<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 5,17% Patut Disyukuri</title><description>Presiden Joko Widodo mengatakan realisasi pertumbuhan ekonomi dan  inflasi selama 2018 patut  disyukuri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/07/20/2014897/presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/07/20/2014897/presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri"/><item><title>Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 5,17% Patut Disyukuri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/07/20/2014897/presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/07/20/2014897/presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri</guid><pubDate>Kamis 07 Februari 2019 16:16 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/07/20/2014897/presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri-ky5ugFbRMz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/07/20/2014897/presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri-ky5ugFbRMz.jpg</image><title>Presiden Jokowi  (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan realisasi pertumbuhan ekonomi dan inflasi selama 2018 yang tercatat mencapai 5,17% dan 3,13%, patut disyukuri.
&quot;Ya patut kita syukuri Alhamdulillah, 5,17% itu sebuah angka yang baik kalau dibandingkan negara-negara lain,&quot; kata Presiden Jokowi dilansir dari Antaranews, Kamis (7/2/2019).
Ia menyebutkan dibandingkan dengan negara negara G20, Indonesia termasuk tinggi. Menurut dia,  Indonesia sudah masuk ke dalam Grup G20 yang PDB lebih dari satu triliun dolar AS.
&quot;Kita jangan kufur nikmat, kalau diberi kenikmatan pertumbuhan ekonomi yang di atas lima%, inflasinya 3,13%, harus disyukuri karena ekonomi dunia juga masih pada posisi yang tidak baik yang tidak menguntungkan kita,&quot; katanya.
Baca Juga: Ekonomi RI 2018 Tertinggi sejak 2014, Ini Kata BI
 
Presiden berharap pertumbuhan ekonomi pada 2019 lebih tinggi dari 2018 dengan pendorong dari dua hal yaitu terkait ekspor dan investasi.
&quot;Kita terus mendorong ekspor sebanyak-banyaknya sekaligus mengurangi impor, juga mendorong adanya barang-barang substitusi impor dengan diproduksi di dalam negeri, sementara terkait investasi, kita terus memperbaiki dan menyederhanakan perizinan-perizinan yang ada di pusat maupun di daerah,&quot; kata Presiden.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 mencapai 5,17% atau tertinggi sejak 2014. Namun, BPS juga mencatat pada 2018 pertumbuhan impor melewati kinerja ekspor.
Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (6/2) Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 sebesar 5,17% merupakan pencapaian yang baik di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global.

&quot;Di tengah tekanan ekonomi global seperti kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserve, mulainya perang dagang, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa 5,17%. Kita memang bukan the best, tapi pencapaian kita tetap baik,&quot; katanya.
Jika merujuk pencapaian pada kuartal IV 2018, maka ekonomi Indonesia tumbuh 5,18%. Melihat data BPS sejak 2014, ekonomi Indonesia bertumbuh paling tinggi pada 2018.
Pada 2014, ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 5,01%, kemudian melambat ke 4,88% pada 2015. Selanjutnya, ekonomi Indonesia naik kembali ke 5,03% pada 2016 dan merangkak lebih baik menjadi 5,07% pada 2017.
&quot;Kita perlu melihat tekanan-tekanan yang timbul dan tidak bisa diduga seperti dari eksternal. Memang pertumbuhan tahun ini tidak seperti target di rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN),&quot; ujar dia.
Pada APBN 2018, Indonesia mencanangkan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan realisasi pertumbuhan ekonomi dan inflasi selama 2018 yang tercatat mencapai 5,17% dan 3,13%, patut disyukuri.
&quot;Ya patut kita syukuri Alhamdulillah, 5,17% itu sebuah angka yang baik kalau dibandingkan negara-negara lain,&quot; kata Presiden Jokowi dilansir dari Antaranews, Kamis (7/2/2019).
Ia menyebutkan dibandingkan dengan negara negara G20, Indonesia termasuk tinggi. Menurut dia,  Indonesia sudah masuk ke dalam Grup G20 yang PDB lebih dari satu triliun dolar AS.
&quot;Kita jangan kufur nikmat, kalau diberi kenikmatan pertumbuhan ekonomi yang di atas lima%, inflasinya 3,13%, harus disyukuri karena ekonomi dunia juga masih pada posisi yang tidak baik yang tidak menguntungkan kita,&quot; katanya.
Baca Juga: Ekonomi RI 2018 Tertinggi sejak 2014, Ini Kata BI
 
Presiden berharap pertumbuhan ekonomi pada 2019 lebih tinggi dari 2018 dengan pendorong dari dua hal yaitu terkait ekspor dan investasi.
&quot;Kita terus mendorong ekspor sebanyak-banyaknya sekaligus mengurangi impor, juga mendorong adanya barang-barang substitusi impor dengan diproduksi di dalam negeri, sementara terkait investasi, kita terus memperbaiki dan menyederhanakan perizinan-perizinan yang ada di pusat maupun di daerah,&quot; kata Presiden.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 mencapai 5,17% atau tertinggi sejak 2014. Namun, BPS juga mencatat pada 2018 pertumbuhan impor melewati kinerja ekspor.
Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (6/2) Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 sebesar 5,17% merupakan pencapaian yang baik di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global.

&quot;Di tengah tekanan ekonomi global seperti kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserve, mulainya perang dagang, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa 5,17%. Kita memang bukan the best, tapi pencapaian kita tetap baik,&quot; katanya.
Jika merujuk pencapaian pada kuartal IV 2018, maka ekonomi Indonesia tumbuh 5,18%. Melihat data BPS sejak 2014, ekonomi Indonesia bertumbuh paling tinggi pada 2018.
Pada 2014, ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 5,01%, kemudian melambat ke 4,88% pada 2015. Selanjutnya, ekonomi Indonesia naik kembali ke 5,03% pada 2016 dan merangkak lebih baik menjadi 5,07% pada 2017.
&quot;Kita perlu melihat tekanan-tekanan yang timbul dan tidak bisa diduga seperti dari eksternal. Memang pertumbuhan tahun ini tidak seperti target di rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN),&quot; ujar dia.
Pada APBN 2018, Indonesia mencanangkan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%.</content:encoded></item></channel></rss>
