<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Puisi Sri Mulyani: Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang</title><description>Keberhasilan Sri Mulyani menjadi menteri keuangan terbaik dunia dan beberapa penghargaan, nampaknya tidak semua pihak senang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012659/puisi-sri-mulyani-kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012659/puisi-sri-mulyani-kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang"/><item><title>   Puisi Sri Mulyani: Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012659/puisi-sri-mulyani-kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/20/2012659/puisi-sri-mulyani-kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2019 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/01/20/2012659/puisi-sri-mulyani-kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-2GgyMONJ2n.png" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Kala Kamu Menuduh Aku Pencetak Utang (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/01/20/2012659/puisi-sri-mulyani-kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-2GgyMONJ2n.png</image><title>Foto: Kala Kamu Menuduh Aku Pencetak Utang (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Keberhasilan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi menteri keuangan terbaik dunia dan beberapa penghargaan, nampaknya tidak semua pihak senang. Sebab masih ada segelintir orang yang mencari kesalahan mantan pejabat di World Bank ini.
Salah satunya soal utang. Sri Mulyani acapkali disentil soal utang Indonesia yang terus naik. Penjelasan Sri Mulyani soal utang juga sering kali sudah dijelaskan, namun masih saja permasalahan utang terus dibahas.
Terakhir, ucapan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengkritik utang pemerintah saat ini terus naik. Bahkan, Prabowo menyebut jangan disebut lagi Menteri Keuangan, melainkan diganti menjadi Menteri Pencetak Utang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Disebut Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Saya Enggak Baper
Pernyataan Prabowo ini sontak menjadi viral beberapa hari terakhir ini. Sri Mulyani pun sudah menanggapi pernyataan Prabowo tersebut.
Namun, kali ini Sri Mulyani 'membalas' Prabowo yang menyebut Menteri Pencetak Utang dengan puisi yang menggambarkan prestasi pemerintah dalam hal pembangunan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sri Mulyani Disebut Pencetak Utang, Menko Luhut: Dia Menteri Ekonomi Terbaik
Hal ini terkuak dalam instagram resmi Sri Mulyani @smindrawati. Berikut balasan Sri Mulyani merespons pernyataan Menteri Pencetak Utang lewat puisi seperti dikutip Okezone, Jakarta, Jumat (2/1/2019).
 
&amp;nbsp;
 
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
 
&amp;nbsp;
 
Kami menyelesaikan
 
Ribuan kilometer jalan raya, toll, jembatan Untuk rakyat, untuk kesejahteraan
 
Kami menyelesaikan
 
Puluhan embung dan air bersih,
 
bagi jutaan saudara kita yang kekeringan
 
Puluhan ribu rumah, untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh
 
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
 
&amp;nbsp;
 
Kami bekerja menyediakan subsidi
 
Jutaan sambungan listrik untuk rakyat untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok
 
Kami terus bekerja
 
Meringankan beban hidup 10 juta keluarga miskin
 
Menyediakan bantuan pangan 15 juta keluarga miskin
 
Menyekolahkan 20 Juta anak miskin untuk tetap dapat belajar menjadi pintar
 
&amp;nbsp;
 
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
 
&amp;nbsp;
 
Kami bekerja siang malam
 
Menyediakan jaminan, agar 96.8 Juta rakyat terlindungi dan tetap sehat.
 
Merawat Ratusan ribu sekolah dan madrasah,
 
agar mampu memberi bekal ilmu dan taqwa,
 
bagi puluhan juta anak-anak kita untuk membangun masa depannya
 
Kami tak pernah berhenti, agar
 
472 000 mahasiswa menerima beasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan
 
20.000 generasi muda dan dosen berkesempatan belajar di universitas terkemuka dunia untuk jadi pemimpin harapan bangsa.
 
Puluhan juta petani mendapat subsidi pupuk, benih dan alat pertanian,
 
170.400 hektar sawah beririgasi untuk petani
 
Jutaan usaha kecil mikro memiliki akses modal yang murah
 
Jutaan penumpang kereta dan kapal yang menikmati subsidi tiket
 
Jutaan keluarga menikmati bahan bakar murah
 
Jutaan pegawai negeri, guru, prajurit, polisi, dokter, bidan, dosen hingga peneliti mendapat gaji dan tunjangan untuk mengabdi negeri
 
&amp;nbsp;
 
Terus, Kami terus bekerja, agar
 
74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan. 8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat kebih baik
 
Triliunan rupiah tersedia
 
membantu saudara kita yang terkena bencana membangun kembali kehidupannya
 
&amp;nbsp;
 
Dan masih banyak lagi yang aku mau ceritakan padamu
 
Agar engkau TIDAK LUPA
 
&amp;nbsp;
 
Karena itu adalah cerita tentang kita MEMBANGUN INDONESIA
 
&amp;nbsp;
 
Aku tak ingin engkau lupa itu.
 
sama seperti aku tak ingin engkau lupa akan sejarah negeri kita.</description><content:encoded>JAKARTA - Keberhasilan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi menteri keuangan terbaik dunia dan beberapa penghargaan, nampaknya tidak semua pihak senang. Sebab masih ada segelintir orang yang mencari kesalahan mantan pejabat di World Bank ini.
Salah satunya soal utang. Sri Mulyani acapkali disentil soal utang Indonesia yang terus naik. Penjelasan Sri Mulyani soal utang juga sering kali sudah dijelaskan, namun masih saja permasalahan utang terus dibahas.
Terakhir, ucapan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengkritik utang pemerintah saat ini terus naik. Bahkan, Prabowo menyebut jangan disebut lagi Menteri Keuangan, melainkan diganti menjadi Menteri Pencetak Utang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Disebut Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Saya Enggak Baper
Pernyataan Prabowo ini sontak menjadi viral beberapa hari terakhir ini. Sri Mulyani pun sudah menanggapi pernyataan Prabowo tersebut.
Namun, kali ini Sri Mulyani 'membalas' Prabowo yang menyebut Menteri Pencetak Utang dengan puisi yang menggambarkan prestasi pemerintah dalam hal pembangunan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sri Mulyani Disebut Pencetak Utang, Menko Luhut: Dia Menteri Ekonomi Terbaik
Hal ini terkuak dalam instagram resmi Sri Mulyani @smindrawati. Berikut balasan Sri Mulyani merespons pernyataan Menteri Pencetak Utang lewat puisi seperti dikutip Okezone, Jakarta, Jumat (2/1/2019).
 
&amp;nbsp;
 
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
 
&amp;nbsp;
 
Kami menyelesaikan
 
Ribuan kilometer jalan raya, toll, jembatan Untuk rakyat, untuk kesejahteraan
 
Kami menyelesaikan
 
Puluhan embung dan air bersih,
 
bagi jutaan saudara kita yang kekeringan
 
Puluhan ribu rumah, untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh
 
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
 
&amp;nbsp;
 
Kami bekerja menyediakan subsidi
 
Jutaan sambungan listrik untuk rakyat untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok
 
Kami terus bekerja
 
Meringankan beban hidup 10 juta keluarga miskin
 
Menyediakan bantuan pangan 15 juta keluarga miskin
 
Menyekolahkan 20 Juta anak miskin untuk tetap dapat belajar menjadi pintar
 
&amp;nbsp;
 
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
 
&amp;nbsp;
 
Kami bekerja siang malam
 
Menyediakan jaminan, agar 96.8 Juta rakyat terlindungi dan tetap sehat.
 
Merawat Ratusan ribu sekolah dan madrasah,
 
agar mampu memberi bekal ilmu dan taqwa,
 
bagi puluhan juta anak-anak kita untuk membangun masa depannya
 
Kami tak pernah berhenti, agar
 
472 000 mahasiswa menerima beasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan
 
20.000 generasi muda dan dosen berkesempatan belajar di universitas terkemuka dunia untuk jadi pemimpin harapan bangsa.
 
Puluhan juta petani mendapat subsidi pupuk, benih dan alat pertanian,
 
170.400 hektar sawah beririgasi untuk petani
 
Jutaan usaha kecil mikro memiliki akses modal yang murah
 
Jutaan penumpang kereta dan kapal yang menikmati subsidi tiket
 
Jutaan keluarga menikmati bahan bakar murah
 
Jutaan pegawai negeri, guru, prajurit, polisi, dokter, bidan, dosen hingga peneliti mendapat gaji dan tunjangan untuk mengabdi negeri
 
&amp;nbsp;
 
Terus, Kami terus bekerja, agar
 
74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan. 8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat kebih baik
 
Triliunan rupiah tersedia
 
membantu saudara kita yang terkena bencana membangun kembali kehidupannya
 
&amp;nbsp;
 
Dan masih banyak lagi yang aku mau ceritakan padamu
 
Agar engkau TIDAK LUPA
 
&amp;nbsp;
 
Karena itu adalah cerita tentang kita MEMBANGUN INDONESIA
 
&amp;nbsp;
 
Aku tak ingin engkau lupa itu.
 
sama seperti aku tak ingin engkau lupa akan sejarah negeri kita.</content:encoded></item></channel></rss>
