<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Mixed, Investor Cermati Perundingan Dagang AS-China</title><description>Wall Street bergerak mixed pada penutupan perdagangan Senin, 11 Februari 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/278/2016664/wall-street-mixed-investor-cermati-perundingan-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/278/2016664/wall-street-mixed-investor-cermati-perundingan-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Mixed, Investor Cermati Perundingan Dagang AS-China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/278/2016664/wall-street-mixed-investor-cermati-perundingan-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/278/2016664/wall-street-mixed-investor-cermati-perundingan-dagang-as-china</guid><pubDate>Selasa 12 Februari 2019 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/12/278/2016664/wall-street-mixed-investor-cermati-perundingan-dagang-as-china-d5StvvGcYu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/12/278/2016664/wall-street-mixed-investor-cermati-perundingan-dagang-as-china-d5StvvGcYu.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street bergerak mixed pada penutupan perdagangan Senin, 11 Februari 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak dua arah karena investor masih mencermati perundingan perdagangan AS dan China yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Perundingan Dagang AS-China Dimulai, Wall Street Menguat
Melansir Reuters, Selasa (12/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 53,22 poin atau 0,21% menjadi 25.053,11, S&amp;amp;P500 naik 1,92 poin atau 0,07% menjadi 2.709,8 dan Nasdaq Composite menambahkan 9,71 poin atau 0,13% menjadi 7.307,91.
Indeks S&amp;amp;P500 dan Nasdaq menambah keuntungan nominal sementara blue chip Dow melemah. Baik Beijing dan Washington menyatakan optimisme tentang negosiasi perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia, bahkan ketika misi Angkatan Laut AS di Laut Cina Selatan yang disengketakan memicu kemarahan China.

Di Washington, para pemimpin kongres berusaha mencapai kesepakatan mengenai pendanaan keamanan perbatasan dalam upaya untuk mencegah penutupan pemerintah lain.
Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 6,23 miliar saham. Turun dibandingkan dengan rata-rata volume perdagangan 20 hari terakhir yang sebesar 7,43 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street bergerak mixed pada penutupan perdagangan Senin, 11 Februari 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak dua arah karena investor masih mencermati perundingan perdagangan AS dan China yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Perundingan Dagang AS-China Dimulai, Wall Street Menguat
Melansir Reuters, Selasa (12/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 53,22 poin atau 0,21% menjadi 25.053,11, S&amp;amp;P500 naik 1,92 poin atau 0,07% menjadi 2.709,8 dan Nasdaq Composite menambahkan 9,71 poin atau 0,13% menjadi 7.307,91.
Indeks S&amp;amp;P500 dan Nasdaq menambah keuntungan nominal sementara blue chip Dow melemah. Baik Beijing dan Washington menyatakan optimisme tentang negosiasi perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia, bahkan ketika misi Angkatan Laut AS di Laut Cina Selatan yang disengketakan memicu kemarahan China.

Di Washington, para pemimpin kongres berusaha mencapai kesepakatan mengenai pendanaan keamanan perbatasan dalam upaya untuk mencegah penutupan pemerintah lain.
Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 6,23 miliar saham. Turun dibandingkan dengan rata-rata volume perdagangan 20 hari terakhir yang sebesar 7,43 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
