<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementerian PUPR Sulap Kawasan Kumuh Tambak Lorok Jadi Lokasi Wisata</title><description>KementerianPUPR tengah membangun drainase dan penataan kawasan di Tambak Lorok,  Semarang, Jawa Tengah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/05/470/2013973/kementerian-pupr-sulap-kawasan-kumuh-tambak-lorok-jadi-lokasi-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/05/470/2013973/kementerian-pupr-sulap-kawasan-kumuh-tambak-lorok-jadi-lokasi-wisata"/><item><title>Kementerian PUPR Sulap Kawasan Kumuh Tambak Lorok Jadi Lokasi Wisata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/05/470/2013973/kementerian-pupr-sulap-kawasan-kumuh-tambak-lorok-jadi-lokasi-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/05/470/2013973/kementerian-pupr-sulap-kawasan-kumuh-tambak-lorok-jadi-lokasi-wisata</guid><pubDate>Selasa 05 Februari 2019 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Retno Tri Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/05/470/2013973/kementerian-pupr-sulap-kawasan-kumuh-tambak-lorok-jadi-lokasi-wisata-VGuVXTTdXI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tambak (Foto: Instagram Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/05/470/2013973/kementerian-pupr-sulap-kawasan-kumuh-tambak-lorok-jadi-lokasi-wisata-VGuVXTTdXI.jpg</image><title>Tambak (Foto: Instagram Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun drainase dan penataan kawasan di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah.
Upaya tersebut dilakukan mengingat kawasan Tambak Lorok kumuh serta drainase yang tidak memadai kerap mengakibatkan banjir. Selain itu, nelayan pun kesulitan melaut akibat pendangkalan alur muara sungai Kanal Banjir Timur Lama.
Baca Juga: PUPR Targetkan Bangun 3.230 Rumah Khusus
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono mengatakan, program pengembangan kawasan permukiman nelayan dan kampung tepi air.
&amp;ldquo;Program ini tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya, tapi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari instagram @kemenpupr, Selasa, (5/2/2019).

Untuk menjadikan kawasan yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Emas sebagai Kampung Wisata Bahari, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWSPENA), Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan Direktoral Jenderal Sumber Daya Air melakukan pengembangan drainase dan kawasan pemukiman nelayan.
Selain itu dapat melindungi sekitar 2.000 Kepala Keluarga dari resiko banjir dan rob. Upaya ini juga menumbuhkan potensi wisata dan ekonomi setempat.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun drainase dan penataan kawasan di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah.
Upaya tersebut dilakukan mengingat kawasan Tambak Lorok kumuh serta drainase yang tidak memadai kerap mengakibatkan banjir. Selain itu, nelayan pun kesulitan melaut akibat pendangkalan alur muara sungai Kanal Banjir Timur Lama.
Baca Juga: PUPR Targetkan Bangun 3.230 Rumah Khusus
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono mengatakan, program pengembangan kawasan permukiman nelayan dan kampung tepi air.
&amp;ldquo;Program ini tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya, tapi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari instagram @kemenpupr, Selasa, (5/2/2019).

Untuk menjadikan kawasan yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Emas sebagai Kampung Wisata Bahari, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWSPENA), Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan Direktoral Jenderal Sumber Daya Air melakukan pengembangan drainase dan kawasan pemukiman nelayan.
Selain itu dapat melindungi sekitar 2.000 Kepala Keluarga dari resiko banjir dan rob. Upaya ini juga menumbuhkan potensi wisata dan ekonomi setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
