<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang Pemerintah Tembus Rp4.418 Triliun hingga Maskapai Pramugari Berbikini Siap Mengudara di RI   </title><description>Keuangan negara dalam keadaan aman meskipun utang negara lebih dari Rp4.000 triliun hingga maskapai berbikini siap mengudara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2009766/utang-pemerintah-tembus-rp4-418-triliun-hingga-maskapai-pramugari-berbikini-siap-mengudara-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2009766/utang-pemerintah-tembus-rp4-418-triliun-hingga-maskapai-pramugari-berbikini-siap-mengudara-di-ri"/><item><title>Utang Pemerintah Tembus Rp4.418 Triliun hingga Maskapai Pramugari Berbikini Siap Mengudara di RI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2009766/utang-pemerintah-tembus-rp4-418-triliun-hingga-maskapai-pramugari-berbikini-siap-mengudara-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2009766/utang-pemerintah-tembus-rp4-418-triliun-hingga-maskapai-pramugari-berbikini-siap-mengudara-di-ri</guid><pubDate>Minggu 27 Januari 2019 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/26/320/2009766/utang-pemerintah-tembus-rp4-418-triliun-hingga-maskapai-pramugari-berbikini-siap-mengudara-di-ri-0fAEjIM6qk.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/26/320/2009766/utang-pemerintah-tembus-rp4-418-triliun-hingga-maskapai-pramugari-berbikini-siap-mengudara-di-ri-0fAEjIM6qk.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa keuangan negara dalam keadaan aman meskipun utang negara lebih dari Rp4.000 triliun.
Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengatakan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menduduki beberapa jabatan tinggi.
Di sisi lain, maskapai penerbangan Vietnam, Vietjet Air akan membuka rute baru ke Indonesia. Rencananya, maskapai penerbangan yang terkenal dengan pramugari berbikininya ini akan mulai terbang ke Indonesia pada Maret 2019.
Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:
Utang Pemerintah Tembus Rp4.418 Triliun, Menkeu: Kami Tidak Ugal-ugalan
Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa keuangan negara dalam keadaan aman meskipun utang negara lebih dari Rp4.000 triliun.
&quot;Jadi utang tidak hanya dihitung dari sisi nominalnya, tapi juga dihubungkan dengan seluruh perekonomian, apakah terjaga dengan baik, kita lihat terjaga gak? Terjagalah,&quot; ujar Sri Mulyani di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).
Baca Juga: BI Keluarkan Aturan Baru soal Pengawasan Utang Luar Negeri
Sri Mulyani memaparkan, pemerintah telah menggunakan instrumen utang yang dilakukan secara hati-hati dan selalu transparan, serta penggunaan uang tersebut secara tepat.
&quot;Bukan ujug-ujug, kami tidak ugal-ugalan dan kalau anda mengatakan apakah ini mengkhawatirkan? Debt to GDP (produk domestik bruto) rasio kita 30 persen, enggak tinggi,&quot; ucap Sri Mulyani.
Saat ini, total utang pemerintah sebesar Rp4.418,3 triliun per tahun 2018 dengan rasionya 29,98 persen dari total PDB yang berdasarkan data sementara sebesar Rp14.735,85 triliun.
Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.220 Triliun, Ini Penjelasan BI
Pembatasan utang pemerintah juga telah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Pada Pasal 12 ayat (3) bahwa defisit anggaran dimaksud dibatasi maksimal 3 persen PDB. Jumlah pinjaman dibatasi maksimal 60 persen dari PDB.
Mantan Direktur Bank Dunia itu memastikan pemerintah akan selalu berhati-hati dalam penggunaan uang hasil utang luar negeri tersebut kendati rasio utang terhadap PDB masih jauh dari batasan yang telah ditentukan.
&quot;Poin saya meliHat utang sebagai suatu keseluruhan kebijakan, makanya Indonesia dapat invesment grade, outlook-nya tetap stabil,&quot; ujar Sri Mulyani.Pegawai Kontrak Setara PNS Bisa Duduki Jabatan Pimpinan Tinggi Utama
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  (PANRB) mengatakan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)  yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menduduki beberapa jabatan  tinggi.
Jabatan yang dapat diduduki, yaitu Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)  Utama, JPT Madya, dan Jabatan Fungsional (JF) dapat diduduki oleh bukan  Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja  mengatakan, yang bisa diisi oleh PPPK pada JPT Utama atau Kepala Lembaga  Pemerintah Non Kementerian, JPT Madya atau setara dengan jabatan eselon  I, dan JF, adalah jabatan yang kompetensinya tidak tersedia atau  terbatas di kalangan PNS.
&amp;ldquo;Untuk jabatan yang diperlukan untuk percepatan peningkatan kapasitas  organisasi, bisa diisi oleh semua jabatan ASN, termasuk jabatan yang  memiliki fungsi manajerial di BLU (Badan Layanan Umum),&amp;rdquo; kata Setiawan  dalam dalam acara Konsultasi Publik Pengisian JPT dan JF oleh PPPK di  Lingkungan Instansi Pemerintah, dilansir dari Setkab, di Batam,  Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (24/1/2019).
Sementara, untuk jabatan yang diperlukan untuk percepatan capaian  tujuan strategis nasional, PPPK bisa mengisi JPT Utama, JPT Madya dan  jabatan yang memiliki fungsi manajerial di BLU, namun JF tidak bisa  diisi oleh PPPK.
&amp;ldquo;Sedangkan jabatan yang mensyaratkan sertifikasi teknis dari  organisasi profesi, PPPK hanya bisa mengisi jabatan fungsional,&amp;rdquo; jelas  Setiawan.
Ditegaskan oleh Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB itu, bahwa PPPK  tidak dapat menduduki jabatan administrator dan JPT Pratama. Selain  itu, JPT di bidang rahasia negara, pertahanan, keamanan, pengelolaan  keuangan negara dan hubungan luar negeri, juga tidak bisa diisi oleh  PPPK. JF di bidang rahasia negara, pertahanan, keamanan, pengelolaan  aparatur negara, kesekretariatan negara, pengelolaan SDA, pengelolaan  keuangan negara, dan hubungan luar negeri.
&amp;ldquo;PPPK juga tidak dapat menduduki JPT yang berkedudukan sebagai  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat yang Berwenang (PyB),&amp;rdquo;  sambung Setiawan.
Diakui Setiawan saat ini di beberapa instansi pemerintah, terdapat  JPT utama dan madya yang berasal dari kalangan profesional atau non-PNS.  Untuk itu, menurut dia, diperlukan penyesuaian.
&amp;ldquo;Apabila belum mencapai batas usia pensiun jabatan, harus  melaksanakan tugas sampai Desember tahun berjalan dan dapat diperpanjang  sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Taun 2018 tentang Manajemen  Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja,&amp;rdquo; terang Setiawan.Namun bila sudah mencapai batas usia jabatan, lanjut Setiawan, akan   dilakukan pemutusan hubungan kerja sesuai aturan yang berlaku. Dan jika   bekerja pada jabatan atau instansi yang tidak dapat diisi PPPK, akan   dilakukan pemutusan hubungan perjanjian kerja pada akhir Desember tahun   berjalan.
Sementara penanganan pegawai non-PNS di kementerian, lembaga, pemda,   dan instansi pemerintah lainnya, menurut Deputi SDM Aparatur  Kementerian  PANRB Setiawan Wangsaatmaja, masih tetap melaksanakan tugas  paling lama  lima tahun apabila tidak diangkat menjadi PNS atau PPPK.
&amp;ldquo;Dalam masa lima tahun, pegawai non-PNS berhak atas jaminan   kesehatan, kecelakan kerja, dan kematian yang diatur Peraturan Menteri   PANRB setelah mendapat pertimbangan teknis dari Kementerian Keuangan,&amp;rdquo;   tandas Setiawan.
Maskapai Pramugari Berbikini Terbang ke Indonesia Maret 2019
Maskapai penerbangan Vietnam, Vietjet Air akan membuka rute baru ke   Indonesia. Rencananya, maskapai penerbangan yang terkenal dengan   pramugari berbikininya ini akan mulai terbang ke Indonesia pada Maret   2019.
Managing Director VietJet Air, Do Xuan Quang menyatakan penerbangan   akan dimulai dengan rute Ho Chi Minh &amp;ndash; Denpasar dengan durasi 3,5 jam.   Dilanjutkan dengan rute Ho Chi Minh &amp;ndash; Jakarta yang dimulai pada akhir   tahun ini. Vietjet akan menggunakan pesawat Airbus terbaru yaitu Airbus   321 dengan kapasitas 226 orang.
&amp;ldquo;Saya pastikan bulan Maret 2019 akan terbang ke Denpasar, Bali. Semua   persiapan sudah kami lakukan. Enam bulan pertama, kami akan terbang 4   kali seminggu, selanjutnya akan menjadi daily atau 7 kali seminggu,&amp;rdquo;   melalui keterangan tertulis, Minggu (20/1/2019)
Duta Besar Ibnu Hadi mengungkapkan bahwa pembukaan rute tersebut   menjadi fokus dan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai   perdagangan maupun investasi bilateral kedua negara.
&amp;ldquo;Lebih dari lima juta wisatawan mancanegara (wisman) dari Tiongkok   datang ke Vietnam, pada 2018 lalu. Lebih dari 3 juta wisman dari Korea   Selatan juga terbang ke Vietnam. Mereka membangun destinasinya sangat   serius. Diaspora-nya dilibatkan penuh untuk membangun Pariwisata   Vietnam. Itu yang bisa kita pelajari dari Vietnam,&amp;rdquo; jelasnya lewat   keterangan tertulis, Minggu (20/1/2019).
Menpar Arief Yahya juga membeberkan bahwa 75% orang datang ke   Indonesia menggunakan transportasi udara. Hadirnya VietJet ini   diharapkan memperkuat konektivitas udara ke tanah air. Maskapai berbasis   biaya rendah ini atau Low Cost Carrier (LCC) sudah membuka rute di 35   kota di Tiongkok, yang berangkat dari Vietnam.
&amp;ldquo;Bisa jadi wisman Tiongkok yang sudah ke Vietnam ini dialirkan ke   Indonesia. Vietnam menjadi tourism-hub untuk pasar Tiongkok dan Korea   Selatan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa keuangan negara dalam keadaan aman meskipun utang negara lebih dari Rp4.000 triliun.
Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengatakan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menduduki beberapa jabatan tinggi.
Di sisi lain, maskapai penerbangan Vietnam, Vietjet Air akan membuka rute baru ke Indonesia. Rencananya, maskapai penerbangan yang terkenal dengan pramugari berbikininya ini akan mulai terbang ke Indonesia pada Maret 2019.
Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:
Utang Pemerintah Tembus Rp4.418 Triliun, Menkeu: Kami Tidak Ugal-ugalan
Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa keuangan negara dalam keadaan aman meskipun utang negara lebih dari Rp4.000 triliun.
&quot;Jadi utang tidak hanya dihitung dari sisi nominalnya, tapi juga dihubungkan dengan seluruh perekonomian, apakah terjaga dengan baik, kita lihat terjaga gak? Terjagalah,&quot; ujar Sri Mulyani di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).
Baca Juga: BI Keluarkan Aturan Baru soal Pengawasan Utang Luar Negeri
Sri Mulyani memaparkan, pemerintah telah menggunakan instrumen utang yang dilakukan secara hati-hati dan selalu transparan, serta penggunaan uang tersebut secara tepat.
&quot;Bukan ujug-ujug, kami tidak ugal-ugalan dan kalau anda mengatakan apakah ini mengkhawatirkan? Debt to GDP (produk domestik bruto) rasio kita 30 persen, enggak tinggi,&quot; ucap Sri Mulyani.
Saat ini, total utang pemerintah sebesar Rp4.418,3 triliun per tahun 2018 dengan rasionya 29,98 persen dari total PDB yang berdasarkan data sementara sebesar Rp14.735,85 triliun.
Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.220 Triliun, Ini Penjelasan BI
Pembatasan utang pemerintah juga telah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Pada Pasal 12 ayat (3) bahwa defisit anggaran dimaksud dibatasi maksimal 3 persen PDB. Jumlah pinjaman dibatasi maksimal 60 persen dari PDB.
Mantan Direktur Bank Dunia itu memastikan pemerintah akan selalu berhati-hati dalam penggunaan uang hasil utang luar negeri tersebut kendati rasio utang terhadap PDB masih jauh dari batasan yang telah ditentukan.
&quot;Poin saya meliHat utang sebagai suatu keseluruhan kebijakan, makanya Indonesia dapat invesment grade, outlook-nya tetap stabil,&quot; ujar Sri Mulyani.Pegawai Kontrak Setara PNS Bisa Duduki Jabatan Pimpinan Tinggi Utama
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  (PANRB) mengatakan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)  yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menduduki beberapa jabatan  tinggi.
Jabatan yang dapat diduduki, yaitu Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)  Utama, JPT Madya, dan Jabatan Fungsional (JF) dapat diduduki oleh bukan  Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja  mengatakan, yang bisa diisi oleh PPPK pada JPT Utama atau Kepala Lembaga  Pemerintah Non Kementerian, JPT Madya atau setara dengan jabatan eselon  I, dan JF, adalah jabatan yang kompetensinya tidak tersedia atau  terbatas di kalangan PNS.
&amp;ldquo;Untuk jabatan yang diperlukan untuk percepatan peningkatan kapasitas  organisasi, bisa diisi oleh semua jabatan ASN, termasuk jabatan yang  memiliki fungsi manajerial di BLU (Badan Layanan Umum),&amp;rdquo; kata Setiawan  dalam dalam acara Konsultasi Publik Pengisian JPT dan JF oleh PPPK di  Lingkungan Instansi Pemerintah, dilansir dari Setkab, di Batam,  Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (24/1/2019).
Sementara, untuk jabatan yang diperlukan untuk percepatan capaian  tujuan strategis nasional, PPPK bisa mengisi JPT Utama, JPT Madya dan  jabatan yang memiliki fungsi manajerial di BLU, namun JF tidak bisa  diisi oleh PPPK.
&amp;ldquo;Sedangkan jabatan yang mensyaratkan sertifikasi teknis dari  organisasi profesi, PPPK hanya bisa mengisi jabatan fungsional,&amp;rdquo; jelas  Setiawan.
Ditegaskan oleh Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB itu, bahwa PPPK  tidak dapat menduduki jabatan administrator dan JPT Pratama. Selain  itu, JPT di bidang rahasia negara, pertahanan, keamanan, pengelolaan  keuangan negara dan hubungan luar negeri, juga tidak bisa diisi oleh  PPPK. JF di bidang rahasia negara, pertahanan, keamanan, pengelolaan  aparatur negara, kesekretariatan negara, pengelolaan SDA, pengelolaan  keuangan negara, dan hubungan luar negeri.
&amp;ldquo;PPPK juga tidak dapat menduduki JPT yang berkedudukan sebagai  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat yang Berwenang (PyB),&amp;rdquo;  sambung Setiawan.
Diakui Setiawan saat ini di beberapa instansi pemerintah, terdapat  JPT utama dan madya yang berasal dari kalangan profesional atau non-PNS.  Untuk itu, menurut dia, diperlukan penyesuaian.
&amp;ldquo;Apabila belum mencapai batas usia pensiun jabatan, harus  melaksanakan tugas sampai Desember tahun berjalan dan dapat diperpanjang  sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Taun 2018 tentang Manajemen  Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja,&amp;rdquo; terang Setiawan.Namun bila sudah mencapai batas usia jabatan, lanjut Setiawan, akan   dilakukan pemutusan hubungan kerja sesuai aturan yang berlaku. Dan jika   bekerja pada jabatan atau instansi yang tidak dapat diisi PPPK, akan   dilakukan pemutusan hubungan perjanjian kerja pada akhir Desember tahun   berjalan.
Sementara penanganan pegawai non-PNS di kementerian, lembaga, pemda,   dan instansi pemerintah lainnya, menurut Deputi SDM Aparatur  Kementerian  PANRB Setiawan Wangsaatmaja, masih tetap melaksanakan tugas  paling lama  lima tahun apabila tidak diangkat menjadi PNS atau PPPK.
&amp;ldquo;Dalam masa lima tahun, pegawai non-PNS berhak atas jaminan   kesehatan, kecelakan kerja, dan kematian yang diatur Peraturan Menteri   PANRB setelah mendapat pertimbangan teknis dari Kementerian Keuangan,&amp;rdquo;   tandas Setiawan.
Maskapai Pramugari Berbikini Terbang ke Indonesia Maret 2019
Maskapai penerbangan Vietnam, Vietjet Air akan membuka rute baru ke   Indonesia. Rencananya, maskapai penerbangan yang terkenal dengan   pramugari berbikininya ini akan mulai terbang ke Indonesia pada Maret   2019.
Managing Director VietJet Air, Do Xuan Quang menyatakan penerbangan   akan dimulai dengan rute Ho Chi Minh &amp;ndash; Denpasar dengan durasi 3,5 jam.   Dilanjutkan dengan rute Ho Chi Minh &amp;ndash; Jakarta yang dimulai pada akhir   tahun ini. Vietjet akan menggunakan pesawat Airbus terbaru yaitu Airbus   321 dengan kapasitas 226 orang.
&amp;ldquo;Saya pastikan bulan Maret 2019 akan terbang ke Denpasar, Bali. Semua   persiapan sudah kami lakukan. Enam bulan pertama, kami akan terbang 4   kali seminggu, selanjutnya akan menjadi daily atau 7 kali seminggu,&amp;rdquo;   melalui keterangan tertulis, Minggu (20/1/2019)
Duta Besar Ibnu Hadi mengungkapkan bahwa pembukaan rute tersebut   menjadi fokus dan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai   perdagangan maupun investasi bilateral kedua negara.
&amp;ldquo;Lebih dari lima juta wisatawan mancanegara (wisman) dari Tiongkok   datang ke Vietnam, pada 2018 lalu. Lebih dari 3 juta wisman dari Korea   Selatan juga terbang ke Vietnam. Mereka membangun destinasinya sangat   serius. Diaspora-nya dilibatkan penuh untuk membangun Pariwisata   Vietnam. Itu yang bisa kita pelajari dari Vietnam,&amp;rdquo; jelasnya lewat   keterangan tertulis, Minggu (20/1/2019).
Menpar Arief Yahya juga membeberkan bahwa 75% orang datang ke   Indonesia menggunakan transportasi udara. Hadirnya VietJet ini   diharapkan memperkuat konektivitas udara ke tanah air. Maskapai berbasis   biaya rendah ini atau Low Cost Carrier (LCC) sudah membuka rute di 35   kota di Tiongkok, yang berangkat dari Vietnam.
&amp;ldquo;Bisa jadi wisman Tiongkok yang sudah ke Vietnam ini dialirkan ke   Indonesia. Vietnam menjadi tourism-hub untuk pasar Tiongkok dan Korea   Selatan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
