<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Diminta Buka-bukaan soal Harga Avtur</title><description>Mahalnya harga tiket pesawat saat ini bukan hanya tergantung dengan harga avtur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/320/2016800/pertamina-diminta-buka-bukaan-soal-harga-avtur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/320/2016800/pertamina-diminta-buka-bukaan-soal-harga-avtur"/><item><title>Pertamina Diminta Buka-bukaan soal Harga Avtur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/320/2016800/pertamina-diminta-buka-bukaan-soal-harga-avtur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/12/320/2016800/pertamina-diminta-buka-bukaan-soal-harga-avtur</guid><pubDate>Selasa 12 Februari 2019 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Retno Tri Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/12/320/2016800/pertamina-diminta-buka-bukaan-soal-harga-avtur-6171puuLmU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pertamina Diminta Jelaskan Harga Avtur (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/12/320/2016800/pertamina-diminta-buka-bukaan-soal-harga-avtur-6171puuLmU.jpg</image><title>Foto: Pertamina Diminta Jelaskan Harga Avtur (Antara)</title></images><description>JAKARTA - Mahalnya harga tiket pesawat saat ini bukan hanya tergantung dengan harga avtur, tapi ada komponen lainnya.

Dilihat dari urutan dan kontribusinya, komponen tersebut adalah biaya leasing pesawat, biaya maintenance, repair dan overhaul, biaya avtur (bahan bakar), biaya SDM, dan biaya asuransi.

&quot;Jadi menyikapi soal harga avtur dan memahami bahwa ini adalah bisnis murni business to business (b to b). Saya yakin Pertamina pasti akan jual avtur dengan harga yang pasti membuahkan keuntungan bagi BUMN ini walau harganya diturunkan sekalipun,&quot; kata pengamat kebijakan energi nasional Sofyano Zakaria di Jakarta, Selasa (12/2/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Apa Benar Harga Avtur Pertamina Lebih Mahal? Ini Faktanya
Dia menjelaskan, avtur bukanlah BBM bersubsidi, sehingga bisnis ini murni business to business yang seharusnya tidak boleh ada pengaturan tentang harga.

&quot;Di balik pola business to business avtur pasti ada diskon yang tentu pemberlakuannya berbeda-beda. Misalnya pembelian dalam jumlah besar dan pembayaran cash tentu bisa dapat diskon khusus sementara pembelian yang membayar dengan cara berutang apalagi dalam jangka waktu yang lama tentu harga avturnya tidak sama dengan harga cash atau pembayaran dengan jangka waktu pendek,&quot; katanya.

&quot;Mestinya Pertamina buka ke publik soal business to business dan pricing avtur agar dipahami semua pihak termasuk Presiden dan menteri sekalipun,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Diduga Monopoli Harga Avtur, Jokowi 'Sentil' Pertamina
Terkait sepinya penumpang pesawat pada bulan Januari dan Februari, menurut Sofyano itu hal yang lumrah karena saat  ini merupakan masa low season.

&quot;Jadi saya rasa sepinya penumpang angkutan udara saat ini tidak semata-mata karena naiknya harga tiket pesawat tetapi lebih karena masa low season &quot; katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal memanggil Direktur Utama Pertamina  Nicke Widyawati, untuk meminta kejelasan soal harga avtur di dalam negeri. Dia mengaku baru mengetahui bahwa Pertamina merupakan perusahaan yang memonopoli harga avtur.

&quot;Besok pagi saya akan undang Dirut Pertamina,&quot; tutur Jokowi.
Presiden menyiapkan dua pilihan ke Pertamina. Jokowi meminta  perusahaan minyak dan gas milik BUMN tersebut membuat harga avtur sesuai  dengan pasar Internasional.

Kepala negara juga mengatakan, Pertamina harus menjadikan perusahaan  lain memasok permintaan avtur jika tidak bisa membuat harga sesuai pasar  internasional.

&quot;Pilihannya hanya satu, harganya bisa sama dengan harga Internasional  tidak? Kalau tidak bisa, saya akan masukkan kompetitor lain, sehingga  terjadi kompetisi,&quot; kata dia.

Sekadar informasi, berdasarkan data WFS Shell dan China National  Aviation Fuel (CNAF) dan Blue Sky yang selalu diterbitkan secara  periodik, harga avtur Pertamina di Soekarno Hatta USD42,3 sen per liter.

Harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan beberapa harga avtur  di bandara internasional lainnya, seperti Changi, Singapura sebagai  salah satu bandara tersibuk di dunia yang mencapai USD56,8 sen per  liter, dan bandara di China yang sebesar USD46,13 sen per liter-nya.

Bahkan harga avtur Pertamina ini, perbandingannya dua kali lipat  lebih murah dibanding bandara SYD Kingsford di Australia dengan harga  USD103,11 sen per liter.</description><content:encoded>JAKARTA - Mahalnya harga tiket pesawat saat ini bukan hanya tergantung dengan harga avtur, tapi ada komponen lainnya.

Dilihat dari urutan dan kontribusinya, komponen tersebut adalah biaya leasing pesawat, biaya maintenance, repair dan overhaul, biaya avtur (bahan bakar), biaya SDM, dan biaya asuransi.

&quot;Jadi menyikapi soal harga avtur dan memahami bahwa ini adalah bisnis murni business to business (b to b). Saya yakin Pertamina pasti akan jual avtur dengan harga yang pasti membuahkan keuntungan bagi BUMN ini walau harganya diturunkan sekalipun,&quot; kata pengamat kebijakan energi nasional Sofyano Zakaria di Jakarta, Selasa (12/2/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Apa Benar Harga Avtur Pertamina Lebih Mahal? Ini Faktanya
Dia menjelaskan, avtur bukanlah BBM bersubsidi, sehingga bisnis ini murni business to business yang seharusnya tidak boleh ada pengaturan tentang harga.

&quot;Di balik pola business to business avtur pasti ada diskon yang tentu pemberlakuannya berbeda-beda. Misalnya pembelian dalam jumlah besar dan pembayaran cash tentu bisa dapat diskon khusus sementara pembelian yang membayar dengan cara berutang apalagi dalam jangka waktu yang lama tentu harga avturnya tidak sama dengan harga cash atau pembayaran dengan jangka waktu pendek,&quot; katanya.

&quot;Mestinya Pertamina buka ke publik soal business to business dan pricing avtur agar dipahami semua pihak termasuk Presiden dan menteri sekalipun,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Diduga Monopoli Harga Avtur, Jokowi 'Sentil' Pertamina
Terkait sepinya penumpang pesawat pada bulan Januari dan Februari, menurut Sofyano itu hal yang lumrah karena saat  ini merupakan masa low season.

&quot;Jadi saya rasa sepinya penumpang angkutan udara saat ini tidak semata-mata karena naiknya harga tiket pesawat tetapi lebih karena masa low season &quot; katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal memanggil Direktur Utama Pertamina  Nicke Widyawati, untuk meminta kejelasan soal harga avtur di dalam negeri. Dia mengaku baru mengetahui bahwa Pertamina merupakan perusahaan yang memonopoli harga avtur.

&quot;Besok pagi saya akan undang Dirut Pertamina,&quot; tutur Jokowi.
Presiden menyiapkan dua pilihan ke Pertamina. Jokowi meminta  perusahaan minyak dan gas milik BUMN tersebut membuat harga avtur sesuai  dengan pasar Internasional.

Kepala negara juga mengatakan, Pertamina harus menjadikan perusahaan  lain memasok permintaan avtur jika tidak bisa membuat harga sesuai pasar  internasional.

&quot;Pilihannya hanya satu, harganya bisa sama dengan harga Internasional  tidak? Kalau tidak bisa, saya akan masukkan kompetitor lain, sehingga  terjadi kompetisi,&quot; kata dia.

Sekadar informasi, berdasarkan data WFS Shell dan China National  Aviation Fuel (CNAF) dan Blue Sky yang selalu diterbitkan secara  periodik, harga avtur Pertamina di Soekarno Hatta USD42,3 sen per liter.

Harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan beberapa harga avtur  di bandara internasional lainnya, seperti Changi, Singapura sebagai  salah satu bandara tersibuk di dunia yang mencapai USD56,8 sen per  liter, dan bandara di China yang sebesar USD46,13 sen per liter-nya.

Bahkan harga avtur Pertamina ini, perbandingannya dua kali lipat  lebih murah dibanding bandara SYD Kingsford di Australia dengan harga  USD103,11 sen per liter.</content:encoded></item></channel></rss>
