<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani Pamer Infrastruktur</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati angkat bicara perihal dirinya yang dikritik menjadi Menteri Pencetak Uang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/320/2012898/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-pamer-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/320/2012898/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-pamer-infrastruktur"/><item><title>Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani Pamer Infrastruktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/320/2012898/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-pamer-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/02/320/2012898/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-pamer-infrastruktur</guid><pubDate>Sabtu 02 Februari 2019 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Rachma Unzilla </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/02/320/2012898/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-pamer-infrastruktur-oAtEm5ylBs.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/02/320/2012898/kala-kamu-menuduh-aku-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-pamer-infrastruktur-oAtEm5ylBs.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati angkat bicara perihal dirinya yang dikritik menjadi Menteri Pencetak Uang.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini dikritik karena utang Indonesia terus naik. Sebelumnya, Sri Mulyani telah berkomentar bahwa kritikan yang ditujukan kepada pemerintah tentang utang jangan dinilai dari nominalnya, melainkan dari peruntukan uang tersebut untuk apa.
Melalui puisinya yang berjudul &amp;ldquo;Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Uang&amp;rdquo; ini menjabarkan capaian Kementerian Keuangan dan Pemerintah untuk membangun Indonesia. Seperti yang tertuang dalam bait pertama :
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Uang
 
Kami menyelesaikan Ribuan Kilometer jalan raya, tol, jembatan untuk rakyat, untuk kesejahteraan.
 
Kami menyelesaikan puluhan embung dan air bersih, bagi jutaan saudara kita yang kekeringan.
 
Puluhan ribu rumah untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh.
Bait pertama tersebut menceritakan perihal capaiannya dalam membangun infrastruktur di Indonesia yang meliputi jalan raya, jalan tol, jembatan, dan puluhan ribu rumah untuk masyarakat yang memerlukan tempat berteduh.
Selain itu, pemerintah juga mensejahterakan masyarakat melalui penyaluran air bersih untuk wilayah yang mengalami kekeringan dan juga membangun puluhan embung. Kendati demikian, seluruh pendanaan infrastruktur ini tidak melulu mengandalkan utang.
Dikarenakan, pemerintah sudah memiliki berbagai alternatif pendanaan dan kerja sama proyek yang sangat diminati investor. Sri Mulyani mengatakan pemerintah sudah mengembangkan skema pembiayaan proyek infrastruktur berdasarkan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU).
&amp;ldquo;Jadi kita sudah punya berbagai inovasi pembiayaan dari instrumen-instrumen ini. Sehingga, jangan sampai ada yang mengira bahwa pemerintah cuma membangun dari utang,utang, utang,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani seperti dikutip Antaranews.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati angkat bicara perihal dirinya yang dikritik menjadi Menteri Pencetak Uang.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini dikritik karena utang Indonesia terus naik. Sebelumnya, Sri Mulyani telah berkomentar bahwa kritikan yang ditujukan kepada pemerintah tentang utang jangan dinilai dari nominalnya, melainkan dari peruntukan uang tersebut untuk apa.
Melalui puisinya yang berjudul &amp;ldquo;Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Uang&amp;rdquo; ini menjabarkan capaian Kementerian Keuangan dan Pemerintah untuk membangun Indonesia. Seperti yang tertuang dalam bait pertama :
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Uang
 
Kami menyelesaikan Ribuan Kilometer jalan raya, tol, jembatan untuk rakyat, untuk kesejahteraan.
 
Kami menyelesaikan puluhan embung dan air bersih, bagi jutaan saudara kita yang kekeringan.
 
Puluhan ribu rumah untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh.
Bait pertama tersebut menceritakan perihal capaiannya dalam membangun infrastruktur di Indonesia yang meliputi jalan raya, jalan tol, jembatan, dan puluhan ribu rumah untuk masyarakat yang memerlukan tempat berteduh.
Selain itu, pemerintah juga mensejahterakan masyarakat melalui penyaluran air bersih untuk wilayah yang mengalami kekeringan dan juga membangun puluhan embung. Kendati demikian, seluruh pendanaan infrastruktur ini tidak melulu mengandalkan utang.
Dikarenakan, pemerintah sudah memiliki berbagai alternatif pendanaan dan kerja sama proyek yang sangat diminati investor. Sri Mulyani mengatakan pemerintah sudah mengembangkan skema pembiayaan proyek infrastruktur berdasarkan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU).
&amp;ldquo;Jadi kita sudah punya berbagai inovasi pembiayaan dari instrumen-instrumen ini. Sehingga, jangan sampai ada yang mengira bahwa pemerintah cuma membangun dari utang,utang, utang,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani seperti dikutip Antaranews.</content:encoded></item></channel></rss>
