<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Mikro dan Kecil Tumbuh 5,66% sepanjang 2018</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melansir industri mikro dan kecil (IMK) tumbuh 5,66% pada 2018 jika dibandingkan 2017.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/320/2012409/industri-mikro-dan-kecil-tumbuh-5-66-sepanjang-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/320/2012409/industri-mikro-dan-kecil-tumbuh-5-66-sepanjang-2018"/><item><title>Industri Mikro dan Kecil Tumbuh 5,66% sepanjang 2018</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/320/2012409/industri-mikro-dan-kecil-tumbuh-5-66-sepanjang-2018</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/01/320/2012409/industri-mikro-dan-kecil-tumbuh-5-66-sepanjang-2018</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2019 14:23 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/01/320/2012409/industri-mikro-dan-kecil-tumbuh-5-66-sepanjang-2018-h2XHn6DeVC.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/01/320/2012409/industri-mikro-dan-kecil-tumbuh-5-66-sepanjang-2018-h2XHn6DeVC.jpeg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir industri mikro dan kecil (IMK) tumbuh 5,66% pada 2018 jika dibandingkan 2017, yang disebabkan naiknya produksi industri percetakan dan reproduksi media rekaman,  yang naik 21,73%.
&quot;Tentunya ke depan IMK ini kita berharap tumbuh lebih bagus, karena meskipun unit usahanya kecil, tapi jumlahnya luar biasa,&quot; kata Kepala BPS Suharyanto dilansir dari Antaranews, Jumat (1/2/2019).
Adapun jenis-jenis industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami kenaikan tertinggi pada 2018 terhadap tahun 2017 yakni Industri pencetakan dan reproduksi media rekaman, naik 21,73%.
Baca Juga: UMKM Diminta Manfaatkan UU Penjaminan
 
Kemudian, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia naik 17,91%, industri peralatan listrik naik 15,02%, Industri logam dasar naik 13,42%, dan jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan, naik 12,72%.
Sedangkan, jenis-jenis industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami penurunan tertinggi pada 2018 terhadap 2017 adalah industri tembakau yang turun 47,13%.
&quot;Ini lebih ke IMK rajangan tembakau dan rokok linting, di mana sangat dipengaruhi oleh cuaca. Sehingga 2018 ini industri pengolahan tembakau turun tajam,&quot; ungkap Suharyanto.

Penurunan juga terjadi di industri mesin dan perlengkapan yang turun 9,79%; industri alat angkutan lainnya turun 5,49%; industri kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer turun 2,80%; serta industri kertas turun 2,33%.
Pada tingkat provinsi, pertumbuhan produksi IMK tertinggi terjadi di Gorontalo naik 43,48%, disusul Sulawesi Tenggara yang naik 28,59%, Kalimantan Selatan naik 25,41%, Nusa Tenggara Timur naik 24,92% dan Bali naik 22,70%.
Sedangkan, IMK di Papua mengalami penurunan tertinggi pada 2018 yakni sebesar 5,53%, yang disusul Jambi turun 2,11%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir industri mikro dan kecil (IMK) tumbuh 5,66% pada 2018 jika dibandingkan 2017, yang disebabkan naiknya produksi industri percetakan dan reproduksi media rekaman,  yang naik 21,73%.
&quot;Tentunya ke depan IMK ini kita berharap tumbuh lebih bagus, karena meskipun unit usahanya kecil, tapi jumlahnya luar biasa,&quot; kata Kepala BPS Suharyanto dilansir dari Antaranews, Jumat (1/2/2019).
Adapun jenis-jenis industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami kenaikan tertinggi pada 2018 terhadap tahun 2017 yakni Industri pencetakan dan reproduksi media rekaman, naik 21,73%.
Baca Juga: UMKM Diminta Manfaatkan UU Penjaminan
 
Kemudian, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia naik 17,91%, industri peralatan listrik naik 15,02%, Industri logam dasar naik 13,42%, dan jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan, naik 12,72%.
Sedangkan, jenis-jenis industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami penurunan tertinggi pada 2018 terhadap 2017 adalah industri tembakau yang turun 47,13%.
&quot;Ini lebih ke IMK rajangan tembakau dan rokok linting, di mana sangat dipengaruhi oleh cuaca. Sehingga 2018 ini industri pengolahan tembakau turun tajam,&quot; ungkap Suharyanto.

Penurunan juga terjadi di industri mesin dan perlengkapan yang turun 9,79%; industri alat angkutan lainnya turun 5,49%; industri kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer turun 2,80%; serta industri kertas turun 2,33%.
Pada tingkat provinsi, pertumbuhan produksi IMK tertinggi terjadi di Gorontalo naik 43,48%, disusul Sulawesi Tenggara yang naik 28,59%, Kalimantan Selatan naik 25,41%, Nusa Tenggara Timur naik 24,92% dan Bali naik 22,70%.
Sedangkan, IMK di Papua mengalami penurunan tertinggi pada 2018 yakni sebesar 5,53%, yang disusul Jambi turun 2,11%.</content:encoded></item></channel></rss>
