<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Januari 2019 Diprediksi 0,5%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini akan merilis data inflasi Januari  2019. Ekonom memprediksikan inflasi Januari 2019 sebesar 0,5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012262/inflasi-januari-2019-diprediksi-0-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012262/inflasi-januari-2019-diprediksi-0-5"/><item><title>Inflasi Januari 2019 Diprediksi 0,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012262/inflasi-januari-2019-diprediksi-0-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012262/inflasi-januari-2019-diprediksi-0-5</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2019 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/01/20/2012262/inflasi-januari-2019-diprediksi-0-5-tesuqrneR2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi BPS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/01/20/2012262/inflasi-januari-2019-diprediksi-0-5-tesuqrneR2.jpg</image><title>Ilustrasi BPS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini akan merilis data inflasi Januari 2019. Ekonom memprediksikan inflasi Januari 2019 sebesar 0,5% (month to month/mtm). Inflasi awal tahun tersebut lebih terjaga dibandingkan Desember 2018 yang mencapai 0,62%.
&quot;Proyeksi inflasi Januari 2019 sebesar 0,5%,&quot; kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira kepada Okezone, Jumat (1/2/2019).
Dia menjelaskan, inflasi tersebut didorong naiknya tarif angkutan udara. Selain itu penerapan bagasi berbayar oleh beberapa maskapai juga turut menyumbang inflasi.
Baca Juga: BPS Akan Umumkan Data Inflasi Januari 2019 Hari ini
Sedangkan dari sisi bahan pangan, komoditas telur ayam, daging ayam dan bawang merah menjadi pemicu inflasi. Hal ini didorong kondisi cuaca awal tahun yang memasuki musim hujan berdampak pada penurunan produksi beberapa komoditas pangan.
&quot;Tapi secara umum inflasi Januari 2019 lebih rendah dalam 2 tahun terakhir,&quot; katanya.
Sekedar diketahui, sepanjang tahun lalu atau tahun kalender Januari hingga Desember 2018 tercatat inflasi sebesar 3,13% (year to date/ytd).

Secara rinci yakni di bulan Januari terjadi inflasi sebesar 0,62%, Februari sebesar 0,17%, Maret sebesar 0,20%, April sebesar 0,10%, Mei sebesar 0,21%, Juni sebesar 0,59%, dan Juli sebesar 0,28%.
Adapun pada bulan Agustus mengalami deflasi sebesar 0,05% dan September deflasi sebesar 0,18%. Hingga akhirnya pada Oktober berbalik menjadi inflasi sebesar 0,28%, November sebesar 0,27%, dan Desember sebesar 0,62%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini akan merilis data inflasi Januari 2019. Ekonom memprediksikan inflasi Januari 2019 sebesar 0,5% (month to month/mtm). Inflasi awal tahun tersebut lebih terjaga dibandingkan Desember 2018 yang mencapai 0,62%.
&quot;Proyeksi inflasi Januari 2019 sebesar 0,5%,&quot; kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira kepada Okezone, Jumat (1/2/2019).
Dia menjelaskan, inflasi tersebut didorong naiknya tarif angkutan udara. Selain itu penerapan bagasi berbayar oleh beberapa maskapai juga turut menyumbang inflasi.
Baca Juga: BPS Akan Umumkan Data Inflasi Januari 2019 Hari ini
Sedangkan dari sisi bahan pangan, komoditas telur ayam, daging ayam dan bawang merah menjadi pemicu inflasi. Hal ini didorong kondisi cuaca awal tahun yang memasuki musim hujan berdampak pada penurunan produksi beberapa komoditas pangan.
&quot;Tapi secara umum inflasi Januari 2019 lebih rendah dalam 2 tahun terakhir,&quot; katanya.
Sekedar diketahui, sepanjang tahun lalu atau tahun kalender Januari hingga Desember 2018 tercatat inflasi sebesar 3,13% (year to date/ytd).

Secara rinci yakni di bulan Januari terjadi inflasi sebesar 0,62%, Februari sebesar 0,17%, Maret sebesar 0,20%, April sebesar 0,10%, Mei sebesar 0,21%, Juni sebesar 0,59%, dan Juli sebesar 0,28%.
Adapun pada bulan Agustus mengalami deflasi sebesar 0,05% dan September deflasi sebesar 0,18%. Hingga akhirnya pada Oktober berbalik menjadi inflasi sebesar 0,28%, November sebesar 0,27%, dan Desember sebesar 0,62%.</content:encoded></item></channel></rss>
