<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kebijakan B20 Pangkas Impor Solar 6 Juta Kiloliter</title><description>Impor solar akan berkurang sekira 6 juta kiloliter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/320/2005949/kebijakan-b20-pangkas-impor-solar-6-juta-kiloliter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/320/2005949/kebijakan-b20-pangkas-impor-solar-6-juta-kiloliter"/><item><title>   Kebijakan B20 Pangkas Impor Solar 6 Juta Kiloliter</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/320/2005949/kebijakan-b20-pangkas-impor-solar-6-juta-kiloliter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/17/320/2005949/kebijakan-b20-pangkas-impor-solar-6-juta-kiloliter</guid><pubDate>Kamis 17 Januari 2019 20:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/17/320/2005949/kebijakan-b20-pangkas-impor-solar-6-juta-kiloliter-RUMHK2SdUW.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Biodiesel 20% (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/17/320/2005949/kebijakan-b20-pangkas-impor-solar-6-juta-kiloliter-RUMHK2SdUW.jpeg</image><title>Foto: Biodiesel 20% (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kebijakan pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) berupa biodiesel sebesar 20% (B20) ke dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai mampu menghemat impor solar sebesar USD937,84 juta.

Dengan adanya hal tersebut, Menteri Kordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, penyaluran Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Biodiesel pada 2019 sebesar 6 juta kiloliter (kl).

&quot;Berarti impor solarnya 2019 akan berkurang segitu. Iya dong ya, tapi berarti itu 20% dari total solarnya. 20% itu berarti 6 juta kl, 80% sisanya hitung aja sisanya, pakai kalkulator kan bisa,&quot; ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (17/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menko Darmin: Realisasi B20 Dekati 100%
Pihaknya akan mempercepat pelaksanaan B20 agar nantinya bisa merealisasikan B30. &quot;Kalau pertimbangan ya jelas. Tapi kita akan mensosialisasikan segala macam dulu lah ya masukan dulu. Karena B20 aja baru 4 bulan. Tapi lan lumayan hasilnya,&quot; tuturnya.

Penerapan kebijakan B20 merupakan keseriusan Pemerintah dalam memperhatikan soal ketahanan energi nasional yang juga menjadi masalah serius ke depan, terutama mengurangi dominasi penggunaan bahan bakar fosil.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ada Kebijakan B20, Indonesia Hemat USD937,84 Juta
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebijakan pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) berupa biodiesel sebesar 20% (B20) ke dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai mampu menghemat impor solar sebesar USD937,84 juta.

Dengan adanya hal tersebut, Menteri Kordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, penyaluran Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Biodiesel pada 2019 sebesar 6 juta kiloliter (kl).

&quot;Berarti impor solarnya 2019 akan berkurang segitu. Iya dong ya, tapi berarti itu 20% dari total solarnya. 20% itu berarti 6 juta kl, 80% sisanya hitung aja sisanya, pakai kalkulator kan bisa,&quot; ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (17/1/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menko Darmin: Realisasi B20 Dekati 100%
Pihaknya akan mempercepat pelaksanaan B20 agar nantinya bisa merealisasikan B30. &quot;Kalau pertimbangan ya jelas. Tapi kita akan mensosialisasikan segala macam dulu lah ya masukan dulu. Karena B20 aja baru 4 bulan. Tapi lan lumayan hasilnya,&quot; tuturnya.

Penerapan kebijakan B20 merupakan keseriusan Pemerintah dalam memperhatikan soal ketahanan energi nasional yang juga menjadi masalah serius ke depan, terutama mengurangi dominasi penggunaan bahan bakar fosil.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ada Kebijakan B20, Indonesia Hemat USD937,84 Juta
</content:encoded></item></channel></rss>
