melanjutkan semua kerja sama yang ada maupun baru hari ini. Karena memang 2019 ini kita mengembangkan sumber daya manusia siap pakai dan memang seiring dengan pembangunan infrastruktur dan perekonomian yang terus meningkat dengan masif, SDM-nya juga harus ditingkatkan,&quot; kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub Umiyatun Hayatun Triastuti usai penandatangan kerja sama dengan sejumlah operator seperti dikutip Antara News, Jakarta, Kamis (10/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Beberkan Kinerja Transportasi dalam 4 Tahun, Ini Hasilnya
Umiyatun menyebutkan dalam setahun target jumlah lulusan yang terserap, yakni 82%. Dia menuturkan untuk menciptakan lulusan yang siap kerja, pihaknya juga menyesuaikan kurikulum sehingga sesuai dengan kebutuhan di masing-masing perusahaan, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

&quot;Dengan adanya nota kesepahaman ini kita harapkan apa yang kita hasilkan dan apa yang kita rancang dalam kurikulum nanti lebih linked and matched dengan kebutuhan perkembangan-perkembangan yang baru yang ada di masing-masing industri dan operator atau regulator,&quot; katanya.

Dia juga berharap tidak hanya perkembang secara kapasitas, tetapi juga secara kapabilitas.

&quot;Tentunya ditingkatkan tidak hanya jumlahnya, kualitasnya juga relevansinya. Untuk itu kita mengundang industri BUMN di mana mereka akan menggunakan para lulusan kita nanti dan termasuk program magang yang ada karena mereka juga membutuhkan SDM baru yang sudah siap pakai,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta: Siap Kelola Transportasi Jabodetabek
Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono menyebutkan pihaknya sudah menyerap lulusan sekolah tinggi perhubungan sebanyak 250 sepanjang 2018.

&quot;Tahun ini kita target 750 lagi,&quot; katanya.

Untuk menyesuaikan dengan kompetensi pengemudi Transjakarta, Agung mengatakan ada sertifikasi terlebih dahulu. &quot;Supaya kualitasnya baik disertifikasi di sekolah BPSDM, enggak hanya level pendidikan tinggi,&quot; katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT MRT Jakarta Tuhiyat menyebutkan pihaknya sudah menyerap 150 lulusan dan diperkirakan akan meningkat seiring dengan mulai dioperasikannya angkutan massal MRT di 2019.
Hal senada juga disampaikan Direktur PT Pelindo IV Farid Padang  menyebutkan sekitar 100 lulusan sudah terserap menjadi anak buah kapal  (ABK), personel pandu dan lainnya. &quot;Kita ada sertifikasi juga untuk  operator. Jadi, vokasinya tahun ini kita benar-benar berbagai  sertifikasi,&quot; katanya.

Enam nota kesepahaman, antara BPSDMP dengan BUMN/BUMD bidang  transportasi., di antaranya kerja sama antara Pusat Pengembangan SDM  Perhubungan Udara (PPSDMPU)/Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI)  Curug dengan PT Dirgantara Indonesia (Persero), kerja sama antara Pusat  Pengembangan SDM Perhubungan Darat (PPSDMPD)/Akademi Perkeretaapian  Indonesia (API) Madiun dengan PT INKA (Persero), kerja sama antara  PPSDMPD/API Madiun dengan PT MRT Jakarta, kerja sama antara Sekolah  Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi dengan PT Transportasi Jakarta,  kerja sama antara Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dengan PT Pelindo IV, dan kerja sama antara Pusat Pengembangan SDM Aparatur  Perhubungan dengan Pemkot Tangerang Selatan.

Kesepakatan bersama tersebut terkait dengan penyelenggaraan  pendidikan, pelatihan, dan dukungan bagi pemangku kepentingan, selain  itu juga kerja sama dalam pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana  untuk menunjang terciptanya SDM transportasi yang profesional.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan menggandeng enam Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah untuk bisa menyerap lulusan sekolah tinggi perhubungan di semua sektor.

&quot;Kita melanjutkan semua kerja sama yang ada maupun baru hari ini. Karena memang 2019 ini kita mengembangkan sumber daya manusia siap pakai dan memang seiring dengan pembangunan infrastruktur dan perekonomian yang terus meningkat dengan masif, SDM-nya juga harus ditingkatkan,&quot; kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub Umiyatun Hayatun Triastuti usai penandatangan kerja sama dengan sejumlah operator seperti dikutip Antara News, Jakarta, Kamis (10/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Beberkan Kinerja Transportasi dalam 4 Tahun, Ini Hasilnya
Umiyatun menyebutkan dalam setahun target jumlah lulusan yang terserap, yakni 82%. Dia menuturkan untuk menciptakan lulusan yang siap kerja, pihaknya juga menyesuaikan kurikulum sehingga sesuai dengan kebutuhan di masing-masing perusahaan, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

&quot;Dengan adanya nota kesepahaman ini kita harapkan apa yang kita hasilkan dan apa yang kita rancang dalam kurikulum nanti lebih linked and matched dengan kebutuhan perkembangan-perkembangan yang baru yang ada di masing-masing industri dan operator atau regulator,&quot; katanya.

Dia juga berharap tidak hanya perkembang secara kapasitas, tetapi juga secara kapabilitas.

&quot;Tentunya ditingkatkan tidak hanya jumlahnya, kualitasnya juga relevansinya. Untuk itu kita mengundang industri BUMN di mana mereka akan menggunakan para lulusan kita nanti dan termasuk program magang yang ada karena mereka juga membutuhkan SDM baru yang sudah siap pakai,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta: Siap Kelola Transportasi Jabodetabek
Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono menyebutkan pihaknya sudah menyerap lulusan sekolah tinggi perhubungan sebanyak 250 sepanjang 2018.

&quot;Tahun ini kita target 750 lagi,&quot; katanya.

Untuk menyesuaikan dengan kompetensi pengemudi Transjakarta, Agung mengatakan ada sertifikasi terlebih dahulu. &quot;Supaya kualitasnya baik disertifikasi di sekolah BPSDM, enggak hanya level pendidikan tinggi,&quot; katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT MRT Jakarta Tuhiyat menyebutkan pihaknya sudah menyerap 150 lulusan dan diperkirakan akan meningkat seiring dengan mulai dioperasikannya angkutan massal MRT di 2019.
Hal senada juga disampaikan Direktur PT Pelindo IV Farid Padang  menyebutkan sekitar 100 lulusan sudah terserap menjadi anak buah kapal  (ABK), personel pandu dan lainnya. &quot;Kita ada sertifikasi juga untuk  operator. Jadi, vokasinya tahun ini kita benar-benar berbagai  sertifikasi,&quot; katanya.

Enam nota kesepahaman, antara BPSDMP dengan BUMN/BUMD bidang  transportasi., di antaranya kerja sama antara Pusat Pengembangan SDM  Perhubungan Udara (PPSDMPU)/Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI)  Curug dengan PT Dirgantara Indonesia (Persero), kerja sama antara Pusat  Pengembangan SDM Perhubungan Darat (PPSDMPD)/Akademi Perkeretaapian  Indonesia (API) Madiun dengan PT INKA (Persero), kerja sama antara  PPSDMPD/API Madiun dengan PT MRT Jakarta, kerja sama antara Sekolah  Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi dengan PT Transportasi Jakarta,  kerja sama antara Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dengan PT Pelindo IV, dan kerja sama antara Pusat Pengembangan SDM Aparatur  Perhubungan dengan Pemkot Tangerang Selatan.

Kesepakatan bersama tersebut terkait dengan penyelenggaraan  pendidikan, pelatihan, dan dukungan bagi pemangku kepentingan, selain  itu juga kerja sama dalam pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana  untuk menunjang terciptanya SDM transportasi yang profesional.</content:encoded></item></channel></rss>
