<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, BI Ucapkan Belasungkawa</title><description>Perry Warjiyo mewakili seluruh keluarga besar BI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Tony.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/20/2005760/tony-prasetiantono-meninggal-dunia-bi-ucapkan-belasungkawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/20/2005760/tony-prasetiantono-meninggal-dunia-bi-ucapkan-belasungkawa"/><item><title>Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, BI Ucapkan Belasungkawa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/20/2005760/tony-prasetiantono-meninggal-dunia-bi-ucapkan-belasungkawa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/20/2005760/tony-prasetiantono-meninggal-dunia-bi-ucapkan-belasungkawa</guid><pubDate>Kamis 17 Januari 2019 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/17/20/2005760/tony-prasetiantono-meninggal-dunia-bi-ucapkan-belasungkawa-7NHywmsKzx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giri Hartomo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/17/20/2005760/tony-prasetiantono-meninggal-dunia-bi-ucapkan-belasungkawa-7NHywmsKzx.jpg</image><title>Foto: Giri Hartomo</title></images><description>JAKARTA - Meninggalnya pengamat ekonomi yang juga Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono mendapatkan ucapan belasungkawa dari berbagai pihak. Termasuk juga dari seluruh keluarga besar Bank Indonesia (BI)

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mewakili seluruh keluarga besar BI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Tony. Dirinya berharap keluarga yang ditinggalkan bisa tetap bersabar.

&quot;Sebelum memulai, Bank Indonesia menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya sahabat kami Tony Prasetiantono. Kita berdoa semoga almarhum diterima disisinya dengan husnul khatimah,&quot; ujarnya sesaat sebelum memulai konferensi pers di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (17/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Guru Besar Sekaligus Ekonom UGM Tony Prasetiantono Wafat
Menurut Perry, semasa hidupnya Tony banyak memberikan kontribusi bagi perekonomian negara. Karena berkat masukan-masukannya sebagai seorang akademisi, membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan termasuk BI.

&quot;Beliau semasa hidupnya banyak kontribusinya tidak hanya sebagai akademisi tapi juga dalam menyusun kebijakan bagi bank Indonesia,&quot; ucapnya.

Menurut Perry, banyak sekali masukan-masukan dari almarhum kepada Bank Indonesia (BI) yang sangat baik. Karena selain sebagai akademisi, Tony juga tergabung dalam Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI).

&quot;Masukan beliau dalam tugas Bank Indonesia baik kapasitasnya sebagai akademisi atau badan supervisi betul betul kita rispek secara baik,&quot; ucapnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Pengamat ekonomi yang juga Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Prasetiantono meninggal dunia pada Rabu 16 Januari 2019, pada pukul 23.30 WIB.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tony Prasetiantono Banjir Ucapan Duka, dari Mantan Menkeu hingga Ganjar Pranowo
Tony Prasetiantono saat ini masih aktif mengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Selain menjadi pengajar dan ekonom, dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia di 2006.

Kemudian sebagai Komisaris Independen PT Bank Permata sejak 2011. Pernah juga menjadi Komisaris Independen Bank Mandiri pada 2003-2005.

Untuk karier pendidikannya, Tony meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1986, gelar Master of Science dari University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat pada tahun 1991 dan gelar PhD dari Australian National University, Canberra pada tahun 2005

</description><content:encoded>JAKARTA - Meninggalnya pengamat ekonomi yang juga Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono mendapatkan ucapan belasungkawa dari berbagai pihak. Termasuk juga dari seluruh keluarga besar Bank Indonesia (BI)

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mewakili seluruh keluarga besar BI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Tony. Dirinya berharap keluarga yang ditinggalkan bisa tetap bersabar.

&quot;Sebelum memulai, Bank Indonesia menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya sahabat kami Tony Prasetiantono. Kita berdoa semoga almarhum diterima disisinya dengan husnul khatimah,&quot; ujarnya sesaat sebelum memulai konferensi pers di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (17/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Guru Besar Sekaligus Ekonom UGM Tony Prasetiantono Wafat
Menurut Perry, semasa hidupnya Tony banyak memberikan kontribusi bagi perekonomian negara. Karena berkat masukan-masukannya sebagai seorang akademisi, membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan termasuk BI.

&quot;Beliau semasa hidupnya banyak kontribusinya tidak hanya sebagai akademisi tapi juga dalam menyusun kebijakan bagi bank Indonesia,&quot; ucapnya.

Menurut Perry, banyak sekali masukan-masukan dari almarhum kepada Bank Indonesia (BI) yang sangat baik. Karena selain sebagai akademisi, Tony juga tergabung dalam Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI).

&quot;Masukan beliau dalam tugas Bank Indonesia baik kapasitasnya sebagai akademisi atau badan supervisi betul betul kita rispek secara baik,&quot; ucapnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Pengamat ekonomi yang juga Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Prasetiantono meninggal dunia pada Rabu 16 Januari 2019, pada pukul 23.30 WIB.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tony Prasetiantono Banjir Ucapan Duka, dari Mantan Menkeu hingga Ganjar Pranowo
Tony Prasetiantono saat ini masih aktif mengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Selain menjadi pengajar dan ekonom, dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia di 2006.

Kemudian sebagai Komisaris Independen PT Bank Permata sejak 2011. Pernah juga menjadi Komisaris Independen Bank Mandiri pada 2003-2005.

Untuk karier pendidikannya, Tony meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1986, gelar Master of Science dari University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat pada tahun 1991 dan gelar PhD dari Australian National University, Canberra pada tahun 2005

</content:encoded></item></channel></rss>
