<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Lesu Imbas Ketidakpastian Kesepakatan Dagang AS-China </title><description>Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/08/278/2015137/wall-street-lesu-imbas-ketidakpastian-kesepakatan-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/08/278/2015137/wall-street-lesu-imbas-ketidakpastian-kesepakatan-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Lesu Imbas Ketidakpastian Kesepakatan Dagang AS-China </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/08/278/2015137/wall-street-lesu-imbas-ketidakpastian-kesepakatan-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/08/278/2015137/wall-street-lesu-imbas-ketidakpastian-kesepakatan-dagang-as-china</guid><pubDate>Jum'at 08 Februari 2019 07:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/08/278/2015137/wall-street-lesu-imbas-ketidakpastian-kesepakatan-dagang-as-china-UNnVzDVh5o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/08/278/2015137/wall-street-lesu-imbas-ketidakpastian-kesepakatan-dagang-as-china-UNnVzDVh5o.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description> 
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) imbas kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan ketidakpastian perdagangan AS-China yang membebani pasar.

Melansir Xinhua, Jumat (8/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average merosot 220,77 poin atau 0,87% menjadi 25.169,53. Indeks S&amp;amp;P 500 turun 25,56 poin atau 0,94% menjadi 2.706,05 dan indeks Komposit Nasdaq turun 86,93 poin atau 1,18% menjadi 7.288,35.

Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 utama ditutup lebih rendah, dengan sektor energi jatuh 2,13%.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Anjlok Usai Uni Eropa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi
Saham-saham teknologi utama AS atau yang disebut kelompok FAANG, yakni Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google, Alphabet, semuanya menurun. Sektor teknologi merosot 1,44%.

Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan 2019 menjadi 1,3% dari sebelumnya 1,9% pada 2018. Prakiraan pertumbuhan untuk Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol juga dipangkas.

Proyeksi tersebut menyalakan kembali kekhawatiran bahwa ekonomi global mungkin akan melambat.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Merosot di Tengah Pidato Trump
Wall Street juga semakin khawatir tentang perselisihan perdagangan global. Masalah perdagangan telah menjadi bagian besar dari kecemasan pasar sejak 2018.

&quot;Meskipun ekspor hanya 10% dari PDB AS, 43% pendapatan perusahaan S&amp;amp;P 500 berasal dari luar Amerika Serikat,&quot; kata peneliti di Bank of America Merrill Lynch, David Woo.

Jika ketegangan perdagangan meningkat, tidak mungkin Amerika Serikat akan bisa lepas dari konsekuensinya, Woo menambahkan.

</description><content:encoded> 
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) imbas kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan ketidakpastian perdagangan AS-China yang membebani pasar.

Melansir Xinhua, Jumat (8/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average merosot 220,77 poin atau 0,87% menjadi 25.169,53. Indeks S&amp;amp;P 500 turun 25,56 poin atau 0,94% menjadi 2.706,05 dan indeks Komposit Nasdaq turun 86,93 poin atau 1,18% menjadi 7.288,35.

Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 utama ditutup lebih rendah, dengan sektor energi jatuh 2,13%.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Anjlok Usai Uni Eropa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi
Saham-saham teknologi utama AS atau yang disebut kelompok FAANG, yakni Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google, Alphabet, semuanya menurun. Sektor teknologi merosot 1,44%.

Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan 2019 menjadi 1,3% dari sebelumnya 1,9% pada 2018. Prakiraan pertumbuhan untuk Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol juga dipangkas.

Proyeksi tersebut menyalakan kembali kekhawatiran bahwa ekonomi global mungkin akan melambat.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Merosot di Tengah Pidato Trump
Wall Street juga semakin khawatir tentang perselisihan perdagangan global. Masalah perdagangan telah menjadi bagian besar dari kecemasan pasar sejak 2018.

&quot;Meskipun ekspor hanya 10% dari PDB AS, 43% pendapatan perusahaan S&amp;amp;P 500 berasal dari luar Amerika Serikat,&quot; kata peneliti di Bank of America Merrill Lynch, David Woo.

Jika ketegangan perdagangan meningkat, tidak mungkin Amerika Serikat akan bisa lepas dari konsekuensinya, Woo menambahkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
