<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Kami Kurangi Angka Kemiskinan</title><description>Satu-satunya menteri wanita yang dimiliki Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kerap kali mendapat kritikan pedas baik dari masyarakat maupun beberapa kalangan pemerintah. Namun, Sri Mulyani memiliki cara sendiri untuk menanggapi hal tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/20/2012886/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-kami-kurangi-angka-kemiskinan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/20/2012886/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-kami-kurangi-angka-kemiskinan"/><item><title>Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Kami Kurangi Angka Kemiskinan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/20/2012886/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-kami-kurangi-angka-kemiskinan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/20/2012886/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-kami-kurangi-angka-kemiskinan</guid><pubDate>Sabtu 02 Februari 2019 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Mulyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/02/20/2012886/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-kami-kurangi-angka-kemiskinan-BuavVouk5Q.png" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Kala Kamu Menuduh Aku Pencetak Utang (Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/02/20/2012886/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-kami-kurangi-angka-kemiskinan-BuavVouk5Q.png</image><title>Foto: Kala Kamu Menuduh Aku Pencetak Utang (Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Satu-satunya menteri wanita yang dimiliki Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kerap kali mendapat kritikan pedas baik dari masyarakat maupun beberapa  kalangan pemerintah. Namun, Sri Mulyani memiliki cara sendiri untuk menanggapi hal tersebut.
Kritikan yang paling sering dilontarkan kepada mantan direktur bank dunia tersebut yaitu mengenai utang negara. Seperti kritikan calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto yang menyebut Sri Mulyani sebagai menteri pencetak utang. Kritikan tersebut dilontarkan sebab  menurutnya, utang pemerintah saat ini terus menerus naik.
Dalam menjawab kritikan tersebut, Sri Mulyani menulis sebuah puisi dalam akun resmi instagramnya @smindrawati. Puisi tersebut menjelaskan kinerja pemerintah dalam memanfaatkan uang negara untuk Indonesia, dikala kritikan Menteri pencetak utang terlontarkan.
Ketika calon presiden nomor urut 02 menyebut dirinya Menteri pencetak utang, Menkeu mengatakan dalam puisinya, mereka telah bekerja menyediakan subsidi. Ia juga mengatakan telah membuat jutaan sambungan listrik untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok.
Selain itu, ia mengatakan bahwa Kementerian Keuangan telah bekerja untuk mengurangi angka kemiskinan dan meringankan beban-beban keluarga miskin.
&amp;ldquo;Kami terus bekerja. Meringankan beban hidup 10 juta keluarga miskin, menyediakan bantuan pangan 15 juta keluarga miskin, menyekolahkan 20 Juta anak miskin untuk tetap dapat belajar menjadi pintar,&amp;rdquo; kutipan bait dalam puisi yang ditulis oleh Sri Mulyani.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin pada September 2018 terus turun menjadi 9,66% dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 9,82%. Ada penurunan kemiskinan sebesar 0,16% poin di September 2018 dari Maret 2018 dan 0,46%poin dibandingkan September 2017.
Secara jumlah, penduduk miskin pada September 2018 mencapai 25,67 juta orang, menurun 0,28 juta orang terhadap Maret 2018 dan menurun 0,91 juta orang terhadap September 2017.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Satu-satunya menteri wanita yang dimiliki Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kerap kali mendapat kritikan pedas baik dari masyarakat maupun beberapa  kalangan pemerintah. Namun, Sri Mulyani memiliki cara sendiri untuk menanggapi hal tersebut.
Kritikan yang paling sering dilontarkan kepada mantan direktur bank dunia tersebut yaitu mengenai utang negara. Seperti kritikan calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto yang menyebut Sri Mulyani sebagai menteri pencetak utang. Kritikan tersebut dilontarkan sebab  menurutnya, utang pemerintah saat ini terus menerus naik.
Dalam menjawab kritikan tersebut, Sri Mulyani menulis sebuah puisi dalam akun resmi instagramnya @smindrawati. Puisi tersebut menjelaskan kinerja pemerintah dalam memanfaatkan uang negara untuk Indonesia, dikala kritikan Menteri pencetak utang terlontarkan.
Ketika calon presiden nomor urut 02 menyebut dirinya Menteri pencetak utang, Menkeu mengatakan dalam puisinya, mereka telah bekerja menyediakan subsidi. Ia juga mengatakan telah membuat jutaan sambungan listrik untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok.
Selain itu, ia mengatakan bahwa Kementerian Keuangan telah bekerja untuk mengurangi angka kemiskinan dan meringankan beban-beban keluarga miskin.
&amp;ldquo;Kami terus bekerja. Meringankan beban hidup 10 juta keluarga miskin, menyediakan bantuan pangan 15 juta keluarga miskin, menyekolahkan 20 Juta anak miskin untuk tetap dapat belajar menjadi pintar,&amp;rdquo; kutipan bait dalam puisi yang ditulis oleh Sri Mulyani.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin pada September 2018 terus turun menjadi 9,66% dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 9,82%. Ada penurunan kemiskinan sebesar 0,16% poin di September 2018 dari Maret 2018 dan 0,46%poin dibandingkan September 2017.
Secara jumlah, penduduk miskin pada September 2018 mencapai 25,67 juta orang, menurun 0,28 juta orang terhadap Maret 2018 dan menurun 0,91 juta orang terhadap September 2017.</content:encoded></item></channel></rss>
