<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilihan Instrumen Investasi Terbaik di 2019, dari Emas hingga Saham</title><description>Tahun baru lagi, saatnya mulai investasi lagi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2010010/pilihan-instrumen-investasi-terbaik-di-2019-dari-emas-hingga-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2010010/pilihan-instrumen-investasi-terbaik-di-2019-dari-emas-hingga-saham"/><item><title>Pilihan Instrumen Investasi Terbaik di 2019, dari Emas hingga Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2010010/pilihan-instrumen-investasi-terbaik-di-2019-dari-emas-hingga-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/01/27/320/2010010/pilihan-instrumen-investasi-terbaik-di-2019-dari-emas-hingga-saham</guid><pubDate>Minggu 27 Januari 2019 19:23 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/27/320/2010010/pilihan-instrumen-investasi-terbaik-di-2019-dari-emas-hingga-saham-qC97cvuPz8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/27/320/2010010/pilihan-instrumen-investasi-terbaik-di-2019-dari-emas-hingga-saham-qC97cvuPz8.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Tahun baru lagi, saatnya mulai investasi lagi. Setelah mengevaluasi kinerja portofolio Anda di tahun lalu, maka seharusnya Anda sudah bisa menentukan langkah investasi berikutnya. Apakah Anda akan menambah investasi pada instrumen yang sama atau melirik jenis investasi baru?

Buat Anda yang masih bimbang, cobalah untuk memahami kondisi perekonomian tahun 2019 agar bisa menjatuhkan pilihan investasi terbaik seperti dikutip Qerja, Minggu (27/1/2019).

 
Emas

Ketika perekonomian tidak stabil, terjadi pelemahan mata uang, dan sebagainya, maka emas bisa menjadi save heaven. Harga emas yang stabil, dan cenderung meningkat akan &amp;ldquo;menyelamatkan&amp;rdquo; uang Anda.
Baca Juga: 4 Tips Investasi Emas untuk Karyawan yang Gajinya Pas-Pasan
Kalau diperhatikan, pergerakan harga emas selama 4 tahun terakhir, cenderung mengalami kenaikan sekitar 6,38 persen per tahun. Setelah sempat berfluktuasi pada 2018, harga emas mulai rebound di akhir tahun. Berdasarkan prediksi Bart Melek, Kepala strategi komoditas global di TD Securities yang ditulis di situs Finansialku, harga emas bisa menyentuh level terkuat pada akhir 2019. Jadi emas bisa menjadi pilihan investasi terbaik karena instrumen tersebut akan berpotensi menghasilkan keuntungan.

Reksa Dana

Tahun politik 2019 bisa berdampak positif pada perekonomian Indonesia. Selain itu, kondisi ekonomi global juga membaik dan perang dagang mereda. Hal ini akan mendorong pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke arah yang baik, dengan prediksi menembus angka 7.000.

Dengan mempertimbangkan beberapa kondisi tersebut, Anda bisa mencoba Reksa Dana saham atau Reksa Dana campuran dengan porsi saham lebih tinggi. Berdasarkan prediksi Head of Capital Market Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana pada situs Kontan, kinerja reksadana campuran akan mencapai 6 persen sampai 7 persen tahun 2019. Sementara itu, buat investor pemula juga bisa memilih investasi Reksa Dana pasar uang, setidaknya untuk mengalahkan BI rate 6 persen sebelum pajak.
Baca Juga: Tips Investasi Emas agar Bisa Untung
 
Saham

Berdasarkan tulisan Direktur Panin Asset Management Rudiyanto Zh di Kompas, kinerja IHSG di tahun politik selalu menunjukkan pertumbuhan positif. Pada tahun 1999, IHSG naik sebesar 70,06 persen, kemudian di 2004 IHSG mengalami peningkatan sebesar 44,56 persen. Sementara pada 2009 dan 2014, IHSG naik sebesar 86,98 persen dan 22,29 persen.

Buat Anda yang sudah punya dasar pengetahuan kuat tentang saham, bisa mencoba atau menambah investasi di instrumen ini pada 2019. Pilihlah saham dengan fundamental yang kuat.
Obligasi

Masih mengutip Rudiyanto Zh di Kompas yang menyebutkan bahwa  investasi obligasi pemerintah bisa menjadi salah satu pilihan terbaik  pada 2019. Selain itu, Anda juga bisa mencoba reksa dana pendapatan  tetap yang berbasi pada obligasi.

Rudiyanto menjelaskan beberapa hal yang membuat obligasi menjadi  pilihan investasi terbaik. Pertama, nilai tukar rupiah terhadap dollar  akan menguat, dan kedua asumsi inflasi 2019 yang diyakini bakal stabil  di angka 3,5 persen. Kedua faktor tersebut akan memengaruhi BI rate yang  diprediksi diprediksi mengalami kenaikan satu kali. Skenario tersebut  membuat kemungkinan penurunan harga obligasi lebih kecil.

Properti

Seiring dengan pembangunan infrastruktur yang terjadi di berbagai  wilayah Indonesia, sektor properti pun terus berkembang. Proyek hunian  di sekitar daerah yang sedang dibangun jalan atau fasilitas lainnya,  semakin marak. Hal ini menarik minat investor atau end user yang ingin  memiliki properti di kawasan strategis tersebut.

Setelah mengamati hal tersebut, jika Anda memiliki dana cukup besar,  maka bisa memilih investasi properti pada 2019. Investasi di sektor ini  menjanjikan karena nilai asetnya terus bertambah. Berdasarkan catatan  Tribunnews di akhir 2018, investasi properti di kawasan Jakarta dan  sekitarnya saja memiliki potens keuntungan mencapai 40 persen dalam tiga  tahun.

Berbekal pengetahuan dasar tentang perekonomian, semoga Anda bisa  memilih instruen investasi yang tepat. Investasi akan menjaga uang Anda  dari ancaman inflasi</description><content:encoded>JAKARTA - Tahun baru lagi, saatnya mulai investasi lagi. Setelah mengevaluasi kinerja portofolio Anda di tahun lalu, maka seharusnya Anda sudah bisa menentukan langkah investasi berikutnya. Apakah Anda akan menambah investasi pada instrumen yang sama atau melirik jenis investasi baru?

Buat Anda yang masih bimbang, cobalah untuk memahami kondisi perekonomian tahun 2019 agar bisa menjatuhkan pilihan investasi terbaik seperti dikutip Qerja, Minggu (27/1/2019).

 
Emas

Ketika perekonomian tidak stabil, terjadi pelemahan mata uang, dan sebagainya, maka emas bisa menjadi save heaven. Harga emas yang stabil, dan cenderung meningkat akan &amp;ldquo;menyelamatkan&amp;rdquo; uang Anda.
Baca Juga: 4 Tips Investasi Emas untuk Karyawan yang Gajinya Pas-Pasan
Kalau diperhatikan, pergerakan harga emas selama 4 tahun terakhir, cenderung mengalami kenaikan sekitar 6,38 persen per tahun. Setelah sempat berfluktuasi pada 2018, harga emas mulai rebound di akhir tahun. Berdasarkan prediksi Bart Melek, Kepala strategi komoditas global di TD Securities yang ditulis di situs Finansialku, harga emas bisa menyentuh level terkuat pada akhir 2019. Jadi emas bisa menjadi pilihan investasi terbaik karena instrumen tersebut akan berpotensi menghasilkan keuntungan.

Reksa Dana

Tahun politik 2019 bisa berdampak positif pada perekonomian Indonesia. Selain itu, kondisi ekonomi global juga membaik dan perang dagang mereda. Hal ini akan mendorong pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke arah yang baik, dengan prediksi menembus angka 7.000.

Dengan mempertimbangkan beberapa kondisi tersebut, Anda bisa mencoba Reksa Dana saham atau Reksa Dana campuran dengan porsi saham lebih tinggi. Berdasarkan prediksi Head of Capital Market Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana pada situs Kontan, kinerja reksadana campuran akan mencapai 6 persen sampai 7 persen tahun 2019. Sementara itu, buat investor pemula juga bisa memilih investasi Reksa Dana pasar uang, setidaknya untuk mengalahkan BI rate 6 persen sebelum pajak.
Baca Juga: Tips Investasi Emas agar Bisa Untung
 
Saham

Berdasarkan tulisan Direktur Panin Asset Management Rudiyanto Zh di Kompas, kinerja IHSG di tahun politik selalu menunjukkan pertumbuhan positif. Pada tahun 1999, IHSG naik sebesar 70,06 persen, kemudian di 2004 IHSG mengalami peningkatan sebesar 44,56 persen. Sementara pada 2009 dan 2014, IHSG naik sebesar 86,98 persen dan 22,29 persen.

Buat Anda yang sudah punya dasar pengetahuan kuat tentang saham, bisa mencoba atau menambah investasi di instrumen ini pada 2019. Pilihlah saham dengan fundamental yang kuat.
Obligasi

Masih mengutip Rudiyanto Zh di Kompas yang menyebutkan bahwa  investasi obligasi pemerintah bisa menjadi salah satu pilihan terbaik  pada 2019. Selain itu, Anda juga bisa mencoba reksa dana pendapatan  tetap yang berbasi pada obligasi.

Rudiyanto menjelaskan beberapa hal yang membuat obligasi menjadi  pilihan investasi terbaik. Pertama, nilai tukar rupiah terhadap dollar  akan menguat, dan kedua asumsi inflasi 2019 yang diyakini bakal stabil  di angka 3,5 persen. Kedua faktor tersebut akan memengaruhi BI rate yang  diprediksi diprediksi mengalami kenaikan satu kali. Skenario tersebut  membuat kemungkinan penurunan harga obligasi lebih kecil.

Properti

Seiring dengan pembangunan infrastruktur yang terjadi di berbagai  wilayah Indonesia, sektor properti pun terus berkembang. Proyek hunian  di sekitar daerah yang sedang dibangun jalan atau fasilitas lainnya,  semakin marak. Hal ini menarik minat investor atau end user yang ingin  memiliki properti di kawasan strategis tersebut.

Setelah mengamati hal tersebut, jika Anda memiliki dana cukup besar,  maka bisa memilih investasi properti pada 2019. Investasi di sektor ini  menjanjikan karena nilai asetnya terus bertambah. Berdasarkan catatan  Tribunnews di akhir 2018, investasi properti di kawasan Jakarta dan  sekitarnya saja memiliki potens keuntungan mencapai 40 persen dalam tiga  tahun.

Berbekal pengetahuan dasar tentang perekonomian, semoga Anda bisa  memilih instruen investasi yang tepat. Investasi akan menjaga uang Anda  dari ancaman inflasi</content:encoded></item></channel></rss>
